Lompat ke konten
Profil emiten · Barang Baku

Saham ESSA

PT ESSA Industries Indonesia Tbk

ESSA dahulu bernama PT Surya Esa Perkasa Tbk, sebagaimana dicantumkan sendiri di situs resminya. Perusahaan ini mengolah gas bumi menjadi produk energi dan kimia: kilang LPG yang beroperasi sejak 2007, serta pabrik amonia Banggai yang dioperasikan anak usahanya, PT Panca Amara Utama. BEI mengklasifikasikannya di sektor Barang Baku, subindustri Barang Kimia Dasar, dengan tanggal pencatatan 1 Februari 2012.

Harga saham ESSA terakhir tercatat Rp530 per 2 Nov 2026, 16.12 WIB menurut Yahoo Finance / IDX. Di Bursa Efek Indonesia, ESSA tercatat di sektor Barang Baku dengan subsektor Barang Baku.

Jawaban singkat

ESSA saham apa?

Bagian ini menjawab identitas emiten secara langsung: nama perusahaan, kode perdagangan, sektor, dan kegiatan usahanya. Informasi diringkas dari profil Bursa Efek Indonesia dan dokumen perusahaan agar pembaca pemula memahami bisnisnya sebelum melihat harga atau menghitung modal. Konteks ini membantu kamu membaca data berikutnya secara proporsional.

ESSA adalah kode saham PT ESSA Industries Indonesia Tbk di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan ini tercatat di sektor Barang Baku dengan subsektor Barang Baku, di Papan Utama, sejak 1 Februari 2012.

Kode saham ESSA di IDX

Di IDX (Indonesia Stock Exchange, nama internasional Bursa Efek Indonesia), PT ESSA Industries Indonesia Tbk diperdagangkan dengan kode saham (ticker) ESSA. Kode empat huruf inilah yang kamu ketik di aplikasi sekuritas untuk mencari atau memesan sahamnya, dan yang dipakai di profil perusahaan tercatat ESSA di idx.co.id. Jadi pencarian “idx essa” dan “kode saham ESSA” merujuk ke emiten yang sama.

Kegiatan usaha utamanya tertulis di profil emiten BEI sebagai “Berusaha dalam bidang usaha industri pemurnian dan pengolahan gas bumi”. Kami mengutipnya apa adanya, tanpa memperhalus, karena itu redaksi administratif yang dipakai bursa.

Kalau kamu menemukan nama lain untuk kode ini, itu wajar: ESSA sebelumnya bernama PT Surya Esa Perkasa Tbk. Kode sahamnya tetap sama, yang berubah nama perusahaannya. Ganti nama biasanya menandai perubahan pengendali atau arah bisnis, jadi perlakukan riwayat harga lamanya dengan hati-hati.

Harga terakhirnya Rp530 per lembar, diambil 2 Nov 2026, 16.12 WIB dari Yahoo Finance / IDX. Rincian lengkapnya, termasuk sumber tiap baris data, ada di tabel data emiten di bawah.

Halaman ini edukasi, bukan rekomendasi beli atau jual saham ESSA.

Data emiten

Data apa yang tersedia untuk emiten ESSA?

Ringkasan ini memisahkan data perusahaan yang relatif tetap dari harga pasar yang bergerak. Profil dan pencatatan dirujuk ke Bursa Efek Indonesia, sedangkan harga menyertakan penyedia data dan waktu pengambilan agar setiap angka bisa diperiksa kembali dengan benar. Konteks ini membantu kamu membaca data berikutnya secara proporsional.

Kode sahamESSA
Nama perusahaanPT ESSA Industries Indonesia Tbk
Nama sebelumnyaPT Surya Esa Perkasa Tbk
Sektor (IDX-IC)Barang Baku
Subsektor (IDX-IC)Barang Baku
Industri (IDX-IC)Barang Kimia
Subindustri (IDX-IC)Barang Kimia Dasar
Papan pencatatanPapan Utama
Tanggal pencatatan (IPO)1 Februari 2012
Kegiatan usaha utamaBerusaha dalam bidang usaha industri pemurnian dan pengolahan gas bumi
Harga terakhirRp530
Modal minimal 1 lotRp53.000 (100 lembar, belum termasuk biaya transaksi)
Tanggal ambil data pasar2 Nov 2026, 16.12 WIB
Tanggal ambil data profil BEI1 Oktober 2026
Sumber data profilProfil perusahaan tercatat ESSA, Bursa Efek Indonesia
Sumber data hargaYahoo Finance / IDX
Situs resmi perusahaanwww.essa.id

Angka harga di atas adalah kutipan pasar per waktu yang tertera, bukan harga penutupan resmi dan bukan penilaian nilai wajar. Untuk data perdagangan resmi, rujuk ringkasan saham di situs Bursa Efek Indonesia.

Pertanyaan 1

Harga saham ESSA berapa hari ini?

Jawaban harga memakai data pasar terakhir yang tersedia, bukan angka buatan atau rekomendasi transaksi. Perhatikan mata uang, waktu data, status tersimpan, dan sumbernya karena harga dapat berubah selama jam perdagangan serta mungkin berbeda dari harga yang muncul di aplikasimu. Konteks ini membantu kamu membaca data berikutnya secara proporsional.

Harga saham ESSA terakhir tercatat Rp530 per lembar, diambil pada 2 Nov 2026, 16.12 WIB dari Yahoo Finance / IDX.

Tiga hal yang perlu kamu pahami saat membaca angka ini. Pertama, harga saham berubah sepanjang jam bursa, jadi angka di halaman ini adalah potret pada waktu pengambilan data, bukan harga saat kamu membacanya. Kedua, harga per lembar yang rendah tidak berarti sebuah saham murah, karena murah atau mahal ditentukan oleh perbandingan harga dengan kinerja perusahaannya. Ketiga, harga resmi yang dipakai untuk perhitungan bursa adalah harga penutupan yang dipublikasikan Bursa Efek Indonesia, bukan kutipan dari penyedia data pihak ketiga.

Kami tidak menerbitkan target harga, harga wajar, maupun prediksi arah harga ESSA. Itu ranah rekomendasi investasi dan bukan wewenang kami.

Pertanyaan 3

ESSA bergerak di bidang apa?

Bidang usaha menjelaskan sumber pendapatan utama perusahaan dan posisi industrinya. Kami memakai klasifikasi IDX-IC serta ringkasan resmi emiten, lalu menyederhanakannya untuk pembaca pemula tanpa menebak prospek, kualitas bisnis, atau potensi kenaikan harga sahamnya. Konteks ini membantu kamu membaca data berikutnya secara proporsional.

Di klasifikasi IDX-IC milik Bursa Efek Indonesia, PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) masuk sektor Barang Baku dengan subsektor Barang Baku dan industri Barang Kimia. Kegiatan usaha utamanya tertulis di profil emiten BEI sebagai “Berusaha dalam bidang usaha industri pemurnian dan pengolahan gas bumi”.

ESSA dahulu bernama PT Surya Esa Perkasa Tbk, sebagaimana dicantumkan sendiri di situs resminya. Perusahaan ini mengolah gas bumi menjadi produk energi dan kimia: kilang LPG yang beroperasi sejak 2007, serta pabrik amonia Banggai yang dioperasikan anak usahanya, PT Panca Amara Utama. BEI mengklasifikasikannya di sektor Barang Baku, subindustri Barang Kimia Dasar, dengan tanggal pencatatan 1 Februari 2012.

Menurut situs resmi perusahaan, lini usahanya terbagi seperti ini:

  1. 01Kilang LPG. Situs resmi menyebut kilang LPG-nya beroperasi sejak 2007 dan berstatus objek vital nasional.
  2. 02Amonia. Situs resmi menyebut Banggai Ammonia Plant milik PT Panca Amara Utama sebagai pabrik amonia swasta terbesar di Indonesia. Profil BEI mencatat kepemilikan ESSA di perusahaan itu 69,997%.

Memahami bidang usaha penting karena risiko sebuah saham banyak ditentukan oleh industrinya. Rincian resmi kegiatan usaha, alamat, dan susunan pengurus bisa kamu baca di profil perusahaan tercatat ESSA di Bursa Efek Indonesia.

Pertanyaan 4

Siapa pemilik saham ESSA?

Bagian kepemilikan membedakan pengendali perusahaan dari pemegang saham publik. Nama yang ditampilkan harus berasal dari dokumen resmi dan dapat berubah setelah aksi korporasi, sehingga pembaca tetap perlu memeriksa laporan terbaru sebelum memakai informasi ini untuk keputusan keuangan. Konteks ini membantu kamu membaca data berikutnya secara proporsional.

Kami sengaja tidak menampilkan daftar pemegang saham ESSA di halaman ini. Komposisi kepemilikan berubah-ubah, dan daftar yang sudah basi lebih menyesatkan daripada tidak ada daftar sama sekali.

Dua tempat resmi untuk mengeceknya sendiri kapan saja. Pertama, profil perusahaan tercatat ESSA di Bursa Efek Indonesia, yang memuat susunan pengurus dan pemegang saham. Kedua, keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, tempat perusahaan menyampaikan laporan bulanan registrasi pemegang efek serta setiap perubahan kepemilikan yang wajib dilaporkan.

Pertanyaan 5

Aksi korporasi ESSA terakhir apa saja?

Aksi korporasi adalah keputusan perusahaan yang mengubah jumlah, harga, atau hak atas sahammu: penerbitan saham baru lewat rights issue, pembelian kembali saham, pemecahan atau penggabungan nilai saham, pembagian dividen, penawaran tender, sampai perubahan nama dan pengendali. Buat pemegang saham pemula, ini bagian yang paling sering luput dibaca padahal paling langsung terasa.

Sampai pengecekan terakhir, kami belum memverifikasi satu pun aksi korporasi ESSA yang punya dokumen sumber yang bisa kami tautkan di sini. Kami memilih mengosongkannya daripada mengutip berita tanpa dokumen resminya.

Penting: daftar di halaman ini bukan riwayat lengkap dan tidak diperbarui otomatis. Catatan resmi dan paling baru selalu ada di halaman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, yang bisa kamu saring per kode emiten, serta di situs resmi perusahaan. Jadikan itu rujukan utamamu, bukan halaman ini.

Pertanyaan 6

Bagaimana cara membeli saham ESSA?

Bagian ini menjelaskan mekanisme umum membeli saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, mulai dari memilih perusahaan efek berizin, membuka rekening dana nasabah, mencari kode, sampai memasukkan pesanan. Ini penjelasan prosedur untuk pemula, bukan ajakan membeli saham ESSA. Konteks ini membantu kamu membaca data berikutnya secara proporsional.

  1. 01Buka rekening efek di perusahaan sekuritas berizin OJK. Perusahaan sekuritas yang boleh mengeksekusi transaksi di bursa adalah Anggota Bursa yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan. Cek status izinnya lebih dulu di situs resmi OJK, jangan hanya percaya materi promosi aplikasinya.
  2. 02Lengkapi SID dan Rekening Dana Nasabah (RDN). Sekuritas akan mengurus Single Investor Identification lewat KSEI dan membukakan RDN atas namamu di bank. Dana transaksimu mengendap di RDN itu, bukan di rekening perusahaan sekuritas.
  3. 03Setor dana, lalu pahami satuan perdagangannya. Di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, transaksi harus dalam satuan perdagangan atau lot, yaitu 100 efek atau kelipatannya menurut Bursa Efek Indonesia (IDX). Jadi kebutuhan dana paling kecil adalah harga satu lembar dikali 100, ditambah biaya transaksi yang besarnya berbeda antar sekuritas.
  4. 04Masukkan pesanan lewat aplikasi sekuritas. Pesanan beli kamu diteruskan ke sistem perdagangan bursa dan baru terjadi transaksi kalau bertemu dengan pesanan jual pada harga yang cocok. Pesanan yang tidak bertemu harga tidak otomatis tereksekusi.
  5. 05Ketahui kapan saham benar-benar berpindah. Penyelesaian transaksi bursa dilakukan pada hari bursa ke-2 setelah transaksi terjadi atau dikenal sebagai T+2, sesuai ketentuan Bursa Efek Indonesia (IDX). Kepemilikanmu tercatat di KSEI, bukan berupa lembar kertas.

Lima langkah di atas menjelaskan cara kerja mekanismenya, bukan saran untuk membeli saham ESSA. Apakah sebuah saham layak masuk portofoliomu adalah keputusanmu sendiri, idealnya setelah kamu paham bisnisnya, sanggup menanggung risikonya, dan memakai uang yang tidak kamu butuhkan dalam waktu dekat.

Pertanyaan 7

Apakah saham ESSA layak dibeli?

Pertanyaan kelayakan tidak punya satu jawaban untuk semua orang karena tujuan, jangka waktu, kemampuan menanggung kerugian, dan harga masuk berbeda. Kami membantu menunjukkan bahan pemeriksaan yang relevan, tetapi tidak memberi rekomendasi beli, jual, atau tahan untuk emiten mana pun. Konteks ini membantu kamu membaca data berikutnya secara proporsional.

Kami tidak menjawab pertanyaan itu, untuk ESSA maupun saham mana pun. Bukan karena tidak mau membantu, tetapi karena jawabannya berbeda untuk tiap orang dan menjawabnya sama saja dengan memberi rekomendasi investasi, sesuatu yang bukan wewenang kami. Kami juga tidak menerbitkan target harga, harga wajar, maupun prediksi arah harga.

Yang bisa kami bantu adalah bahan pertimbangannya. Empat pertanyaan berikut lebih berguna daripada mencari jawaban ya atau tidak dari orang lain: apakah kamu bisa menjelaskan bisnis ESSA dengan kalimatmu sendiri; apakah kamu paham dari mana perusahaan ini menghasilkan uang dan apa risiko industrinya; apakah kamu sanggup melihat nilainya turun tanpa panik menjual; dan apakah uang yang dipakai benar-benar tidak kamu butuhkan dalam waktu dekat. Kalau ada satu saja yang jawabannya belum jelas, belajar lebih dulu adalah langkah yang masuk akal.

Kalau kamu butuh analisis yang disesuaikan dengan kondisi keuanganmu, bicarakan dengan perusahaan sekuritas atau penasihat keuangan yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan. Cek status izinnya di situs resmi OJK sebelum mengikuti sarannya.

Yang perlu dipahami pemula

Apa yang perlu dipahami sebelum melihat saham ESSA?

Poin-poin berikut membantu pembaca membedakan cerita perusahaan, fakta operasional, dan risiko yang masih perlu diperiksa. Tujuannya adalah membaca ESSA secara lebih tertib sebelum mengambil keputusan sendiri, bukan membangun keyakinan bahwa harga pasti naik atau mendorong transaksi. Konteks ini membantu kamu membaca data berikutnya secara proporsional.

  1. 01Margin pengolah gas ditentukan oleh selisih harga produk (amonia dan LPG) dengan harga bahan baku gas. Harga amonia dunia bisa naik turun tajam, sehingga laba bisa sangat berbeda dari tahun ke tahun.
  2. 02Banyak orang masih mencari emiten ini dengan nama lamanya, Surya Esa Perkasa. Kode sahamnya tetap ESSA, jadi pastikan kamu membaca dokumen dengan kode yang benar.
  3. 03Pabrik amonia dimiliki lewat anak usaha yang tidak 100% dimiliki ESSA (sekitar 70% menurut profil BEI). Sebagian laba anak usaha itu menjadi hak pemegang saham lain, jadi perhatikan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.
Cara membaca profil emiten

Bagaimana cara membaca profil emiten ESSA?

Mulai dari memahami bisnis, membaca angka laporan, mengenali risiko, lalu membandingkan sumber resmi. Empat langkah sederhana ini membuat profil perusahaan tercatat seperti ESSA lebih mudah dipahami tanpa menyederhanakan ketidakpastian investasi atau mengubah materi edukasi menjadi rekomendasi transaksi. Konteks ini membantu kamu membaca data berikutnya secara proporsional.

  1. 01Bisnis intinya. Dari mana perusahaan menghasilkan uang? ESSA bergerak di sektor Barang Baku, jadi kinerjanya banyak dipengaruhi kondisi industri itu. Kalau kamu tidak bisa menjelaskan bisnisnya dengan kalimat sederhana, itu tanda untuk belajar lebih dulu.
  2. 02Cara ia menghasilkan laba. Pahami sumber pendapatan dan biayanya. Perusahaan yang bertumbuh tidak selalu langsung untung, jadi lihat trennya, bukan satu angka saja.
  3. 03Likuiditas sahamnya. Seberapa mudah saham dibeli dan dijual. Saham besar biasanya lebih likuid, sementara saham dengan harga per lembar rendah bisa bergerak sangat aktif dalam persen.
  4. 04Risiko dan aksi korporasi. Dividen, pembelian kembali saham, atau penggabungan saham bisa mengubah nilai dan jumlah lembar sahammu. Selalu baca informasi resmi dari BEI dan perusahaannya.
Kembali ke panduan belajar saham →
Profil lainnya

Emiten lain apa yang bisa dibandingkan dengan ESSA?

Daftar ini memberi jalur ke profil emiten lain agar pembaca tidak menilai satu perusahaan secara terpisah. Perbandingan sebaiknya mempertimbangkan sektor, model bisnis, ukuran, risiko, dan periode data yang sama, bukan hanya harga saham atau popularitas kodenya. Konteks ini membantu kamu membaca data berikutnya secara proporsional.

Pertanyaan yang sering muncul

Apa pertanyaan umum seputar saham ESSA?

Ringkasan tanya jawab ini mengulang informasi penting tentang identitas, harga, sektor, kepemilikan, dan cara membeli dengan bahasa singkat. Jawabannya tetap memakai batas edukasi yang sama, mencantumkan konteks sumber, dan tidak menjanjikan hasil atau memberi arahan transaksi. Konteks ini membantu kamu membaca data berikutnya secara proporsional.

ESSA saham apa?

ESSA adalah kode saham PT ESSA Industries Indonesia Tbk di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan ini tercatat di sektor Barang Baku subsektor Barang Baku, di Papan Utama, sejak 1 Februari 2012. Kegiatan usaha utamanya tertulis di profil emiten BEI sebagai "Berusaha dalam bidang usaha industri pemurnian dan pengolahan gas bumi".

Apa bisnis utama ESSA?

ESSA dahulu bernama PT Surya Esa Perkasa Tbk, sebagaimana dicantumkan sendiri di situs resminya. Perusahaan ini mengolah gas bumi menjadi produk energi dan kimia: kilang LPG yang beroperasi sejak 2007, serta pabrik amonia Banggai yang dioperasikan anak usahanya, PT Panca Amara Utama. BEI mengklasifikasikannya di sektor Barang Baku, subindustri Barang Kimia Dasar, dengan tanggal pencatatan 1 Februari 2012.

1 lot saham ESSA berapa rupiah?

Satu lot berisi 100 lembar menurut ketentuan Bursa Efek Indonesia (IDX). Dengan harga terakhir Rp530 per lembar (diambil 2 Nov 2026, 16.12 WIB dari Yahoo Finance / IDX), satu lot ESSA setara Rp53.000, belum termasuk biaya transaksi yang besarnya berbeda antar sekuritas. Harga bergerak tiap hari bursa, jadi hitungan ini ikut berubah.

Saham ESSA milik siapa?

Kami tidak menyimpan daftar pemegang saham ESSA di halaman ini karena komposisinya berubah-ubah dan data yang basi bisa menyesatkan. Sumber resminya ada dua: profil perusahaan tercatat di situs Bursa Efek Indonesia, dan laporan bulanan registrasi pemegang efek yang perusahaan sampaikan ke bursa.

ESSA termasuk saham sektor apa?

ESSA berada di sektor Barang Baku (subsektor Barang Baku), tercatat di Papan Utama. Sektor membantu kamu memahami dari mana perusahaan ini menghasilkan uang dan risiko apa yang melekat pada industrinya.

Apakah saham ESSA cocok untuk pemula?

Tidak ada saham yang otomatis cocok atau tidak cocok untuk semua pemula. Yang penting adalah kamu memahami bisnis ESSA, risikonya, dan tujuan investasimu sendiri, serta hanya memakai uang dingin. Halaman ini bersifat edukasi, bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual sahamnya.

Kapan saham ESSA mulai tercatat di bursa?

PT ESSA Industries Indonesia Tbk tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 1 Februari 2012, di Papan Utama. Tanggal pencatatan ini mengacu pada profil perusahaan tercatat di situs Bursa Efek Indonesia.

Apakah saham ESSA layak dibeli?

Uang Bijak tidak menjawab pertanyaan itu untuk saham mana pun, termasuk ESSA, karena jawabannya berbeda untuk tiap orang dan menjawabnya sama saja dengan memberi rekomendasi investasi. Yang bisa kami bantu adalah bahannya: bisnis apa yang dijalankan perusahaan, sektor dan papan pencatatannya, harga terakhir beserta sumber dan waktunya, serta risiko yang melekat. Keputusan tetap milikmu, idealnya setelah kamu paham bisnisnya, sanggup menanggung risikonya, dan memakai uang yang tidak dibutuhkan dalam waktu dekat. Kalau butuh analisis pribadi, bicarakan dengan perusahaan sekuritas atau penasihat keuangan berizin OJK.

Apakah ESSA membagikan dividen?

Kami tidak menerbitkan kalender dividen dan tidak menjanjikan ada tidaknya dividen ESSA. Pembagian dividen adalah keputusan Rapat Umum Pemegang Saham dan bisa berbeda tiap tahun. Sumber resminya adalah pengumuman perusahaan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia serta jadwal aksi korporasi yang diterbitkan bursa dan KSEI.

Berapa target harga saham ESSA?

Uang Bijak tidak menerbitkan target harga untuk saham mana pun, termasuk ESSA. Target harga adalah proyeksi analis yang bisa meleset dan menerbitkannya berarti memberi rekomendasi investasi, sesuatu yang bukan wewenang kami. Yang kami tampilkan hanya harga terakhir beserta sumber dan waktu pengambilan datanya. Kalau kamu butuh analisis pribadi, bicarakan dengan perusahaan sekuritas atau penasihat keuangan yang berizin OJK.
Penanggung jawab halaman
Tim Redaksi Uang Bijak
Redaksi Editorial · Profil & kredensial

Tim editorial Uang Bijak yang menyusun, menyunting, dan meninjau seluruh konten edukasi keuangan. Setiap angka dirujuk ke sumber resmi (OJK, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, BPS, KSEI, dan LPS) beserta tanggalnya.

Data profil ESSA dirujuk ke profil perusahaan tercatat Bursa Efek Indonesia, dan harga dirujuk ke penyedia data pasar lengkap dengan waktu pengambilannya. Halaman ini edukasi, bukan rekomendasi beli/jual.

Ditinjau oleh Ahmad Thariq Syauqi · Editor & Penanggung Jawab · Terakhir ditinjau

Ingin belajar cara membaca emiten seperti ESSA dari dasar? Ceritakan sejauh mana pemahamanmu, kami bantu arahkan langkah belajarnya.

Tanya lewat WhatsApp