Lompat ke konten
Reksadana

NAB Reksadana: Arti Nilai Aktiva Bersih, Rumus, dan Cara Membacanya

Penjelasan NAB reksadana: beda NAB total dan NAB per unit, rumusnya, aturan cut-off 13.00 WIB, cara baca perubahannya, dan cara cek NAB resmi.

Tim Redaksi Uang Bijak16 menit bacaDitinjau Ahmad Thariq Syauqi
Timbangan kuningan dua piring di atas meja kayu gelap dengan cahaya samping lembut

NAB reksadana adalah singkatan dari Nilai Aktiva Bersih, dan hampir semua penjelasan reksa dana memakai istilah ini tanpa pernah membedahnya. Angka itu muncul di layar aplikasi, di fund fact sheet, di laporan bulanan, dan di hampir setiap percakapan tentang untung rugi reksa dana. Padahal ada dua angka berbeda yang sama-sama dipanggil NAB, dihitung oleh pihak yang mungkin bukan yang kamu kira, diumumkan pada waktu yang tidak sama dengan waktu kamu menekan tombol beli, dan hanya sebagian biaya yang sudah tercermin di dalamnya.

Artikel ini membedah NAB dari sisi mekanismenya: apa yang dihitung, siapa yang menghitung, kapan diumumkan, bagaimana membaca perubahannya, dan di mana angka resminya bisa dicek. Kalau kamu belum kenal reksa dana sama sekali, mulai dulu dari reksadana adalah untuk pengertian dasarnya, lalu cara kerja reksadana untuk alur dananya. Di sini kita langsung fokus ke angkanya.

Seluruh ketentuan di bawah dirujuk dari POJK Nomor 23/POJK.04/2016, POJK Nomor 25/POJK.04/2020, laman edukasi OJK Sikapi Uangmu, dan portal Pusat Informasi Industri Pengelolaan Investasi OJK yang kami akses pada 9 September 2026. Tulisan ini bersifat edukasi, bukan nasihat keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual produk, dan tidak menjanjikan hasil apa pun.

Nilai Aktiva Bersih dan NAB per unit penyertaan itu dua angka berbeda

Kebingungan paling sering terjadi karena satu singkatan dipakai untuk dua hal. Yang pertama adalah Nilai Aktiva Bersih reksa dana secara keseluruhan, yaitu nilai seluruh kekayaan produk itu setelah dikurangi kewajibannya. Angka ini besar, satuannya miliar sampai triliun rupiah, dan biasanya disebut juga dana kelolaan bersih. Yang kedua adalah NAB per Unit Penyertaan, yaitu bagian dari nilai bersih itu yang dialokasikan ke setiap unit. Angka inilah yang muncul di aplikasi dan di fund fact sheet, dan biasanya berkisar di ribuan rupiah.

Unit Penyertaan sendiri punya definisi hukum yang tegas. Pasal 1 angka 3 POJK Nomor 23/POJK.04/2016 tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif menyebutnya sebagai satuan ukuran yang menunjukkan bagian kepentingan setiap Pihak dalam portofolio investasi kolektif. Jadi unit bukan lembar saham dan bukan sertifikat kepemilikan barang. Ia adalah alat ukur porsi.

Perbedaan ini penting karena keduanya bisa bergerak ke arah berlawanan pada periode yang sama. NAB reksa dana secara keseluruhan bisa turun karena banyak pemegang unit mencairkan dana, meski NAB per unitnya justru naik. Sebaliknya, NAB keseluruhan bisa naik karena banyak dana baru masuk, meski nilai per unitnya sedang melemah. Menyimpulkan untung rugi dari angka yang salah adalah kesalahan membaca yang paling sering terjadi, dan bagian berikutnya menunjukkan contohnya dengan data resmi.

Skala industrinya juga membantu memberi konteks. Pada daftar Produk Reksadana di portal Pusat Informasi Industri Pengelolaan Investasi OJK yang kami akses 9 September 2026, tercatat 2.471 entri produk beserta Manajer Investasi dan Bank Kustodiannya masing-masing. Setiap entri itu punya NAB per unitnya sendiri yang dihitung terpisah setiap hari bursa. Kalau kamu ingin melihat gambaran ragam produknya lebih dulu, jenis reksadana dan contoh reksadana sudah membahas pengelompokannya.

Rumus NAB dan aritmetika yang perlu kamu kuasai

Rumusnya sederhana dan tidak berubah: total nilai aset reksa dana dikurangi seluruh kewajibannya, lalu dibagi jumlah Unit Penyertaan yang beredar. Hasilnya adalah NAB per Unit Penyertaan untuk hari itu. Yang membuatnya tidak sesederhana kelihatannya adalah kata "nilai aset".

Aset reksa dana tidak dinilai dari harga belinya, melainkan dari Nilai Pasar Wajar. Pasal 1 angka 10 POJK Nomor 23/POJK.04/2016 mendefinisikan Nilai Pasar Wajar dari Efek sebagai nilai yang dapat diperoleh dari transaksi efek yang dilakukan antar pihak yang bebas, bukan karena paksaan atau likuidasi. Definisi itu penting karena sebagian portofolio reksa dana, terutama surat utang, tidak selalu diperdagangkan setiap hari sehingga nilainya perlu ditetapkan dengan metode penilaian, bukan sekadar disalin dari papan harga.

Sisi kewajiban mencakup hal yang harus dibayar reksa dana, termasuk biaya yang menjadi bebannya. Konsekuensinya dibahas tersendiri di bawah, tapi intinya sudah bisa disebut sekarang: NAB per unit yang kamu lihat adalah angka setelah biaya tingkat produk, bukan angka kotor.

Pembagi rumusnya, yaitu jumlah unit beredar, juga bergerak setiap hari. Setiap pembelian menambah unit, setiap penjualan kembali mengurangi unit. Karena pembelian dilakukan dalam nominal rupiah dan bukan per lembar, jumlah unit hampir selalu berupa pecahan desimal. Ini bukan teori: pada Statistik NAB Reksadana OJK, kolom Total Unit Penyertaan memang ditulis sampai dua angka di belakang koma, misalnya 494.643.806.337,69 unit untuk posisi akhir Agustus 2026.

Satu titik awal yang perlu diingat: Pasal 14 ayat (1) POJK Nomor 23/POJK.04/2016 mewajibkan Nilai Aktiva Bersih awal untuk setiap Unit Penyertaan ditetapkan sebesar Rp1.000. Untuk produk berdenominasi mata uang asing, ayat (2) menetapkan nilai awal US$1 atau EUR1, atau besaran lain setelah mendapat persetujuan OJK. Ayat (4) memberi pengecualian untuk reksa dana yang unitnya diperdagangkan di Bursa Efek sepanjang sudah diatur dalam kontrak dan prospektusnya. Titik awal Rp1.000 inilah kunci untuk memahami kenapa NAB per unit yang besar tidak berarti mahal.

Toples kaca bening berisi kelereng bening seragam di atas permukaan beton abu-abu
Unit penyertaan berfungsi sebagai satuan ukur porsi, bukan sebagai barang yang dihargai satuan

Siapa yang menghitung NAB dan siapa yang memvalidasinya

Banyak orang mengira Manajer Investasi yang menghitung dan mengumumkan NAB. Aturannya justru memisahkan dua peran itu, dan pemisahan tersebut adalah salah satu pengaman utama dalam industri reksa dana.

Pasal 15 ayat (1) POJK Nomor 23/POJK.04/2016 mewajibkan Manajer Investasi menghitung Nilai Pasar Wajar dari efek dalam portofolio setiap hari bursa dan menyampaikannya segera kepada Bank Kustodian. Ayat (2) menegaskan penghitungan itu harus mengikuti peraturan pasar modal yang mengatur Nilai Pasar Wajar dari efek dalam portofolio reksa dana. Setelah data masuk, Pasal 12 memberi tugas berikutnya kepada pihak lain: Bank Kustodian wajib menghitung Nilai Aktiva Bersih per Unit Penyertaan setiap hari bursa dan mengumumkannya melalui media massa.

Pemisahan itu dijaga sampai ke tingkat kepemilikan. Pasal 56 aturan yang sama menyatakan Manajer Investasi dilarang terafiliasi dengan Bank Kustodian, sehingga pihak yang mengelola portofolio dan pihak yang menghitung serta mengumumkan nilainya tidak boleh berada dalam satu kendali. Bank Kustodian juga yang memegang uangnya. Pasal 31 ayat (2) mewajibkan Bank Kustodian membayar biaya yang menjadi beban reksa dana sesuai perintah Manajer Investasi, artinya pengelola portofolio tidak menguasai rekening produk secara langsung. Pasal 62 huruf c menegaskan bahwa kewajiban Bank Kustodian yang dimuat dalam Kontrak Investasi Kolektif paling sedikit mencakup penghitungan Nilai Aktiva Bersih reksa dana setiap hari bursa. Portal OJK mencatat 24 entri Bank Kustodian pada daftar yang kami akses 9 September 2026.

PekerjaanPihak yang wajib melakukanDasar aturan
Menghitung Nilai Pasar Wajar efek dalam portofolio setiap hari bursaManajer InvestasiPasal 15 ayat (1)
Menghitung NAB per Unit Penyertaan setiap hari bursaBank KustodianPasal 12 dan Pasal 62 huruf c
Mengumumkan NAB per Unit Penyertaan melalui media massaBank KustodianPasal 12
Membayar biaya yang menjadi beban reksa danaBank Kustodian, atas perintah Manajer InvestasiPasal 31 ayat (2)
Menetapkan tata cara penghitungan NAB dan prosedur koreksi bila salah hitungDimuat dalam Kontrak Investasi KolektifPasal 59 huruf p dan huruf q

Baris terakhir tabel itu layak diperhatikan. Aturan mewajibkan kontrak memuat prosedur penyelesaian kesalahan penghitungan Nilai Aktiva Bersih. Artinya regulator sendiri mengakui kesalahan hitung mungkin terjadi dan menuntut mekanisme koreksinya tertulis sejak awal. Kalau kamu menemukan angka yang janggal di laporanmu, jalur pemeriksaannya sudah ada, bukan mengarang.

Kapan NAB diumumkan dan kenapa jam 13.00 WIB penting

NAB bukan harga yang berkedip sepanjang hari seperti kuotasi saham. Ia dihitung sekali sehari, setelah pasar tutup, ketika seluruh nilai portofolio bisa dikunci. Laman edukasi OJK Sikapi Uangmu berjudul "Mengenal Reksa Dana dan Cara Transaksinya: Beli, Jual, dan Switching" menjelaskan bahwa nilai investasi tercermin dalam Nilai Aktiva Bersih yang dihitung setiap hari setelah penutupan bursa dan diumumkan pada hari berikutnya.

Konsekuensinya langsung terasa saat bertransaksi. Laman yang sama menyatakan harga pembelian tidak langsung ditentukan saat transaksi dilakukan, melainkan berdasarkan NAB yang dihitung setelah penutupan bursa pada hari tersebut. Untuk penjualan kembali berlaku pola serupa, dan dana hasil penjualan disebut ditransfer maksimal dalam waktu 7 hari kerja. Jadi ada jarak waktu antara keputusanmu dan angka yang akhirnya dipakai.

Batas waktunya diatur tegas. Pasal 18 ayat (1) POJK Nomor 23/POJK.04/2016 menetapkan bahwa perintah transaksi Unit Penyertaan yang diterima secara lengkap oleh Manajer Investasi sampai dengan pukul 13.00 Waktu Indonesia Barat wajib diproses berdasarkan NAB yang ditetapkan pada akhir hari bursa yang bersangkutan. Perintah yang diterima setelah pukul 13.00 WIB wajib diproses berdasarkan NAB yang ditetapkan pada akhir hari bursa berikutnya. Ayat (2) memberi pengecualian bagi reksa dana yang unitnya diperdagangkan di Bursa Efek sepanjang hal itu sudah dimuat dalam kontrak dan prospektusnya.

Ada tiga hal praktis yang menempel pada aturan ini. Pertama, yang dihitung adalah waktu perintah diterima secara lengkap, bukan waktu kamu menekan tombol. Dana yang belum masuk atau dokumen yang belum lengkap membuat perintahmu belum dianggap diterima. Kedua, kanal penjual bisa menetapkan batas waktu internal yang lebih awal daripada pukul 13.00 WIB untuk memberi ruang pemrosesan, dan batas itu ada di ketentuan kanal masing-masing. Ketiga, hari libur bursa bukan hari bursa, sehingga instruksi yang masuk pada hari itu menunggu hari bursa terdekat. Kalau kamu terbiasa membeli lewat aplikasi, cara investasi reksadana dan aplikasi reksadana terbaik membahas sisi kanalnya lebih jauh.

Untuk pengalihan antarproduk, Pasal 19 menambahkan syarat lain: pengalihan hanya dapat dilakukan antar reksa dana yang dikelola oleh Manajer Investasi yang sama, dan dilaksanakan lewat mekanisme penjualan kembali dan pembelian pada waktu bersamaan. Laman Sikapi Uangmu menyebut hal serupa untuk fitur switching. Jadi berpindah produk tetap menyentuh dua kali penetapan NAB, bukan satu.

Membaca perubahan NAB tanpa salah simpulan

Sekarang bagian yang paling sering disalahartikan. Statistik NAB Reksadana pada portal Pusat Informasi Industri Pengelolaan Investasi OJK menyajikan dua kolom berdampingan untuk setiap bulan: Total Nilai Aktiva Bersih dan Total Unit Penyertaan. Portal itu mencatat sumber datanya adalah Laporan Harian Bank Kustodian, datanya per akhir bulan, dipublikasi mulai tanggal 8 pada bulan berikutnya, dan masih dapat berubah bila ada koreksi dari Bank Kustodian. Berikut empat posisi dari tabel tersebut yang kami akses pada 9 September 2026.

Posisi akhir bulanTotal Nilai Aktiva BersihTotal Unit PenyertaanRata-rata per unit (hitungan kami)
Januari 2026Rp706.370.996.318.303509.641.100.456,99sekitar Rp1.386
Juni 2026Rp656.869.507.709.461506.965.417.988,25sekitar Rp1.296
Juli 2026Rp656.542.402.547.236498.516.436.758,06sekitar Rp1.317
Agustus 2026Rp656.896.823.664.549494.643.806.337,69sekitar Rp1.328

Kolom terakhir bukan angka yang diterbitkan OJK. Itu hasil pembagian dua kolom sebelumnya yang kami lakukan sendiri untuk memperagakan rumusnya, dan bukan NAB per unit produk mana pun. Perhatikan baris Juni ke Juli. Total Nilai Aktiva Bersih industri turun, tetapi rata-rata nilai per unitnya justru naik, karena jumlah unit beredar berkurang lebih cepat daripada nilai totalnya. Ini contoh nyata bahwa NAB turun tidak otomatis berarti nilai investasi per pemegang unit ikut turun.

Portal OJK juga mencatat bahwa sejak Oktober 2021 total NAB itu sudah termasuk NAB produk investasi lainnya dan pemisahannya masih dikembangkan, serta NAB berdenominasi mata uang asing dikonversi memakai kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal NAB dikeluarkan. Jadi angka agregat tersebut berguna sebagai gambaran skala, bukan sebagai ukuran kinerja.

Ada dua sebab lain NAB per unit bisa turun tanpa ada yang salah. Pertama, pembagian uang tunai kepada pemegang unit. POJK Nomor 23/POJK.04/2016 memungkinkan kontrak menetapkan kebijakan pembagian hasil secara berkala, dan Pasal 62 huruf f menempatkan pembayarannya sebagai tugas Bank Kustodian. Uang yang keluar dari produk membuat nilai per unit menyusut, tapi jumlah yang sama masuk ke rekeningmu. Kedua, penurunan nilai pasar yang belum kamu realisasikan. Selisihnya baru menjadi untung atau rugi nyata ketika penjualan kembali diproses.

Cara resmi mengukur hasilnya pun memakai persentase, bukan selisih nominal. Lampiran POJK Nomor 25/POJK.04/2020 mendefinisikan total hasil investasi sebagai perbandingan antara kenaikan nilai aktiva bersih per Unit Penyertaan dalam satu periode dengan nilai aktiva bersih per Unit Penyertaan pada awal periode. Aturan yang sama mewajibkan ikhtisar keuangan singkat memuat kalimat bahwa tabel tersebut semata-mata membantu memahami kinerja masa lalu dan tidak boleh dianggap indikasi bahwa kinerja masa depan akan sama baiknya. Perbandingan antarkategori juga tidak setara, seperti sudah dibahas di reksadana pasar uang dan reksadana pendapatan tetap.

Peringatan membaca angka: satu hari, satu minggu, bahkan satu bulan perubahan NAB tidak cukup untuk menilai pengelolaan. Pastikan dulu angka mana yang kamu lihat, periode mana yang dibandingkan, dan apakah ada pembagian uang tunai di tengah periode itu.
Dua kotak logam polos berbeda ukuran berjajar di atas meja kayu terang
Ukuran wadah tidak menentukan seberapa berharga isinya, begitu pula angka NAB per unit

Kenapa NAB per unit yang tinggi tidak berarti mahal

Kebiasaan berpikir dari pasar saham sering terbawa ke reksa dana. Di saham, harga per lembar terasa punya arti karena kamu membeli dalam satuan lot. Di reksa dana, logikanya berbeda dan aturannya membuat perbedaan itu jelas.

Semua reksa dana konvensional berangkat dari titik yang sama. Pasal 14 ayat (1) POJK Nomor 23/POJK.04/2016 mewajibkan NAB awal setiap Unit Penyertaan ditetapkan sebesar Rp1.000, dan laman Sikapi Uangmu menyebut hal serupa dengan kalimat bahwa NAB awal umumnya ditetapkan sebesar Rp1.000 per unit. Karena semua mulai dari angka yang sama, NAB per unit hari ini lebih menggambarkan berapa lama produk itu berjalan dan bagaimana hasilnya terakumulasi, bukan seberapa mahal ia dijual.

Kamu juga tidak membeli per lembar. Transaksi dilakukan dalam nominal rupiah, lalu dikonversi menjadi unit berdasarkan NAB yang berlaku, dan hasilnya boleh berupa pecahan. Laman Sikapi Uangmu bahkan menyebut investasi reksa dana dapat dimulai dari nominal yang sangat terjangkau, mulai dari Rp10.000. Dengan pembelian berbasis nominal, dana yang sama akan membeli lebih sedikit unit pada produk ber-NAB tinggi dan lebih banyak unit pada produk ber-NAB rendah, dengan nilai kepemilikan yang persis sama. Tidak ada yang lebih murah atau lebih mahal di situ.

Yang benar-benar membedakan produk adalah isi portofolio, kebijakan investasi, biaya, dan risikonya, bukan angka NAB per unitnya. Karena itu perbandingan yang masuk akal dilakukan pada persentase perubahan dalam periode yang sama, ditambah pemahaman atas apa yang dipegang produk tersebut. Kalau kamu sedang menimbang antara instrumen, reksadana atau saham dan keuntungan reksadana memberi kerangka pembandingnya, sedangkan pembaca yang mencari kesesuaian prinsip syariah bisa mulai dari reksadana syariah dan apakah reksadana halal.

Satu catatan tambahan: NAB juga dipakai sebagai ambang batas administratif, bukan cuma alat ukur hasil. Pasal 45 huruf d POJK Nomor 23/POJK.04/2016 menyebut reksa dana wajib dibubarkan bila total Nilai Aktiva Bersihnya kurang dari Rp10.000.000.000 selama 120 hari bursa berturut-turut. Jadi ukuran dana kelolaan bersih punya konsekuensi hukum tersendiri, terpisah dari soal untung rugi pemegang unit.

NAB dan biaya: mana yang sudah tercermin dan mana yang belum

Ini bagian yang paling sering membuat orang merasa hitungannya tidak cocok. Jawabannya ada pada pembagian beban biaya yang diatur POJK Nomor 23/POJK.04/2016 dalam tiga pasal berurutan.

Pasal 30 menyebut biaya yang menjadi beban Manajer Investasi, antara lain biaya persiapan pembentukan reksa dana, biaya administrasi pengelolaan, biaya pemasaran, biaya pencetakan formulir, biaya cetak dan distribusi prospektus pertama kali, serta biaya pembubaran reksa dana. Pasal 31 ayat (1) menyebut biaya yang menjadi beban reksa dana, meliputi biaya pengelolaan Manajer Investasi, biaya Bank Kustodian, biaya asuransi portofolio bila ada, biaya transaksi pembelian dan penjualan portofolio efek, biaya pembaharuan prospektus dan distribusinya, biaya jasa akuntan yang memeriksa laporan keuangan tahunan, serta biaya lain yang ditetapkan dalam kontrak. Pasal 32 menyebut biaya yang menjadi beban pemegang Unit Penyertaan, yaitu biaya penjualan, biaya pembelian kembali atau pelunasan, biaya pengalihan, dan biaya transfer dana, masing-masing bila ada.

Konsekuensinya jelas. Biaya pada Pasal 31 masuk sebagai pengurang di tingkat produk, sehingga sudah tercermin dalam NAB per unit yang kamu lihat. Biaya pada Pasal 32 tidak tercermin di NAB, karena dibebankan kepadamu secara terpisah saat bertransaksi. Itu sebabnya hasil bersih yang benar-benar kamu terima bisa lebih kecil daripada yang terbaca dari selisih NAB.

POJK Nomor 25/POJK.04/2020 mengonfirmasi pemisahan itu lewat rumusnya. Untuk pos "hasil investasi setelah memperhitungkan biaya pemasaran", aturan itu meminta NAB per unit pada awal periode ditambah biaya pemasaran atau penjualan yang dibayar pemodal, dan NAB per unit pada akhir periode dikurangi biaya pelunasan yang dibayarkan pemodal. Penyesuaian semacam itu hanya masuk akal kalau biaya tersebut memang belum ada di dalam NAB. Aturan yang sama juga mendefinisikan biaya operasi reksa dana dalam satu tahun sebagai perbandingan antara biaya operasi dalam satu tahun dengan rata-rata nilai aktiva bersih dalam satu tahun, yang di banyak dokumen produk muncul sebagai rasio biaya.

Bentuk nyatanya bisa dilihat pada satu fund fact sheet resmi. Kami membuka dokumen Fund Fact Sheet edisi Juli 2026 untuk salah satu reksa dana saham yang dikelola PT Mandiri Manajemen Investasi pada laman resminya, semata sebagai contoh bentuk dokumen dan bukan sebagai rekomendasi produk. Dokumen itu mencantumkan NAV per unit di bagian paling atas, tanggal pengambilan data reksa dana, keterangan periode penilaian harian, nama Bank Kustodian, lalu baris-baris biaya yang terpisah rapi seperti berikut.

Baris pada fund fact sheetMenjadi bebanTerlihat di NAB per unit?
Imbal jasa Manajer InvestasiReksa dana (Pasal 31)Sudah, sebagai pengurang harian
Imbal jasa Bank KustodianReksa dana (Pasal 31)Sudah, sebagai pengurang harian
Biaya pembelianPemegang Unit Penyertaan (Pasal 32)Belum, dipotong saat kamu membeli
Biaya penjualan kembaliPemegang Unit Penyertaan (Pasal 32)Belum, dipotong saat kamu mencairkan
Biaya pengalihanPemegang Unit Penyertaan (Pasal 32)Belum, dipotong saat kamu switching

Angka persentase pada tiap baris berbeda antarproduk dan antaredisi dokumen, jadi jangan menyalinnya dari artikel mana pun, termasuk artikel ini. Buka dokumen produk yang benar-benar kamu pertimbangkan dan lihat edisi terbarunya. Perlu diingat juga bahwa daftar risiko utama pada fund fact sheet yang kami buka secara eksplisit memuat butir risiko berkurangnya nilai aktiva bersih setiap Unit Penyertaan, jadi kemungkinan penurunan itu memang bagian dari produk, bukan kejutan.

Jam pasir kuningan dan sebuah kunci logam polos di atas kain linen abu-abu
NAB punya jadwal tetap: dihitung setelah bursa tutup, diumumkan pada hari berikutnya

Cara mengecek NAB resmi dan dokumen yang memuatnya

Angka yang tampil di aplikasi memang praktis, tapi bukan satu-satunya rujukan dan bukan yang paling otoritatif. Berikut urutan sumber yang bisa kamu pakai, dari yang paling umum ke yang paling spesifik pada kepemilikanmu sendiri.

Mulai dari portal Pusat Informasi Industri Pengelolaan Investasi OJK di reksadana.ojk.go.id. Portal itu menyediakan daftar Produk Reksadana lengkap dengan Manajer Investasi, Bank Kustodian, dan tipe produknya, daftar Bank Kustodian, daftar Manajer Investasi, daftar Agen Penjual Efek Reksa Dana, halaman Regulasi, serta halaman Statistik NAB Reksadana untuk data agregat bulanan. Gunakan portal ini lebih dulu untuk memastikan nama badan hukum yang sebenarnya, bukan sekadar nama dagang di aplikasi.

Untuk satu produk, dokumen utamanya adalah prospektus dan fund fact sheet. POJK Nomor 25/POJK.04/2020 mewajibkan bagian istilah dan definisi dalam prospektus memuat pengertian, metode penghitungan, dan periode pengumuman nilai aktiva bersih. Aturan yang sama juga menetapkan bahwa pada kulit muka prospektus dicantumkan keterangan harga penawaran sama dengan nilai aktiva bersih per saham atau Unit Penyertaan, serta pernyataan huruf besar bahwa OJK tidak memberikan pernyataan menyetujui atau tidak menyetujui efek tersebut dan tidak menyatakan kebenaran atau kecukupan isi prospektus. Jadi kalau kamu ingin tahu persis bagaimana NAB satu produk dihitung dan kapan diumumkan, jawabannya wajib ada di prospektusnya.

Untuk kepemilikanmu sendiri, rujuk surat konfirmasi transaksi. Fund fact sheet yang kami buka menyatakan bahwa sesuai peraturan OJK yang berlaku, surat konfirmasi atas transaksi pembelian, penjualan kembali, dan pengalihan merupakan bukti hukum yang sah atas kepemilikan reksa dana, dan surat itu diterbitkan serta dikirimkan oleh Bank Kustodian. Dokumen yang sama mengarahkan pemegang unit untuk melihat kepemilikannya melalui fasilitas AKSes KSEI. Cocokkan nama produk, tanggal, jumlah unit, dan NAB yang dipakai di ketiga tempat itu.

Terakhir, sesuaikan ekspektasi waktu. NAB harian per produk diumumkan Bank Kustodian, sedangkan statistik agregat baru terbit mulai tanggal 8 bulan berikutnya dan masih bisa dikoreksi. Mencampur dua jadwal itu membuat orang mengira datanya tidak konsisten padahal hanya beda periode publikasi. Kalau instrumen pembandingmu adalah produk perbankan dengan bunga tetap, mekanismenya berbeda sama sekali, seperti dijelaskan di deposito adalah.

Yang perlu dicek dulu sebelum memakai angka NAB

  1. Pastikan dulu angka mana yang kamu baca. NAB reksa dana secara keseluruhan dan NAB per Unit Penyertaan bisa bergerak berlawanan arah pada periode yang sama.
  2. Cek tanggal pengambilan datanya. Fund fact sheet memuat tanggal pengambilan data tersendiri, dan Statistik NAB Reksadana OJK adalah posisi akhir bulan yang baru terbit mulai tanggal 8 bulan berikutnya.
  3. Hitung jam, bukan hanya tanggal. Perintah lengkap sampai pukul 13.00 WIB memakai NAB akhir hari bursa itu, setelahnya memakai NAB akhir hari bursa berikutnya, dan kanal penjual bisa punya batas internal yang lebih awal.
  4. Pisahkan biaya yang sudah masuk NAB dari yang belum. Imbal jasa Manajer Investasi dan Bank Kustodian menjadi beban reksa dana, sedangkan biaya pembelian, penjualan kembali, pengalihan, dan transfer menjadi beban kamu.
  5. Jangan menilai mahal murah dari NAB per unit. Semua produk berangkat dari Rp1.000 per unit, dan kamu membeli berdasarkan nominal, bukan per lembar.
  6. Periksa apakah ada pembagian uang tunai di tengah periode. Pembagian itu menurunkan NAB per unit tanpa membuatmu rugi.
  7. Simpan surat konfirmasi transaksi dari Bank Kustodian dan cocokkan dengan catatan di AKSes KSEI serta laporan kanal transaksimu.
  8. Kalau angkanya janggal, gunakan jalur resmi. Kontrak Investasi Kolektif wajib memuat prosedur penyelesaian kesalahan penghitungan Nilai Aktiva Bersih, jadi pemeriksaan itu memang disediakan.

Menguasai NAB tidak membuat hasil investasi jadi pasti, tapi membuatmu berhenti salah membaca. Sebagian besar kepanikan soal reksa dana lahir dari menyimpulkan hal besar dari angka yang belum dipahami: mengira NAB turun berarti uang hilang, mengira produk ber-NAB tinggi terlalu mahal, atau mengira selisih NAB sudah sama dengan uang yang akan diterima. Semua itu bisa diluruskan hanya dengan mengetahui angka mana yang sedang dilihat dan aturan mana yang mengaturnya. Kalau kamu masih menimbang apakah uang yang dipakai memang sudah semestinya diinvestasikan, tinjau dulu dana darurat dan konsep investasi adalah.

Artikel ini disusun sebagai edukasi, bukan nasihat keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual produk apa pun, dan tidak menjanjikan hasil. Ketentuan, biaya, serta data produk dapat berubah sewaktu-waktu, jadi verifikasi selalu pada prospektus terbaru, fund fact sheet terbaru, dan laman resmi OJK sebelum mengambil keputusan. Pelajari topik lain di kanal reksadana Uang Bijak, dan baca disclaimer kami sebelum menggunakan informasi di situs ini.

Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu NAB reksadana?
NAB adalah singkatan Nilai Aktiva Bersih, yaitu nilai seluruh kekayaan reksa dana setelah dikurangi kewajibannya. Dalam praktik sehari-hari ada dua angka yang sama-sama disebut NAB: NAB reksa dana secara keseluruhan (total dana kelolaan bersih) dan NAB per Unit Penyertaan (nilai yang dialokasikan ke setiap unit). Angka yang kamu lihat di aplikasi dan di fund fact sheet biasanya NAB per Unit Penyertaan.
Bagaimana rumus menghitung NAB per unit?
Secara sederhana, NAB per Unit Penyertaan adalah total nilai aset reksa dana dikurangi seluruh kewajibannya, lalu dibagi jumlah Unit Penyertaan yang beredar pada hari itu. Nilai asetnya memakai Nilai Pasar Wajar dari efek dalam portofolio, bukan harga beli awal. POJK Nomor 23/POJK.04/2016 mewajibkan Manajer Investasi menghitung Nilai Pasar Wajar itu setiap hari bursa dan menyerahkannya kepada Bank Kustodian.
Siapa yang menghitung NAB reksa dana?
Menurut Pasal 12 POJK Nomor 23/POJK.04/2016, Bank Kustodian wajib menghitung Nilai Aktiva Bersih per Unit Penyertaan setiap hari bursa dan mengumumkannya melalui media massa. Manajer Investasi berperan menghitung Nilai Pasar Wajar efek dalam portofolio dan menyampaikannya kepada Bank Kustodian sesuai Pasal 15. Jadi pengelola portofolio dan penghitung nilai adalah dua pihak yang berbeda.
Kapan NAB reksa dana diumumkan setiap harinya?
Laman edukasi resmi OJK Sikapi Uangmu menjelaskan bahwa NAB dihitung setiap hari setelah penutupan bursa dan diumumkan pada hari berikutnya. Karena itu saat kamu menekan tombol beli, NAB yang akan dipakai belum tersedia. Jumlah unit yang kamu dapat baru pasti setelah proses akhir hari selesai.
Kenapa transaksi saya memakai NAB hari berikutnya?
Pasal 18 POJK Nomor 23/POJK.04/2016 mengatur bahwa perintah transaksi Unit Penyertaan yang diterima lengkap sampai pukul 13.00 Waktu Indonesia Barat diproses memakai NAB yang ditetapkan pada akhir hari bursa itu, sedangkan yang diterima setelah pukul 13.00 WIB diproses memakai NAB akhir hari bursa berikutnya. Instruksi yang masuk di hari libur bursa juga menunggu hari bursa terdekat.
Apakah NAB turun berarti saya rugi?
Belum tentu. Kalau yang turun adalah NAB reksa dana secara keseluruhan, penyebabnya bisa saja banyak pemegang unit mencairkan dananya sehingga jumlah unit beredar berkurang, bukan karena nilai per unit merosot. Kalau yang turun adalah NAB per unit, kerugiannya masih berupa selisih nilai di atas kertas sampai kamu benar-benar melakukan penjualan kembali. Pembagian uang tunai kepada pemegang unit juga menurunkan NAB per unit tanpa membuatmu rugi.
Apakah NAB per unit yang tinggi berarti reksa dananya mahal?
Tidak. Pasal 14 POJK Nomor 23/POJK.04/2016 mewajibkan NAB awal setiap Unit Penyertaan ditetapkan sebesar Rp1.000, sehingga besar kecilnya NAB per unit hari ini lebih menggambarkan berapa lama produk itu berjalan dan bagaimana hasilnya terakumulasi. Kamu juga membeli berdasarkan nominal rupiah, bukan per lembar, dan jumlah unit yang kamu terima bisa berupa pecahan.
Apakah biaya sudah termasuk di dalam NAB?
Sebagian sudah, sebagian belum. Pasal 31 POJK Nomor 23/POJK.04/2016 menyebut imbal jasa Manajer Investasi dan imbal jasa Bank Kustodian sebagai biaya yang menjadi beban reksa dana, jadi keduanya sudah tercermin di NAB. Pasal 32 menyebut biaya penjualan, biaya pembelian kembali, biaya pengalihan, dan biaya transfer sebagai beban pemegang Unit Penyertaan, sehingga biaya itu berada di luar NAB dan memotong hasil yang kamu terima.
Di mana saya bisa mengecek NAB resmi?
Mulai dari portal Pusat Informasi Industri Pengelolaan Investasi OJK di reksadana.ojk.go.id yang memuat daftar produk reksa dana, daftar Bank Kustodian, dan Statistik NAB Reksadana. Untuk satu produk, sumber utamanya adalah fund fact sheet dan prospektus dari Manajer Investasi, ditambah surat konfirmasi transaksi yang diterbitkan Bank Kustodian dan pencatatan kepemilikan di fasilitas AKSes KSEI.
Tentang penulis
Tim Redaksi Uang Bijak
Redaksi Editorial · Profil & kredensial

Tim editorial Uang Bijak yang menyusun, menyunting, dan meninjau seluruh konten edukasi keuangan. Setiap angka dirujuk ke sumber resmi (OJK, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, BPS, KSEI, dan LPS) beserta tanggalnya.

Ditinjau oleh Ahmad Thariq Syauqi · Editor & Penanggung Jawab

Sumber

OJK - POJK Nomor 23/POJK.04/2016 tentang Reksa Dana Berbentuk Kontrak Investasi KolektifPasal 1 (definisi Unit Penyertaan dan Nilai Pasar Wajar), Pasal 12 (Bank Kustodian menghitung dan mengumumkan NAB per unit setiap hari bursa), Pasal 14 (NAB awal Rp1.000 per unit), Pasal 15 (Manajer Investasi menghitung Nilai Pasar Wajar setiap hari bursa), Pasal 18 (cut-off pukul 13.00 WIB), Pasal 19 (pengalihan antar produk Manajer Investasi yang sama), Pasal 30 sampai 32 (pembagian beban biaya), Pasal 45 (ambang pembubaran Rp10.000.000.000 selama 120 hari bursa), Pasal 56 (larangan afiliasi Manajer Investasi dengan Bank Kustodian), Pasal 59 huruf p dan q (tata cara penghitungan NAB dan prosedur koreksi kesalahan hitung), Pasal 62 (kewajiban Bank Kustodian), diakses 9 September 2026OJK - POJK Nomor 25/POJK.04/2020 tentang Pedoman Bentuk dan Isi Prospektus dalam Rangka Penawaran Umum Reksa DanaKewajiban prospektus memuat pengertian, metode penghitungan, dan periode pengumuman nilai aktiva bersih; rumus total hasil investasi dan hasil investasi setelah biaya pemasaran; rasio biaya operasi terhadap rata-rata NAB satu tahun; pernyataan kinerja masa lalu bukan indikasi kinerja masa depan, diakses 9 September 2026OJK Sikapi Uangmu - Mengenal Reksa Dana dan Cara Transaksinya: Beli, Jual, dan SwitchingNAB dihitung setiap hari setelah penutupan bursa dan diumumkan pada hari berikutnya, NAB awal umumnya Rp1.000 per unit, harga pembelian ditentukan setelah penutupan bursa, dana penjualan ditransfer maksimal 7 hari kerja, switching hanya antar produk Manajer Investasi yang sama, diakses 9 September 2026OJK - Statistik NAB Reksadana, Pusat Informasi Industri Pengelolaan InvestasiTotal Nilai Aktiva Bersih dan Total Unit Penyertaan bulanan tahun 2026, catatan bahwa sumber data adalah Laporan Harian Bank Kustodian, data per akhir bulan dipublikasi mulai tanggal 8 bulan berikutnya dan dapat dikoreksi, diakses 9 September 2026OJK - Daftar Produk Reksadana, Pusat Informasi Industri Pengelolaan InvestasiDaftar produk reksa dana beserta Manajer Investasi, Bank Kustodian, dan tipe reksa dana, tercatat 2.471 entri, diakses 9 September 2026OJK - Daftar Bank Kustodian, Pusat Informasi Industri Pengelolaan InvestasiDaftar Bank Kustodian yang tercatat pada portal OJK, sebanyak 24 entri, diakses 9 September 2026Mandiri Investasi - Fund Fact Sheet Mandiri Investa Equity Dynamo Factor, Juli 2026Contoh bentuk dokumen fund fact sheet: posisi NAV per unit di bagian atas, tanggal pengambilan data, periode penilaian harian, nama Bank Kustodian, baris imbal jasa Manajer Investasi dan Bank Kustodian, baris biaya pembelian, penjualan kembali, dan pengalihan, serta keterangan surat konfirmasi transaksi dari Bank Kustodian, diakses 9 September 2026KSEI - Fasilitas AKSesFasilitas pemantauan pencatatan kepemilikan efek bagi pemodal, diakses 9 September 2026

Setiap angka dan klaim di artikel ini dirujuk ke sumber resmi di atas beserta tanggalnya.

Masih ada yang ingin ditanyakan soal reksadana? Ceritakan kondisimu, kami bantu arahkan langkah yang masuk akal.

Tanya via WhatsApp