Lompat ke konten
Pilar 03 · Reksadana

Reksadana untuk pemula, dijelaskan tanpa istilah bikin pusing.

Reksadana adalah wadah yang mengumpulkan uang dari banyak investor, lalu dikelola manajer investasi berizin untuk dibelikan ke berbagai efek seperti surat utang atau saham. Karena itu reksadana sering jadi langkah investasi pertama yang ramah pemula: bisa dimulai dari nominal kecil dan kamu tidak perlu memilih efek satu per satu.

Tim Redaksi Uang Bijak
Ditinjau oleh Ahmad Thariq Syauqi · Diperbarui 16 Juli 2026 · Redaksi & kredensial
Cara kerjanya

Uang banyak orang dikumpulkan, lalu dikelola secara profesional.

Saat kamu membeli reksadana, uangmu digabung dengan dana investor lain menjadi satu kumpulan besar. Manajer investasi lalu mengelolanya sesuai kebijakan yang tertulis di prospektus, dokumen resmi yang wajib kamu baca sebelum membeli. Kepemilikanmu dicatat dalam satuan unit penyertaan, dan nilainya mengikuti Nilai Aktiva Bersih yang bergerak setiap hari bursa.

Industri ini bukan hal kecil di Indonesia. Total dana kelolaan (AUM) reksadana tercatat sekitar Rp1.023,26 triliun, dan jumlah investor pasar modal sudah menembus 27.750.857 single investor identification. Meski begitu, ramai bukan berarti pasti untung: nilai reksadana tetap bisa naik dan turun.

Sebelum kamu membeli

Dua hal yang tidak boleh dilewati: izin OJK dan prospektus.

Sebelum membeli reksadana apa pun, pastikan manajer investasi dan agen penjualnya terdaftar serta diawasi OJK. Lalu baca prospektus dan lembar fakta produk (fund fact sheet): di sana tertulis kebijakan investasi, biaya, dan risiko yang kamu tanggung. Jangan menilai produk hanya dari angka kinerja masa lalu.

Reksadana bukan simpanan bank, jadi tidak dijamin LPS, dan imbal hasilnya tidak dijamin. Kalau kamu belum punya bantalan darurat, amankan dulu lewat menabung dan dana darurat. Ingin membandingkan dengan instrumen lain? Lihat emas atau pelajari saham untuk pemula.

Coba simulasi investasi
Pelajari lebih lanjut

Panduan lanjutan soal reksadana.

Topik turunan untuk memperdalam pemahamanmu sebelum mulai.

01

Cara membeli reksadana untuk pemula

Langkah membuka rekening di APERD atau manajer investasi yang diawasi OJK.
Baca panduan →
02

Reksadana pasar uang: jenis paling rendah risiko

Isi portofolionya, bedanya dengan deposito, dan kapan cocok dipakai.
Baca panduan →
03

Risiko reksadana dan cara menyikapinya

Kenapa nilai reksadana bisa turun dan mengapa imbal hasil tidak dijamin.
Segera terbit
04

Reksadana atau saham, mana dulu untuk pemula?

Beda cara kerja dan tingkat keterlibatan antara dua instrumen ini.
Segera terbit
FAQ

Pertanyaan yang sering muncul.

Apa itu reksadana?

Reksadana adalah wadah yang mengumpulkan dana dari banyak investor, lalu dikelola oleh manajer investasi berizin untuk dibelikan ke berbagai efek seperti surat utang atau saham. Kamu tidak perlu memilih efek satu per satu, karena itu tugas manajer investasi sesuai kebijakan yang tertulis di prospektus.

Apa saja jenis reksadana?

Secara umum ada empat jenis: reksadana pasar uang, pendapatan tetap, saham, dan campuran. Keempatnya berbeda pada jenis aset yang dibeli, tingkat risiko, dan jangka waktu yang biasanya cocok. Tidak ada yang paling baik untuk semua orang; yang cocok bergantung pada tujuan dan toleransi risikomu.

Apakah reksadana dijamin untung?

Tidak. Reksadana bukan simpanan bank dan tidak dijamin LPS. Nilainya berfluktuasi dan bisa turun. Imbal hasil tidak dijamin, dan kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Selalu baca prospektus dan pastikan produk serta penjualnya diawasi OJK sebelum membeli.

Sumber rujukan

KSEI (S-INVEST) - AUM reksadanaDana kelolaanOJK Sikapi Uangmu - ReksadanaEdukasi produk

Angka dana kelolaan dan jumlah investor dirujuk ke data resmi KSEI beserta tanggalnya. Halaman ini edukasi, bukan rekomendasi produk.

Masih ragu jenis reksadana mana yang cocok dengan tujuanmu? Ceritakan rencanamu, kami bantu jelaskan pertimbangannya secara netral.

Tanya lewat WhatsApp