Lihat berapa nominal yang mungkin dibutuhkan nanti.
Masukkan nominal hari ini, jangka waktu, dan asumsi inflasi. Hasilnya membantu meninjau ulang target, bukan menjanjikan harga masa depan.
Nilai barang, tujuan dana, atau tabungan yang ingin dibandingkan.
Masukkan berapa tahun dari sekarang.
Awal kalkulator memakai snapshot BPS September 2026, bukan ramalan.
Inflasi setiap barang tidak sama dengan angka umum. Pakai hasil ini sebagai latihan meninjau ulang target, bukan sebagai kepastian harga atau daya beli.
Bedakan saldo nominal dari daya beli.
Jika nominal hari ini tidak bertambah, daya belinya dapat menurun ketika harga umum naik. Karena itu, target dana perlu ditinjau bersama kebutuhan riil dan data inflasi terbaru.
Inflasi, dijawab ringkas.
Apa yang dihitung kalkulator inflasi?
Kalkulator menghitung nominal yang secara matematis setara dengan nilai hari ini setelah beberapa tahun pada asumsi inflasi tertentu, lalu menampilkan perkiraan daya beli nominal hari ini pada masa tersebut.
Apakah semua harga naik sesuai angka inflasi?
Tidak. Inflasi adalah ukuran umum, sedangkan makanan, sewa, pendidikan, dan barang lain dapat bergerak dengan laju berbeda.
Dari mana angka awal inflasi berasal?
Input awal memakai snapshot sebesar 3,28% year on year pada September 2026 menurut Badan Pusat Statistik (BPS). Angka ini bukan ramalan dan dapat kamu ganti.
Sumber rujukan
Badan Pusat Statistik (BPS) - Inflasi September 2026Snapshot September 2026: 3,28%Input awal 3,28% adalah snapshot Badan Pusat Statistik (BPS) pada September 2026, bukan proyeksi resmi.
Tim editorial Uang Bijak yang menyusun, menyunting, dan meninjau seluruh konten edukasi keuangan. Setiap angka dirujuk ke sumber resmi (OJK, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, BPS, KSEI, dan LPS) beserta tanggalnya.
Halaman kalkulator memakai snapshot bertanggal dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Ditinjau oleh Ahmad Thariq Syauqi · Editor & Penanggung Jawab · Terakhir ditinjau