Saham AADI
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk
AADI adalah perusahaan induk yang menaungi bisnis batu bara Adaro, dan baru tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 5 Desember 2024. Situs resminya menyebut anak usahanya bergerak di pertambangan batu bara, jasa pertambangan, pengelolaan air, ketenagalistrikan, pengangkutan, serta perkebunan sawit dan karet, dengan wilayah operasi antara lain Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Tengah. Uniknya, kegiatan usaha utama yang tercatat di profil BEI justru dimulai dari perkebunan dan perusahaan holding, bukan tambang.
Harga saham AADI terakhir tercatat Rp10.775 per 2 Nov 2026, 11.01 WIB menurut Yahoo Finance / IDX. Di Bursa Efek Indonesia, AADI tercatat di sektor Energi dengan subsektor Minyak, Gas & Batu Bara.
AADI saham apa?
Bagian ini menjawab identitas emiten secara langsung: nama perusahaan, kode perdagangan, sektor, dan kegiatan usahanya. Informasi diringkas dari profil Bursa Efek Indonesia dan dokumen perusahaan agar pembaca pemula memahami bisnisnya sebelum melihat harga atau menghitung modal. Konteks ini membantu kamu membaca data berikutnya secara proporsional.
AADI adalah kode saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan ini tercatat di sektor Energi dengan subsektor Minyak, Gas & Batu Bara, di Papan Utama, sejak 5 Desember 2024.
Kode saham AADI di IDX
Di IDX (Indonesia Stock Exchange, nama internasional Bursa Efek Indonesia), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk diperdagangkan dengan kode saham (ticker) AADI. Kode empat huruf inilah yang kamu ketik di aplikasi sekuritas untuk mencari atau memesan sahamnya, dan yang dipakai di profil perusahaan tercatat AADI di idx.co.id. Jadi pencarian “idx aadi” dan “kode saham AADI” merujuk ke emiten yang sama.
Kegiatan usaha utamanya tertulis di profil emiten BEI sebagai “Perkebunan kelapa sawit, karet dan tanaman penghasil getah lain, perusahaan holding, dan konsultasi manajemen lainnya”. Kami mengutipnya apa adanya, tanpa memperhalus, karena itu redaksi administratif yang dipakai bursa.
Harga terakhirnya Rp10.775 per lembar, diambil 2 Nov 2026, 11.01 WIB dari Yahoo Finance / IDX. Rincian lengkapnya, termasuk sumber tiap baris data, ada di tabel data emiten di bawah.
Halaman ini edukasi, bukan rekomendasi beli atau jual saham AADI.
Data apa yang tersedia untuk emiten AADI?
Ringkasan ini memisahkan data perusahaan yang relatif tetap dari harga pasar yang bergerak. Profil dan pencatatan dirujuk ke Bursa Efek Indonesia, sedangkan harga menyertakan penyedia data dan waktu pengambilan agar setiap angka bisa diperiksa kembali dengan benar. Konteks ini membantu kamu membaca data berikutnya secara proporsional.
| Kode saham | AADI |
| Nama perusahaan | PT Adaro Andalan Indonesia Tbk |
| Sektor (IDX-IC) | Energi |
| Subsektor (IDX-IC) | Minyak, Gas & Batu Bara |
| Industri (IDX-IC) | Batu Bara |
| Subindustri (IDX-IC) | Produksi Batu Bara |
| Papan pencatatan | Papan Utama |
| Tanggal pencatatan (IPO) | 5 Desember 2024 |
| Kegiatan usaha utama | Perkebunan kelapa sawit, karet dan tanaman penghasil getah lain, perusahaan holding, dan konsultasi manajemen lainnya |
| Harga terakhir | Rp10.775 |
| Modal minimal 1 lot | Rp1.077.500 (100 lembar, belum termasuk biaya transaksi) |
| Tanggal ambil data pasar | 2 Nov 2026, 11.01 WIB |
| Tanggal ambil data profil BEI | 1 Oktober 2026 |
| Sumber data profil | Profil perusahaan tercatat AADI, Bursa Efek Indonesia |
| Sumber data harga | Yahoo Finance / IDX |
| Situs resmi perusahaan | www.adaroindonesia.com |
Angka harga di atas adalah kutipan pasar per waktu yang tertera, bukan harga penutupan resmi dan bukan penilaian nilai wajar. Untuk data perdagangan resmi, rujuk ringkasan saham di situs Bursa Efek Indonesia.
Harga saham AADI berapa hari ini?
Jawaban harga memakai data pasar terakhir yang tersedia, bukan angka buatan atau rekomendasi transaksi. Perhatikan mata uang, waktu data, status tersimpan, dan sumbernya karena harga dapat berubah selama jam perdagangan serta mungkin berbeda dari harga yang muncul di aplikasimu. Konteks ini membantu kamu membaca data berikutnya secara proporsional.
Harga saham AADI terakhir tercatat Rp10.775 per lembar, diambil pada 2 Nov 2026, 11.01 WIB dari Yahoo Finance / IDX.
Tiga hal yang perlu kamu pahami saat membaca angka ini. Pertama, harga saham berubah sepanjang jam bursa, jadi angka di halaman ini adalah potret pada waktu pengambilan data, bukan harga saat kamu membacanya. Kedua, harga per lembar yang rendah tidak berarti sebuah saham murah, karena murah atau mahal ditentukan oleh perbandingan harga dengan kinerja perusahaannya. Ketiga, harga resmi yang dipakai untuk perhitungan bursa adalah harga penutupan yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia, bukan kutipan dari penyedia data pihak ketiga.
Kami tidak menerbitkan target harga, harga wajar, maupun prediksi arah harga AADI. Itu ranah rekomendasi investasi dan bukan wewenang kami.
1 lot saham AADI berapa rupiah?
Perhitungan modal satu lot mengalikan harga terakhir dengan jumlah saham dalam satu lot di pasar reguler. Nilainya hanya perkiraan sebelum biaya broker dan perubahan harga, jadi gunakan angka ini untuk memahami skala transaksi, bukan sebagai ajakan membeli saham tertentu. Konteks ini membantu kamu membaca data berikutnya secara proporsional.
Di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, saham dibeli per lot, dan satu lot berisi 100 efek menurut ketentuan Bursa Efek Indonesia (IDX). Dengan harga terakhir Rp10.775 per lembar, modal minimal untuk satu lot AADI adalah Rp1.077.500, yaitu Rp10.775 dikali 100 lembar.
Tiga catatan supaya angka ini tidak salah dibaca. Pertama, itu belum termasuk biaya transaksi, yang besarnya berbeda antar perusahaan sekuritas dan biasanya dihitung sebagai persentase dari nilai transaksi. Kedua, harga bergerak sepanjang jam bursa, sehingga hitungan ini ikut berubah; angka di atas memakai harga yang diambil 2 Nov 2026, 11.01 WIB dari Yahoo Finance / IDX. Ketiga, modal minimal yang kecil bukan alasan untuk membeli; murah atau mahal ditentukan perbandingan harga dengan kinerja perusahaannya, bukan oleh nominal per lembar.
Ingin melihat estimasi dividen berdasarkan jumlah lot? Gunakan kalkulator dividen per lot saham. Hasilnya memakai event dividen trailing 12 bulan dan tetap bukan janji dividen berikutnya.
AADI bergerak di bidang apa?
Bidang usaha menjelaskan sumber pendapatan utama perusahaan dan posisi industrinya. Kami memakai klasifikasi IDX-IC serta ringkasan resmi emiten, lalu menyederhanakannya untuk pembaca pemula tanpa menebak prospek, kualitas bisnis, atau potensi kenaikan harga sahamnya. Konteks ini membantu kamu membaca data berikutnya secara proporsional.
Di klasifikasi IDX-IC milik Bursa Efek Indonesia, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) masuk sektor Energi dengan subsektor Minyak, Gas & Batu Bara dan industri Batu Bara. Kegiatan usaha utamanya tertulis di profil emiten BEI sebagai “Perkebunan kelapa sawit, karet dan tanaman penghasil getah lain, perusahaan holding, dan konsultasi manajemen lainnya”.
AADI adalah perusahaan induk yang menaungi bisnis batu bara Adaro, dan baru tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 5 Desember 2024. Situs resminya menyebut anak usahanya bergerak di pertambangan batu bara, jasa pertambangan, pengelolaan air, ketenagalistrikan, pengangkutan, serta perkebunan sawit dan karet, dengan wilayah operasi antara lain Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Tengah. Uniknya, kegiatan usaha utama yang tercatat di profil BEI justru dimulai dari perkebunan dan perusahaan holding, bukan tambang.
Menurut situs resmi perusahaan, lini usahanya terbagi seperti ini:
- 01Pertambangan dan jasa tambang batu bara. Situs resmi AADI menempatkan Adaro Mining di urutan pertama bisnisnya. Profil BEI mencantumkan PT Adaro Indonesia (pertambangan) dengan kepemilikan 88,47% sebagai salah satu entitas anak.
- 02Logistik dan perdagangan batu bara. Menu Bisnis Kami di situs resmi memuat Adaro Logistics. Profil BEI mencantumkan Orchard Maritime Logistics Pte Ltd (penanganan dan pengangkutan batu bara) dan Adaro International (Singapore) Pte Ltd (perdagangan batu bara).
- 03Air, lahan, dan permodalan. Situs resmi juga memuat Adaro Water, Adaro Land, dan Adaro Capital. Profil BEI mencantumkan PT Adaro Jasa Tirta untuk jasa penunjang pengelolaan air.
Memahami bidang usaha penting karena risiko sebuah saham banyak ditentukan oleh industrinya. Rincian resmi kegiatan usaha, alamat, dan susunan pengurus bisa kamu baca di profil perusahaan tercatat AADI di Bursa Efek Indonesia.
Siapa pemilik saham AADI?
Bagian kepemilikan membedakan pengendali perusahaan dari pemegang saham publik. Nama yang ditampilkan harus berasal dari dokumen resmi dan dapat berubah setelah aksi korporasi, sehingga pembaca tetap perlu memeriksa laporan terbaru sebelum memakai informasi ini untuk keputusan keuangan. Konteks ini membantu kamu membaca data berikutnya secara proporsional.
Kami sengaja tidak menampilkan daftar pemegang saham AADI di halaman ini. Komposisi kepemilikan berubah-ubah, dan daftar yang sudah basi lebih menyesatkan daripada tidak ada daftar sama sekali.
Dua tempat resmi untuk mengeceknya sendiri kapan saja. Pertama, profil perusahaan tercatat AADI di Bursa Efek Indonesia, yang memuat susunan pengurus dan pemegang saham. Kedua, keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, tempat perusahaan menyampaikan laporan bulanan registrasi pemegang efek serta setiap perubahan kepemilikan yang wajib dilaporkan.
Aksi korporasi AADI terakhir apa saja?
Aksi korporasi adalah keputusan perusahaan yang mengubah jumlah, harga, atau hak atas sahammu: penerbitan saham baru lewat rights issue, pembelian kembali saham, pemecahan atau penggabungan nilai saham, pembagian dividen, penawaran tender, sampai perubahan nama dan pengendali. Buat pemegang saham pemula, ini bagian yang paling sering luput dibaca padahal paling langsung terasa.
Sampai pengecekan terakhir, kami belum memverifikasi satu pun aksi korporasi AADI yang punya dokumen sumber yang bisa kami tautkan di sini. Kami memilih mengosongkannya daripada mengutip berita tanpa dokumen resminya.
Penting: daftar di halaman ini bukan riwayat lengkap dan tidak diperbarui otomatis. Catatan resmi dan paling baru selalu ada di halaman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, yang bisa kamu saring per kode emiten, serta di situs resmi perusahaan. Jadikan itu rujukan utamamu, bukan halaman ini.
Bagaimana cara membeli saham AADI?
Bagian ini menjelaskan mekanisme umum membeli saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, mulai dari memilih perusahaan efek berizin, membuka rekening dana nasabah, mencari kode, sampai memasukkan pesanan. Ini penjelasan prosedur untuk pemula, bukan ajakan membeli saham AADI. Konteks ini membantu kamu membaca data berikutnya secara proporsional.
- 01Buka rekening efek di perusahaan sekuritas berizin OJK. Perusahaan sekuritas yang boleh mengeksekusi transaksi di bursa adalah Anggota Bursa yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan. Cek status izinnya lebih dulu di situs resmi OJK, jangan hanya percaya materi promosi aplikasinya.
- 02Lengkapi SID dan Rekening Dana Nasabah (RDN). Sekuritas akan mengurus Single Investor Identification lewat KSEI dan membukakan RDN atas namamu di bank. Dana transaksimu mengendap di RDN itu, bukan di rekening perusahaan sekuritas.
- 03Setor dana, lalu pahami satuan perdagangannya. Di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, transaksi harus dalam satuan perdagangan atau lot, yaitu 100 efek atau kelipatannya menurut Bursa Efek Indonesia (IDX). Jadi kebutuhan dana paling kecil adalah harga satu lembar dikali 100, ditambah biaya transaksi yang besarnya berbeda antar sekuritas.
- 04Masukkan pesanan lewat aplikasi sekuritas. Pesanan beli kamu diteruskan ke sistem perdagangan bursa dan baru terjadi transaksi kalau bertemu dengan pesanan jual pada harga yang cocok. Pesanan yang tidak bertemu harga tidak otomatis tereksekusi.
- 05Ketahui kapan saham benar-benar berpindah. Penyelesaian transaksi bursa dilakukan pada hari bursa ke-2 setelah transaksi terjadi atau dikenal sebagai T+2, sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia (IDX). Kepemilikanmu tercatat di KSEI, bukan berupa lembar kertas.
Lima langkah di atas menjelaskan cara kerja mekanismenya, bukan saran untuk membeli saham AADI. Apakah sebuah saham layak masuk portofoliomu adalah keputusanmu sendiri, idealnya setelah kamu paham bisnisnya, sanggup menanggung risikonya, dan memakai uang yang tidak kamu butuhkan dalam waktu dekat.
Apakah saham AADI layak dibeli?
Pertanyaan kelayakan tidak punya satu jawaban untuk semua orang karena tujuan, jangka waktu, kemampuan menanggung kerugian, dan harga masuk berbeda. Kami membantu menunjukkan bahan pemeriksaan yang relevan, tetapi tidak memberi rekomendasi beli, jual, atau tahan untuk emiten mana pun. Konteks ini membantu kamu membaca data berikutnya secara proporsional.
Kami tidak menjawab pertanyaan itu, untuk AADI maupun saham mana pun. Bukan karena tidak mau membantu, tetapi karena jawabannya berbeda untuk tiap orang dan menjawabnya sama saja dengan memberi rekomendasi investasi, sesuatu yang bukan wewenang kami. Kami juga tidak menerbitkan target harga, harga wajar, maupun prediksi arah harga.
Yang bisa kami bantu adalah bahan pertimbangannya. Empat pertanyaan berikut lebih berguna daripada mencari jawaban ya atau tidak dari orang lain: apakah kamu bisa menjelaskan bisnis AADI dengan kalimatmu sendiri; apakah kamu paham dari mana perusahaan ini menghasilkan uang dan apa risiko industrinya; apakah kamu sanggup melihat nilainya turun tanpa panik menjual; dan apakah uang yang dipakai benar-benar tidak kamu butuhkan dalam waktu dekat. Kalau ada satu saja yang jawabannya belum jelas, belajar lebih dulu adalah langkah yang masuk akal.
Kalau kamu butuh analisis yang disesuaikan dengan kondisi keuanganmu, bicarakan dengan perusahaan sekuritas atau penasihat keuangan yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan. Cek status izinnya di situs resmi OJK sebelum mengikuti sarannya.
Apa yang perlu dipahami sebelum melihat saham AADI?
Poin-poin berikut membantu pembaca membedakan cerita perusahaan, fakta operasional, dan risiko yang masih perlu diperiksa. Tujuannya adalah membaca AADI secara lebih tertib sebelum mengambil keputusan sendiri, bukan membangun keyakinan bahwa harga pasti naik atau mendorong transaksi. Konteks ini membantu kamu membaca data berikutnya secara proporsional.
- 01AADI baru tercatat di bursa sejak Desember 2024, sehingga riwayat laporan keuangan dan harga sahamnya sebagai perusahaan tercatat masih pendek. Untuk membandingkan kinerja antartahun, baca catatan penyajian kembali di laporan keuangannya, bukan hanya grafik harga sejak pencatatan.
- 02Profil BEI mencatat PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (sebelumnya PT Adaro Energy Indonesia Tbk) memegang 15,37% saham AADI per 1 Oktober 2026. Hubungan dua emiten ini penting dipahami supaya kamu tidak menyamakan saham AADI dengan saham ADRO, karena keduanya adalah emiten berbeda dengan kode berbeda.
- 03Pendapatan batu bara bergerak mengikuti harga jual, volume produksi, dan biaya angkut. Lini air, listrik, dan perkebunan ikut menyumbang, jadi baca segmen usaha di laporan keuangan, bukan hanya harga batu bara dunia.
Bagaimana cara membaca profil emiten AADI?
Mulai dari memahami bisnis, membaca angka laporan, mengenali risiko, lalu membandingkan sumber resmi. Empat langkah sederhana ini membuat profil perusahaan tercatat seperti AADI lebih mudah dipahami tanpa menyederhanakan ketidakpastian investasi atau mengubah materi edukasi menjadi rekomendasi transaksi. Konteks ini membantu kamu membaca data berikutnya secara proporsional.
- 01Bisnis intinya. Dari mana perusahaan menghasilkan uang? AADI bergerak di sektor Energi, jadi kinerjanya banyak dipengaruhi kondisi industri itu. Kalau kamu tidak bisa menjelaskan bisnisnya dengan kalimat sederhana, itu tanda untuk belajar lebih dulu.
- 02Cara ia menghasilkan laba. Pahami sumber pendapatan dan biayanya. Perusahaan yang bertumbuh tidak selalu langsung untung, jadi lihat trennya, bukan satu angka saja.
- 03Likuiditas sahamnya. Seberapa mudah saham dibeli dan dijual. Saham besar biasanya lebih likuid, sementara saham dengan harga per lembar rendah bisa bergerak sangat aktif dalam persen.
- 04Risiko dan aksi korporasi. Dividen, pembelian kembali saham, atau penggabungan saham bisa mengubah nilai dan jumlah lembar sahammu. Selalu baca informasi resmi dari BEI dan perusahaannya.
Emiten lain apa yang bisa dibandingkan dengan AADI?
Daftar ini memberi jalur ke profil emiten lain agar pembaca tidak menilai satu perusahaan secara terpisah. Perbandingan sebaiknya mempertimbangkan sektor, model bisnis, ukuran, risiko, dan periode data yang sama, bukan hanya harga saham atau popularitas kodenya. Konteks ini membantu kamu membaca data berikutnya secara proporsional.
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk
EnergiPT Alamtri Resources Indonesia Tbk
EnergiPT AKR Corporindo Tbk
EnergiPT Amman Mineral Internasional Tbk
Barang BakuPT Sumber Alfaria Trijaya Tbk
Barang Konsumen PrimerPT Aneka Tambang Tbk
Barang BakuApa pertanyaan umum seputar saham AADI?
Ringkasan tanya jawab ini mengulang informasi penting tentang identitas, harga, sektor, kepemilikan, dan cara membeli dengan bahasa singkat. Jawabannya tetap memakai batas edukasi yang sama, mencantumkan konteks sumber, dan tidak menjanjikan hasil atau memberi arahan transaksi. Konteks ini membantu kamu membaca data berikutnya secara proporsional.
AADI saham apa?
AADI adalah kode saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan ini tercatat di sektor Energi subsektor Minyak, Gas & Batu Bara, di Papan Utama, sejak 5 Desember 2024. Kegiatan usaha utamanya tertulis di profil emiten BEI sebagai "Perkebunan kelapa sawit, karet dan tanaman penghasil getah lain, perusahaan holding, dan konsultasi manajemen lainnya".Apa bisnis utama AADI?
AADI adalah perusahaan induk yang menaungi bisnis batu bara Adaro, dan baru tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 5 Desember 2024. Situs resminya menyebut anak usahanya bergerak di pertambangan batu bara, jasa pertambangan, pengelolaan air, ketenagalistrikan, pengangkutan, serta perkebunan sawit dan karet, dengan wilayah operasi antara lain Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Tengah. Uniknya, kegiatan usaha utama yang tercatat di profil BEI justru dimulai dari perkebunan dan perusahaan holding, bukan tambang.1 lot saham AADI berapa rupiah?
Satu lot berisi 100 lembar menurut ketentuan Bursa Efek Indonesia (IDX). Dengan harga terakhir Rp10.775 per lembar (diambil 2 Nov 2026, 11.01 WIB dari Yahoo Finance / IDX), satu lot AADI setara Rp1.077.500, belum termasuk biaya transaksi yang besarnya berbeda antar sekuritas. Harga bergerak tiap hari bursa, jadi hitungan ini ikut berubah.Saham AADI milik siapa?
Kami tidak menyimpan daftar pemegang saham AADI di halaman ini karena komposisinya berubah-ubah dan data yang basi bisa menyesatkan. Sumber resminya ada dua: profil perusahaan tercatat di situs Bursa Efek Indonesia, dan laporan bulanan registrasi pemegang efek yang perusahaan sampaikan ke bursa.AADI termasuk saham sektor apa?
AADI berada di sektor Energi (subsektor Minyak, Gas & Batu Bara), tercatat di Papan Utama. Sektor membantu kamu memahami dari mana perusahaan ini menghasilkan uang dan risiko apa yang melekat pada industrinya.Apakah saham AADI cocok untuk pemula?
Tidak ada saham yang otomatis cocok atau tidak cocok untuk semua pemula. Yang penting adalah kamu memahami bisnis AADI, risikonya, dan tujuan investasimu sendiri, serta hanya memakai uang dingin. Halaman ini bersifat edukasi, bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual sahamnya.Kapan saham AADI mulai tercatat di bursa?
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 5 Desember 2024, di Papan Utama. Tanggal pencatatan ini mengacu pada profil perusahaan tercatat di situs Bursa Efek Indonesia.Apakah saham AADI layak dibeli?
Uang Bijak tidak menjawab pertanyaan itu untuk saham mana pun, termasuk AADI, karena jawabannya berbeda untuk tiap orang dan menjawabnya sama saja dengan memberi rekomendasi investasi. Yang bisa kami bantu adalah bahannya: bisnis apa yang dijalankan perusahaan, sektor dan papan pencatatannya, harga terakhir beserta sumber dan waktunya, serta risiko yang melekat. Keputusan tetap milikmu, idealnya setelah kamu paham bisnisnya, sanggup menanggung risikonya, dan memakai uang yang tidak dibutuhkan dalam waktu dekat. Kalau butuh analisis pribadi, bicarakan dengan perusahaan sekuritas atau penasihat keuangan berizin OJK.Apakah AADI membagikan dividen?
Kami tidak menerbitkan kalender dividen dan tidak menjanjikan ada tidaknya dividen AADI. Pembagian dividen adalah keputusan Rapat Umum Pemegang Saham dan bisa berbeda tiap tahun. Sumber resminya adalah pengumuman perusahaan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia serta jadwal aksi korporasi yang diterbitkan bursa dan KSEI.Berapa target harga saham AADI?
Uang Bijak tidak menerbitkan target harga untuk saham mana pun, termasuk AADI. Target harga adalah proyeksi analis yang bisa meleset dan menerbitkannya berarti memberi rekomendasi investasi, sesuatu yang bukan wewenang kami. Yang kami tampilkan hanya harga terakhir beserta sumber dan waktu pengambilan datanya. Kalau kamu butuh analisis pribadi, bicarakan dengan perusahaan sekuritas atau penasihat keuangan yang berizin OJK.Tim editorial Uang Bijak yang menyusun, menyunting, dan meninjau seluruh konten edukasi keuangan. Setiap angka dirujuk ke sumber resmi (OJK, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, BPS, KSEI, dan LPS) beserta tanggalnya.
Data profil AADI dirujuk ke profil perusahaan tercatat Bursa Efek Indonesia, dan harga dirujuk ke penyedia data pasar lengkap dengan waktu pengambilannya. Halaman ini edukasi, bukan rekomendasi beli/jual.
Ditinjau oleh Ahmad Thariq Syauqi · Editor & Penanggung Jawab · Terakhir ditinjau
Ingin belajar cara membaca emiten seperti AADI dari dasar? Ceritakan sejauh mana pemahamanmu, kami bantu arahkan langkah belajarnya.
Tanya lewat WhatsApp