Lompat ke konten
Emas

Emas UBS vs Antam: Beda Sertifikat, Harga Buyback, dan Mana yang Cocok

Jawaban singkat

Emas UBS dan Antam sama-sama diproduksi secara resmi, tetapi berbeda pada penerbit, akreditasi, jalur buyback, dan harga masuk. LBMA mencatat Antam dalam Good Delivery List, sedangkan UBS tidak tercantum. Pilihan yang cocok bergantung pada rencana menyimpan dan menjual kembali, bukan pada harga beli saja.

Tim Redaksi Uang BijakDiperbarui 12 menit bacaDitinjau Ahmad Thariq Syauqi
Tumpukan emas batangan berukuran besar tersusun rapat di ruang penyimpanan berdinding penuh coretan tanda tangan
Di mata awam, emas batangan dari produsen mana pun tampak serupa. Perbedaannya baru terasa saat kamu membaca sertifikatnya dan mencoba menjualnya kembali. Foto: U.S. Mint / Wikimedia Commons, Public domain

Emas UBS diproduksi oleh PT Untung Bersama Sejahtera, perusahaan swasta asal Surabaya yang berdiri sejak 1981, sedangkan emas Antam diproduksi unit Logam Mulia milik PT ANTAM Tbk yang berstatus BUMN. Pembeda paling menentukan di antara keduanya bukan mereknya, melainkan akreditasi dan aturan jual kembali. Pada Good Delivery List milik London Bullion Market Association (LBMA), satu-satunya perusahaan pemurnian emas asal Indonesia yang terdaftar adalah PT Aneka Tambang (Persero) Tbk lewat unit Logam Mulia, dan UBS tidak ada di daftar itu. Konsekuensinya paling terasa saat kamu menjual, bukan saat membeli. Artikel ini membandingkan keduanya apa adanya: beda penerbit, beda sertifikat, aturan buyback resmi masing-masing, dan cara menghitung spread yang merupakan biaya sebenarnya dari emas.

Kami tidak berjualan emas dan tidak berafiliasi dengan Antam maupun UBS. Itu sebabnya artikel ini tidak akan menobatkan pemenang. Keduanya punya kelebihan yang nyata dan kelemahan yang jarang disebut brosur, dan yang cocok untukmu bergantung pada rencana keluarmu.

Emas UBS dan emas Antam sebenarnya beda di mana?

Mari mulai dari yang paling mendasar: siapa yang membuatnya. Menurut profil resmi perusahaan, UBS Gold adalah nama dagang PT Untung Bersama Sejahtera, perusahaan yang berlokasi di Surabaya dan telah berdiri lebih dari empat dekade terhitung sejak tahun 1981. Perusahaan ini berawal dari usaha rumahan, lalu tumbuh dengan mendatangkan mesin dari Italia. Yang penting kamu catat: UBS menyebut dirinya bergerak di bidang produksi perhiasan emas dan logam mulia, dengan perhiasan sebagai jantung bisnisnya. Model perhiasan baru lahir hampir setiap hari, dan mereka bermitra dengan banyak toko emas di seluruh Indonesia.

Antam berangkat dari titik yang berbeda. Emas Antam diproduksi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia milik PT ANTAM Tbk, perusahaan milik negara. Fokusnya adalah emas batangan dan produk logam mulia, bukan perhiasan harian. Karena itu, di pasaran istilah "emas Antam" dan "emas Logam Mulia" atau "LM" menunjuk barang yang sama. Kalau kamu ingin memahami kanal dan langkah pembeliannya secara rinci, kami sudah membahasnya terpisah di panduan cara beli emas Antam.

Perbedaan asal-usul ini menjelaskan banyak hal berikutnya. UBS besar di ekosistem toko emas dan perhiasan, sehingga kehadirannya luas dan akrab di banyak kota. Antam besar di ekosistem batangan investasi dengan jaringan Butik Emas LM dan harga resmi yang diumumkan harian. Bukan berarti salah satunya lebih benar, tetapi keduanya dirancang untuk kebiasaan yang berbeda. Satu hal yang sering keliru dipahami pemula: memilih di antara keduanya bukan soal mana yang emasnya "lebih asli", karena keduanya sama-sama produsen resmi yang legal dan berskala nasional. Yang berbeda adalah seberapa mudah dan seberapa seragam emas itu diterima kembali ketika kamu berbalik arah dan ingin menjualnya.

Petugas berpakaian pelindung dan bertopeng menuang logam cair yang menyala ke cetakan di meja kerja, disaksikan pengunjung dalam ruang berdinding bata
Setiap emas batangan punya produsen di belakangnya. Siapa yang memurnikan dan mencetaknya menentukan sertifikat, jaringan penjualan, dan jalur buyback yang kamu dapat. Foto: Elrondil / Wikimedia Commons, CC BY 4.0

Sertifikat dan akreditasi, apa jarak terlebar antara keduanya?

Inilah bagian yang paling sering disamarkan dalam perbandingan di internet. LBMA adalah asosiasi yang memelihara Good Delivery List, yaitu daftar perusahaan pemurnian yang produknya memenuhi standar untuk diperdagangkan di pasar emas OTC global. Kami memeriksa langsung daftar emas LBMA yang berlaku, dan hasilnya jelas: hanya ada satu entri asal Indonesia, yaitu PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Logam Mulia) di Jakarta, dengan pencatatan pertama pada 1 Januari 1999. Nama PT Untung Bersama Sejahtera tidak muncul, baik pada daftar yang berlaku maupun pada daftar perusahaan yang pernah terdaftar sebelumnya.

Antam menyatakan hal yang sama lewat halaman jaminan mutunya: ANTAM Logam Mulia memperoleh akreditasi LBMA sejak 1 Januari 1999 dan menegaskan diri sebagai satu-satunya pengolahan dan pemurnian emas di Indonesia yang bersertifikat LBMA. Di dalam negeri, laboratorium pengawasan kualitasnya juga terakreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN) sejak 1999 sesuai SNI ISO/IEC 17025:2017. Dua sumber yang berdiri sendiri, yaitu daftar LBMA dan pernyataan Antam, saling menguatkan.

Sekarang bagian yang wajib kami tegaskan supaya kamu tidak salah paham. Tidak terdaftar di LBMA bukan berarti emas UBS palsu, tidak murni, atau ilegal. Good Delivery List adalah standar untuk batangan yang diperdagangkan grosir di pasar global, bukan stempel legalitas bagi produsen emas domestik. UBS adalah produsen resmi yang produknya beredar luas dan diterima di jaringan toko emas di banyak kota. Yang berubah karena akreditasi ini adalah cakupan pengakuannya. Batangan Antam berdiri di atas standar yang diakui lintas negara, sementara pengakuan emas UBS lebih bertumpu pada reputasi merek dan jaringan tokonya di dalam negeri.

Dari sisi kemasan, Antam memakai CertiCard, yaitu kemasan tersegel yang menyatu dengan sertifikat dan dilengkapi QR code untuk dipindai lewat aplikasi CertiEye. UBS menyertakan sertifikat pada kemasan produk logam mulianya, dan untuk pembelian perhiasan di gerainya mereka memberikan kartu garansi dengan fasilitas reparasi gratis satu kali dalam periode enam bulan serta cuci ultrasonik gratis seumur hidup. Perhatikan bedanya: yang satu menonjolkan verifikasi keaslian yang bisa kamu cek sendiri lewat aplikasi, yang satu lagi menonjolkan layanan purnajual pada perhiasan.

Poin kunci: akreditasi LBMA tidak membuat emas Antam otomatis lebih menguntungkan. Yang dibeli lewat akreditasi itu adalah keseragaman dan pengakuan yang lebih luas saat menjual, dan itu biasanya sudah tercermin pada harga yang lebih tinggi ketika kamu membelinya.

Bagaimana spread jual-beli menjadi biaya sebenarnya?

Kalau hanya satu bagian dari artikel ini yang kamu ingat, jadikan bagian ini. Dalam transaksi emas selalu ada dua harga: harga beli saat kamu membeli, dan harga buyback saat kamu menjual kembali. Jarak antara keduanya disebut spread. ANTAM Logam Mulia sendiri menjelaskan lewat artikel resminya bahwa spread adalah bagian dari mekanisme yang berlaku dalam transaksi emas, dan bahwa harga emas mengikuti dinamika pasar global dengan mempertimbangkan harga emas internasional serta nilai tukar rupiah.

Menarik untuk dicatat, di artikel yang sama Antam menutup dengan pesan bahwa spread hanyalah bagian dari proses dan bukan penentu akhir perjalanan investasi. Sebagai penerbit netral yang tidak menjual emas, kami memilih menempatkannya berbeda: spread adalah biaya yang sudah pasti kamu bayar di detik pertama, sementara kenaikan harga baru sebatas kemungkinan. Biaya pasti pantas dihitung lebih serius daripada kemungkinan. Ini bukan alasan menghindari emas, tetapi alasan untuk masuk dengan mata terbuka.

Cara menghitungnya sederhana dan bisa kamu lakukan sendiri dalam satu menit. Ambil harga beli dan harga buyback pada hari yang sama dan penerbit yang sama, lalu pakai rumus ini:

  • Spread dalam rupiah = harga beli per gram dikurangi harga buyback per gram.
  • Spread dalam persen = spread rupiah dibagi harga beli, lalu dikali 100.
  • Kenaikan yang dibutuhkan untuk balik modal = spread rupiah dibagi harga buyback, lalu dikali 100.

Rumus ketiga itu yang paling sering diabaikan, padahal itulah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan harga emas sebelum kamu untung sepeser pun.

Contoh hitungan (angka ilustrasi, bukan harga sebenarnya): misalkan harga beli Rp2.000.000 per gram dan harga buyback Rp1.860.000 per gram di hari yang sama. Spread-nya Rp140.000, atau 7% dari harga beli. Artinya harga buyback perlu naik sekitar 7,5% hanya supaya kamu kembali ke titik impas, belum untung.

Ganti angka ilustrasi itu dengan angka nyata pada hari kamu bertransaksi. Jangan pernah memakai harga dari artikel mana pun, termasuk artikel ini, karena harga emas berubah setiap hari. Lihat harga emas hari ini atau kanal resmi penerbitnya, lalu hitung sendiri spread-nya. Kamu juga bisa memakai simulasi investasi untuk melihat bagaimana selisih di awal memengaruhi hasil dalam beberapa tahun. Bandingkan spread Antam dan UBS pada hari yang sama, dan kamu akan mendapat gambaran jauh lebih jujur daripada sekadar melihat mana yang harga belinya lebih murah.

Bagaimana aturan buyback menurut ketentuan resmi masing-masing?

Di sinilah kedua penerbit benar-benar berpisah jalan, dan kabar baiknya keduanya menerbitkan aturannya secara terbuka. Menurut halaman jual emas resmi Logam Mulia, emas batangan ANTAM LM terjamin keaslian dan kemurniannya selama kemasan tidak rusak, dan harga jual kembalinya mengikuti pergerakan harga emas dunia. Poin krusialnya: harga jual kembali sama untuk semua pecahan dan semua tahun produksi. Batangan lama tidak dihargai lebih murah dari batangan baru. Transaksi buyback dilakukan dengan datang langsung ke Butik Emas LM terdekat pada hari kerja Senin sampai Jumat, dan pembayarannya ditransfer pada H+1 sampai H+3 hari kerja.

Antam pun tidak lepas dari gesekan. Kamu harus hadir fisik di butik, hanya pada hari kerja, dan uangnya tidak cair seketika. Ada pula pajaknya: mengacu pada PMK Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback bernilai di atas Rp10.000.000 dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5% yang dipotong langsung dari nilai transaksi, ditambah biaya materai Rp10.000 per transaksi. Antam juga mencatat bahwa peraturan sewaktu-waktu dapat berubah.

UBS memakai pendekatan lain. Menurut pedoman buyback resmi UBS Lifestyle, buyback oleh PT Untung Bersama Sejahtera hanya berlaku untuk produk merek UBS yang dibeli secara online melalui situs mereka. Produk juga harus dalam kondisi belum pernah direparasi, tidak ditambah atau diganti komponennya, serta tidak berubah bentuk atau rusak. Prosesnya: barang dikirim ke Buyback Department di Surabaya atau ke ISC UBS Gold terdekat, diinspeksi selama dua hari kerja, lalu uangnya ditransfer hingga tiga hari kerja setelah inspeksi selesai. Untuk produk yang dibeli saat promo, buyback baru bisa dilakukan minimal tiga bulan setelah pembelian, dan produk hadiah tidak bisa dibeli kembali.

Lalu bagaimana kalau emas UBS-mu tidak dibeli online dari situs mereka? UBS menjawabnya sendiri dengan jujur di pedoman yang sama: buyback bisa dilakukan di toko-toko emas konvensional dengan peraturan dan kebijakan masing-masing toko. Kalimat itu terdengar biasa, padahal di situlah letak risikonya. Tidak ada harga tunggal yang mengikat, sehingga nilai yang kamu terima bisa berbeda antar toko dan bergantung pada kesediaan toko itu menerima barangmu.

Perlu keadilan di sini, karena kabar buruk soal buyback UBS sering dibesar-besarkan. Rumus buyback UBS untuk produk logam mulia justru tidak memotong berat sama sekali, yaitu berat dikalikan harga emas buyback saat itu. Potongan berat baru muncul pada perhiasan: 24K dihitung berat dikali 98%, dan 8K dihitung berat dikali 35%. Angka 35% itu terlihat mengejutkan sampai kamu ingat bahwa emas 8 karat memang hanya mengandung sekitar sepertiga emas murni, jadi faktor itu kurang lebih mengikuti kandungan emasnya. Pelajaran sebenarnya bukan "UBS memotong banyak", melainkan bahwa perhiasan dinilai dari kandungan emasnya, bukan dari harga yang kamu bayar, sebab yang kamu bayar juga mencakup ongkos desain dan pembuatan yang tidak ikut dibeli kembali.

Snapshot harga 1 gram dan perbandingan tiga merek

Sebelum membaca tabel, tentukan dulu kebutuhanmu. Jika fokusmu hanya pada snapshot spread, Galeri 24 terlihat paling rendah pada data yang tercatat, tetapi tanggal halamannya satu hari lebih tua. Antam menawarkan buyback resmi dengan acuan yang seragam, sedangkan UBS memberi jalur buyback resmi untuk produk yang dibeli melalui situsnya. Jadi, angka spread bukan satu-satunya dasar keputusan: tanggal data, kanal pembelian, dan tempat kamu berencana menjual kembali tetap harus dibaca bersama.

Berikut snapshot yang kami catat dari kanal resmi. Harga Antam dan UBS diambil pada 30 September 2026. Halaman harga Galeri 24 yang terukur menampilkan pembaruan 29 September 2026, sehingga angka ini bukan klaim bahwa ketiganya diambil pada menit yang sama.

KriteriaEmas AntamEmas UBSEmas Galeri 24
Harga jual 1 gramRp2.595.000, 30 Sep 2026 (Logam Mulia)Rp2.526.500, 30 Sep 2026 (UBS Lifestyle)Rp2.527.000, 29 Sep 2026 (Galeri 24)
Harga buyback 1 gramRp2.405.000Rp2.323.000Rp2.374.000
Selisih jual dan buybackRp190.000 atau 7,32%Rp203.500 atau 8,05%Rp153.000 atau 6,05%
Kenaikan buyback untuk impasSekitar 7,90%Sekitar 8,76%Sekitar 6,44%
Ketersediaan dan jalur jual kembaliKanal Logam Mulia dan Butik Emas LM; buyback resmi pada hari kerjaUBS Lifestyle untuk pembelian online; toko emas lain memakai kebijakan masing-masingHarga mengikuti sistem Galeri 24 dan jaringan penjualannya; cek syarat outlet sebelum membeli
Sertifikat dan keaslianCertiCard tersegel dan verifikasi CertiEye; pemurnian terakreditasi LBMASertifikat pada kemasan; simpan invoice dan gunakan kanal resmiPeriksa sertifikat serta detail vendor pada halaman produk dan simpan bukti pembelian

Angka spread dihitung dari harga jual dikurangi harga buyback, lalu dibagi harga jual. Kenaikan untuk impas dihitung dari spread dibagi harga buyback. Keduanya adalah hitungan snapshot, bukan janji hasil. Pajak, materai, ongkos kirim, kondisi barang, dan kebijakan outlet dapat mengubah uang bersih yang kamu terima.

Soal harga masuk, kami sengaja tidak menuliskan angka sebagai patokan abadi. Harga emas bergerak harian, dan selisih antar merek pun ikut bergerak. Gunakan tabel ini sebagai contoh pembacaan data bertanggal, lalu buka kanal resmi pada hari yang sama ketika hendak bertransaksi.

Kapan emas justru merugikan kamu?

Bagian ini tidak akan kamu temukan di brosur mana pun, jadi kami tulis terang-terangan. Emas punya beberapa titik lemah yang perlu kamu terima sebelum membeli.

Butuh waktu lama hanya untuk menutup spread. Seperti hitungan di atas, harga perlu naik beberapa persen sebelum kamu kembali ke titik impas. Kalau kamu membeli hari ini dan menjualnya bulan depan, kemungkinan besar hasilnya minus meski harga emas naik tipis. Emas bekerja untuk jangka menengah sampai panjang, dan siapa pun yang menyarankan sebaliknya sedang mengabaikan matematika dasar transaksinya.

Emas tidak memberi arus kas. Sebatang emas tidak membayar bunga, tidak membagi dividen, dan tidak menghasilkan sewa. Nilainya hanya berubah kalau harganya berubah. Bandingkan dengan deposito yang memberi bunga atau reksa dana pasar uang yang menumbuhkan nilai secara harian. Bukan berarti emas kalah, karena tujuannya memang berbeda, tetapi kamu perlu sadar bahwa emas yang diam di brankas tidak menghasilkan apa pun selama diam.

Ada risiko dan biaya penyimpanan. Emas fisik itu ringkas dan bernilai tinggi, kombinasi yang membuatnya rawan hilang atau dicuri. Menyimpannya dengan benar berarti brankas pribadi, safe deposit box, atau layanan penyimpanan resmi, dan semuanya menambah biaya atau kerepotan. Kalau kemasan segelnya rusak, posisi tawarmu saat menjual juga bisa melemah, sebab Antam sendiri mengaitkan jaminan keaslian dengan kemasan yang tidak rusak.

Menjual butuh usaha, bukan sekali klik. Baik Antam maupun UBS mensyaratkan proses: datang ke butik pada hari kerja, atau mengirim barang lalu menunggu inspeksi. Uangnya cair beberapa hari kemudian, bukan saat itu juga. Karena itu emas bukan pengganti dana darurat. Dana darurat harus bisa dicairkan cepat dan tidak boleh anjlok nilainya saat kamu butuh, dan emas gagal di kedua syarat itu.

Ada pajak saat menjual dalam jumlah besar. Seperti dijelaskan di bagian sebelumnya, buyback di atas Rp10.000.000 kena PPh Pasal 22 sesuai ketentuan yang berlaku. Ini bukan alasan menghindar, hanya komponen yang harus masuk hitunganmu sejak awal supaya tidak kaget.

Kalau kamu ingin masuk emas dengan modal kecil dan bertahap, jalur menabung emas bisa lebih masuk akal daripada langsung membeli batangan, dan kami membahasnya di panduan cara menabung emas di Pegadaian. Prinsipnya tetap sama: pahami dulu biaya masuk dan biaya keluarnya.

Bagaimana cara cek keaslian dan mewaspadai emas palsu?

Sebagus apa pun mereknya, keaslian tetap perlu kamu verifikasi sendiri. Untuk Antam, emas keluaran terbaru dikemas dalam CertiCard, kemasan tersegel yang menyatu dengan sertifikat dan memuat QR code. Menurut penjelasan resmi Logam Mulia, langkahnya adalah mengunduh aplikasi CertiEye, memindai QR code pada kemasan, lalu memastikan muncul logo ANTAM LM dengan status AUTHENTICATED. Kalau QR code tidak terbaca atau datanya tidak cocok dengan barang fisiknya, hentikan transaksi.

Untuk UBS, produk logam mulianya disertai sertifikat pada kemasan, dan verifikasi paling praktis adalah membeli lewat kanal resmi, yaitu situs UBS Lifestyle, UBS Gold Store, atau toko emas mitra yang jelas identitasnya. Simpan invoice aslinya, karena pedoman buyback UBS sendiri mensyaratkan invoice asli disertakan saat kamu menjual kembali. Tanpa invoice, jalur buyback resminya tertutup.

Prinsip yang berlaku untuk keduanya: jaga kemasan tetap utuh, jangan membuka segel tanpa alasan kuat, dan jangan tergiur harga yang jauh di bawah pasaran dari penjual perorangan. Harga yang tidak masuk akal hampir selalu menandakan ada yang tidak beres.

Waspada: hati-hati pada skema titip emas atau "investasi emas" yang menjanjikan imbal hasil tetap. Sejak 2017 sampai 12 November 2025, Satgas PASTI OJK telah menghentikan 14.005 entitas keuangan ilegal, di antaranya 1.882 entitas investasi ilegal. Membeli emas fisik dari kanal resmi berbeda jauh dari menyerahkan uangmu ke pihak yang menjanjikan keuntungan tetap.

Jadi, mana yang cocok untuk kamu?

Kami tidak akan menobatkan pemenang, karena pertanyaannya memang salah arah. Yang benar bukan "mana yang lebih bagus", melainkan "mana yang cocok dengan cara saya membeli dan menjual nanti". Dari semua yang sudah dibahas, keputusannya bisa diringkas begini.

Emas Antam cenderung lebih cocok kalau tujuanmu murni menyimpan nilai dalam jangka panjang, kamu ingin harga jual kembali yang seragam tanpa perlu menawar, kamu tinggal dekat Butik Emas LM atau tidak keberatan mengurus buyback pada hari kerja, dan kamu menghargai akreditasi yang diakui lintas negara. Konsekuensinya, kamu umumnya membayar lebih mahal di awal.

Emas UBS cenderung lebih cocok kalau kamu ingin harga masuk yang lebih terjangkau, kamu terbiasa bertransaksi lewat jaringan toko emas di kotamu, atau kamu memang mencari perhiasan yang bisa dipakai sekaligus disimpan nilainya. Konsekuensinya, kamu perlu lebih rajin memeriksa kebijakan buyback tempat kamu berencana menjual, dan menyimpan invoice dengan rapi.

Ada satu hal yang berlaku untuk keduanya dan sering diabaikan: tanyakan jalur keluarnya sebelum kamu masuk. Sebelum membayar, cari tahu siapa yang akan membeli emas itu kembali, dengan harga acuan apa, dan dengan syarat apa. Kalau jawabannya tidak jelas, itu masalah, tidak peduli semerek apa pun barangnya. Banyak orang menghabiskan berjam-jam membandingkan harga beli sampai selisih ribuan rupiah, lalu tidak pernah membuka satu pun halaman pedoman buyback. Padahal biaya terbesarmu justru tersembunyi di sana.

Terakhir, jangan letakkan emas di posisi yang bukan miliknya. Emas adalah pelengkap, bukan fondasi. Pastikan dana daruratmu sudah aman dan pengeluaran bulananmu sudah tertata sebelum mengalihkan dana besar ke emas. Kalau kamu ingin memperdalam topik ini, lanjutkan ke pilar emas tempat kami mengumpulkan panduan lainnya, dan biasakan mengecek harga emas hari ini langsung dari sumbernya, bukan dari ingatan atau artikel lama.

Disclaimer: artikel ini bersifat edukasi dan bukan ajakan maupun rekomendasi untuk membeli atau menjual produk emas merek tertentu. Harga emas dapat naik dan turun, dan kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Semua ketentuan harga, biaya, buyback, dan pajak yang dikutip di sini dapat berubah sewaktu-waktu, jadi verifikasi ulang langsung ke kanal resmi penerbitnya dan sesuaikan setiap keputusan dengan kondisi keuanganmu sendiri.
Tangan berjam tangan dan bercincin memegang sebongkah emas batangan tebal yang diletakkan di atas alas berlapis kain merah
Sebelum emas berpindah ke tanganmu, tanyakan dulu siapa yang akan membelinya kembali, dengan harga acuan apa, dan dengan syarat apa. Foto: Rudolph.A.furtado / Wikimedia Commons, CC0
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa bedanya emas UBS dan emas Antam?
Emas UBS diproduksi PT Untung Bersama Sejahtera, perusahaan swasta di Surabaya yang berdiri sejak 1981 dan berakar di industri perhiasan. Emas Antam diproduksi unit Logam Mulia milik PT ANTAM Tbk, sebuah BUMN. Perbedaan paling nyata ada pada akreditasi dan aturan jual kembali, bukan pada kemurnian yang tertera di kemasan.
Apakah emas UBS bersertifikat LBMA?
Tidak. Pada Good Delivery List emas milik London Bullion Market Association, satu-satunya perusahaan pemurnian asal Indonesia yang terdaftar adalah PT Aneka Tambang (Persero) Tbk lewat unit Logam Mulia, terakreditasi sejak 1 Januari 1999. UBS tidak ada di daftar tersebut. Ini bukan berarti emas UBS palsu, melainkan bahwa produknya tidak memakai standar batangan untuk pasar emas global.
Kenapa harga beli emas selalu lebih tinggi dari harga buyback?
Selisih itu disebut spread, dan menurut penjelasan resmi ANTAM Logam Mulia keberadaannya adalah bagian dari mekanisme normal dalam transaksi emas. Spread inilah biaya sebenarnya yang kamu tanggung. Emas baru menutup modal setelah harga buyback naik melewati harga yang kamu bayar di awal.
Apakah emas UBS bisa dijual kembali di mana saja?
Tidak otomatis. Menurut pedoman buyback resmi PT Untung Bersama Sejahtera, buyback oleh perusahaan hanya berlaku untuk produk merek UBS yang dibeli secara online lewat situs UBS Lifestyle. Di luar itu, penjualan kembali mengikuti peraturan dan kebijakan masing-masing toko emas konvensional, sehingga harganya bisa berbeda antar toko.
Apakah menjual emas kena pajak?
Menurut halaman buyback resmi Logam Mulia, mengacu pada PMK Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10.000.000 dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5% yang dipotong langsung dari nilai transaksi, ditambah biaya materai Rp10.000 per transaksi. Ketentuan pajak bisa berubah, jadi konfirmasi ke kanal resmi saat bertransaksi.
Mana yang lebih baik, emas UBS atau emas Antam?
Tidak ada jawaban tunggal. Antam unggul pada akreditasi LBMA dan harga buyback yang seragam untuk semua pecahan serta tahun produksi, tetapi umumnya dihargai lebih tinggi di awal. UBS umumnya lebih mudah dijangkau lewat jaringan toko emas dan pilihan perhiasannya luas, tetapi jalur jual kembalinya lebih bergantung pada kebijakan toko. Pilih berdasarkan rencana keluarmu, bukan hanya harga masuknya.
Berapa harga emas UBS, Antam, dan Galeri 24 hari ini?
Pada snapshot yang dicatat 30 September 2026, harga 1 gram Antam di kanal resmi Logam Mulia adalah Rp2.595.000 dengan buyback Rp2.405.000, sedangkan UBS Gold mencantumkan harga beli Rp2.526.500 dan buyback Rp2.323.000. Halaman harga Galeri 24 yang terukur mencantumkan pembaruan 29 September 2026: harga jual 1 gram Rp2.527.000 dan buyback Rp2.374.000. Harga dapat berubah, dan tanggal serta kanal sumber harus dibaca sebelum membandingkan.
Tentang penulis
Tim Redaksi Uang Bijak
Redaksi Editorial · Profil & kredensial

Tim editorial Uang Bijak yang menyusun, menyunting, dan meninjau seluruh konten edukasi keuangan. Setiap angka dirujuk ke sumber resmi (OJK, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, BPS, KSEI, dan LPS) beserta tanggalnya.

Ditinjau oleh Ahmad Thariq Syauqi · Editor & Penanggung Jawab

Masih ada yang ingin ditanyakan soal emas? Ceritakan kondisimu, kami bantu arahkan langkah yang masuk akal.

Tanya via WhatsApp