Lompat ke konten
Kalkulator investasi

Simulasikan kebiasaan investasi rutin, bukan janji hasil.

Bandingkan setoran bulanan, modal awal, waktu, dan asumsi return yang kamu pilih. Kalkulator memakai bunga majemuk bulanan agar kontribusi setoran dan asumsi pertumbuhan terlihat terpisah.

Rp

Gunakan nominal yang tidak mengganggu kebutuhan pokok dan dana darurat.

Rp

Perhitungan memakai setoran di akhir setiap bulan.

%

Ini skenario buatanmu, bukan janji atau prediksi produk.

Perkiraan nilai akhir
Rp0
Total yang disetorRp0
Imbal hasil dalam skenarioRp0
Periode12 bulan
Asumsi tahunan0 %

Hasil nyata bisa lebih rendah, termasuk rugi pokok. Perhitungan ini belum memasukkan biaya, pajak, perubahan setoran, dan inflasi.

Return hanya asumsi. Jangan membaca angka ini sebagai jaminan, target harga, atau rekomendasi produk.
Cara membaca

Pisahkan uang yang kamu setor dari hasil skenario.

Total setoran adalah uang yang benar-benar kamu masukkan. Selisihnya adalah hasil simulasi dari asumsi return, bukan uang yang sudah pasti diterima. Bandingkan juga dengan 3,28%• agar tidak hanya melihat saldo nominal.

Baca cara investasi reksadanaLihat simulasi bunga majemuk
Pertanyaan umum

Investasi berkala, dijawab ringkas.

Bagaimana rumus investasi berkala ini?

Kalkulator menghitung nilai masa depan modal awal dan setoran bulanan dengan bunga majemuk bulanan. Setoran dianggap masuk pada akhir bulan.

Apakah return di kalkulator adalah prediksi?

Bukan. Return adalah asumsi pengguna untuk membandingkan skenario. Nilai investasi bisa naik atau turun dan hasil nyata dapat lebih rendah, termasuk rugi pokok.

Mengapa inflasi perlu diperhatikan?

Saldo nominal yang bertambah belum tentu membeli lebih banyak barang. Sebagai konteks, inflasi Indonesia tercatat 3,28% year on year pada September 2026 menurut Badan Pusat Statistik (BPS). Ini snapshot bertanggal, bukan prediksi, dan angka bulanan dapat berubah.

Sumber rujukan

OJK - Pengelolaan InvestasiDefinisi investasi dan pengawasanOJK Sikapi Uangmu - Mengenal Reksa Dana dan Cara TransaksinyaMekanisme dan risiko reksa danaBadan Pusat Statistik (BPS) - Inflasi September 2026Snapshot inflasi September 2026: 3,28%

Rumus matematika adalah model ilustrasi. Setiap angka return, biaya, pajak, dan inflasi perlu dibaca sebagai asumsi atau snapshot bertanggal, bukan kepastian.

Penanggung jawab halaman
Tim Redaksi Uang Bijak
Redaksi Editorial · Profil & kredensial

Tim editorial Uang Bijak yang menyusun, menyunting, dan meninjau seluruh konten edukasi keuangan. Setiap angka dirujuk ke sumber resmi (OJK, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, BPS, KSEI, dan LPS) beserta tanggalnya.

Halaman kalkulator disusun redaksi dan menautkan sumber OJK serta BPS untuk konteks edukasi.

Ditinjau oleh Ahmad Thariq Syauqi · Editor & Penanggung Jawab · Terakhir ditinjau

Tanya soal simulasi investasi