Lompat ke konten
Emas

Emas Putih: Campuran Logamnya, Arti Cap 375 sampai 750, dan Nilai Jual Kembalinya

Jawaban singkat

Emas putih adalah emas murni yang dicampur logam berwarna terang seperti paladium, perak, atau nikel, lalu umumnya dilapis rhodium supaya tampak putih mengilap. Kadarnya dibaca dari cap, sama seperti emas kuning: cap 750 berarti 75% emas, cap 375 berarti 37,5% emas. Warna putih tidak menandakan kadar lebih tinggi atau lebih rendah. Saat dijual kembali, yang dihitung adalah berat dan kadar emasnya, bukan lapisan rhodium atau ongkos pembuatannya.

Tim Redaksi Uang Bijak12 menit bacaDitinjau Ahmad Thariq Syauqi
Cincin lebar berwarna putih mengilap dipasang melingkari tiga batang kayu berwarna krem, kuning, dan cokelat
Cincin emas putih kadar 750 (18 karat) buatan seorang perajin perhiasan. Warnanya putih, tetapi tiga perempat beratnya tetap emas murni. Foto: Mauro Cateb / Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0

Banyak orang pertama kali bertanya soal emas putih saat memilih cincin kawin. Warnanya terlihat lebih modern dari emas kuning, tetapi muncul keraguan: apakah ini benar-benar emas, kenapa harganya bisa lebih mahal, dan apakah nanti masih laku dijual? Pertanyaan itu wajar, karena istilah "emas putih" memang sering disalahpahami, bahkan di konter toko.

Artikel ini membahas emas putih dari sisi yang paling berguna bagi pembeli: dari apa ia dibuat, cara membaca cap kadarnya, bedanya dengan platinum dan perak, risiko alergi, perawatan lapisannya, serta cara menghitung nilai jual kembalinya dengan data harga resmi. Angka harga emas kami ambil dari data harian Galeri 24 per 31 Oktober 2026. Tulisan ini edukasi, bukan saran investasi.

Emas putih adalah emas yang dicampur logam berwarna terang

Emas murni berwarna kuning kemerahan dan terlalu lunak untuk dijadikan perhiasan yang dipakai setiap hari. Karena itu, hampir semua perhiasan adalah paduan: emas murni dicampur logam lain supaya lebih keras dan warnanya bisa diatur. Emas kuning, emas rose, dan emas putih semuanya lahir dari prinsip yang sama. Yang membedakan hanya logam pencampurnya.

Pada emas putih, pencampurnya adalah logam berwarna terang. Yang paling umum adalah:

  • Paladium, logam golongan platina yang membuat paduan lebih putih dan relatif kecil risiko alerginya.
  • Nikel, yang membuat paduan keras dan kuat, tetapi bisa memicu alergi pada sebagian orang.
  • Perak, yang sering dipakai bersama paladium untuk menyesuaikan warna dan kelenturan.

Hasil paduannya sendiri jarang benar-benar putih. Warnanya cenderung putih keabu-abuan atau sedikit kekuningan. Karena itu, sebagian besar perhiasan emas putih dilapis rhodium, logam golongan platina yang sangat putih dan mengilap, supaya tampilannya seragam saat dijual.

Hal penting yang sering terlewat: emas putih bukan jenis emas yang berbeda di tingkat unsur. Kandungan emasnya tetap emas yang sama dengan yang ada di cincin emas kuning. Standar nasional kita juga mengakui hal ini. Definisi barang-barang emas dalam SNI 8880:2020 dari Badan Standardisasi Nasional mencakup paduan emas yang dilapis rhodium atau logam mulia lainnya. Jadi lapisan rhodium adalah praktik yang diakui standar, bukan tanda pemalsuan.

Dua batang kecil emas di atas landasan logam perajin, satu berwarna putih keabu-abuan dan satu berwarna kuning, di samping palu kecil
Dua batang kecil emas 18 karat milik perajin perhiasan, satu paduan putih dan satu paduan kuning. Kadarnya sama, yang berbeda hanya logam pencampurnya. Foto: Mauro Cateb / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Cara membaca cap kadar 375, 585, 700, dan 750 pada emas putih

Kadar emas putih dibaca persis seperti emas kuning. Cap angka tiga digit di bagian dalam cincin atau di dekat pengait kalung menunjukkan berapa bagian per seribu dari berat perhiasan itu yang berupa emas murni. Penjelasan lengkap tentang sistem karat ada di artikel kadar emas, dan konversi satuan beratnya ada di satuan emas suku, mayam, dan gram.

Cap pada perhiasanKandungan emas murniKandungan logam lainEmas murni dalam perhiasan 5 gram
37537,5%62,5%1,875 gram
58558,5%41,5%2,925 gram
70070%30%3,5 gram
75075%25%3,75 gram

Angka di tabel adalah turunan matematis dari arti cap itu sendiri, bukan data toko. Dari tabel ini terlihat satu hal yang sering disalahpahami: warna tidak menentukan kadar. Cincin emas putih bercap 750 mengandung emas murni sebanyak cincin emas kuning bercap 750 dengan berat yang sama. Yang membuatnya putih adalah 25% logam pencampurnya.

Sebaliknya, emas putih berkadar rendah tetap emas berkadar rendah walaupun tampak mewah. Perhiasan bercap 375 lebih dari separuh beratnya adalah logam lain. Karena itu, selalu periksa cap kadar dan minta nota yang mencantumkan kadar serta berat. Nota ini akan sangat menentukan saat kamu menjualnya nanti, sebagaimana kami bahas di jual emas tanpa surat.

Kalau cap tidak terbaca atau kamu ragu dengan keasliannya, langkah pengecekannya dibahas di ciri emas palsu. Jangan mengandalkan warna atau kilau, karena keduanya justru berasal dari lapisan rhodium, bukan dari emasnya.

Emas putih, platinum, perak, dan emas kuning: apa bedanya

Di etalase, emas putih, platinum, dan perak bisa tampak hampir sama. Padahal secara bahan dan nilai, ketiganya sangat berbeda. Tabel berikut merangkum perbedaannya berdasarkan sifat bahan, bukan harga toko.

AspekEmas putihEmas kuningPlatinumPerak
Bahan utamaEmas murni plus logam terangEmas murni plus tembaga atau perakUnsur platinum (Pt)Unsur perak (Ag)
Sumber warnaLogam pencampur dan lapisan rhodiumEmas dan pencampurnyaWarna alami logamWarna alami logam
Nilai jual kembali mengikutiHarga emas sesuai kadarHarga emas sesuai kadarHarga platinumHarga perak
Perlu pelapisan ulangSering, bila berlapis rhodiumTidakJarangTidak, tetapi bisa menghitam
Tergolong emas perhiasanYaYaTidakTidak

Perbedaan paling penting ada di baris nilai jual kembali. Perhiasan platinum tidak mengandung emas, jadi toko emas tidak akan menilainya dengan harga emas. Begitu juga perhiasan perak yang dilapis rhodium agar mirip emas putih. Secara aturan pajak, PMK Nomor 48 Tahun 2023 mendefinisikan emas perhiasan sebagai perhiasan yang bahannya sebagian atau seluruhnya dari emas. Emas putih masuk definisi ini, platinum dan perak tidak.

Ini juga alasan pentingnya nota pembelian. Tanpa nota yang menyebut "emas putih kadar 750", penjual atau penaksir harus menguji ulang bahan perhiasanmu, dan proses itu sering berujung pada tawaran yang lebih rendah. Untuk perhiasan dengan bentuk lain, logika yang sama kami bahas di cincin emas dan gelang emas.

Cincin emas putih bermata batu hijau muda yang diikat empat cakar, diletakkan di atas kain satin putih
Cincin solitaire emas putih dengan batu kristal hijau muda. Kilau putih seperti ini umumnya berasal dari lapisan rhodium di permukaan paduannya. Foto: Mauro Cateb / Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0

Lapisan rhodium: kenapa emas putih bisa berubah warna

Rhodium adalah logam yang sangat langka, keras, dan tahan korosi. Dalam industri perhiasan, rhodium dilapiskan dengan proses elektroplating ke permukaan emas putih supaya warnanya putih cerah dan memantulkan cahaya. Lapisan ini sangat tipis. Seperti dicatat dalam entri Rhodium di Wikipedia, lapisan itu memberi permukaan putih reflektif saat dijual, lalu menipis seiring pemakaian.

Akibatnya, emas putih yang dipakai setiap hari, terutama cincin, lambat laun bisa tampak sedikit kekuningan atau keabu-abuan di bagian yang paling sering bergesekan. Ini bukan tanda emasnya palsu atau kadarnya turun. Yang terlihat hanyalah warna asli paduan di bawah lapisan.

Ada beberapa hal praktis yang perlu kamu ketahui soal lapisan ini:

  1. Pelapisan ulang adalah jasa, bukan perbaikan kadar. Toko perhiasan biasanya menawarkan jasa sepuh atau pelapisan ulang rhodium. Biayanya jasa, dan tidak menambah nilai emas perhiasanmu.
  2. Lapisan tidak dihitung saat dijual. Penaksir menilai berat dan kadar emas. Lapisan rhodium yang tebal atau baru tidak menaikkan tawaran.
  3. Pelapisan ulang bisa memengaruhi syarat buyback merek. Sebagian penerbit perhiasan hanya menerima buyback resmi untuk produk yang belum pernah direparasi. Contohnya, pedoman buyback UBS Lifestyle mensyaratkan produk belum pernah direparasi atau ditambah dan diganti ornamen maupun komponennya oleh pihak mana pun. Tanyakan ke toko asal sebelum melapis ulang di tempat lain.
  4. Paduan paladium berkualitas tinggi lebih sedikit bergantung pada lapisan. Sebagian emas putih kadar tinggi dengan paladium sudah cukup putih tanpa pelapisan tebal, tetapi harganya umumnya lebih mahal karena paladium sendiri adalah logam mulia.

Bagi pemakai, kesimpulannya sederhana: kalau warna cincinmu berubah, itu kosmetik. Putuskan pelapisan ulang berdasarkan selera tampilan, bukan karena khawatir nilainya hilang.

Risiko alergi nikel dan cara memilih paduan yang aman

Salah satu hal yang jarang dijelaskan di konter adalah logam pencampur yang dipakai. Padahal ini penting bagi orang yang kulitnya sensitif. Ensiklopedia Wikipedia tentang emas putih mencatat bahwa nikel dalam sebagian paduan emas putih dapat memicu reaksi alergi bila dipakai lama, biasanya berupa ruam ringan di kulit. Paduan yang berbasis logam golongan platina seperti paladium lebih kecil kemungkinannya memicu alergi.

Gejala alergi logam bisa berupa gatal, kemerahan, atau kulit melepuh di area yang bersentuhan dengan perhiasan, misalnya di jari atau cuping telinga. Kalau itu terjadi, lepaskan perhiasannya dan konsultasikan ke dokter, terutama bila keluhannya berulang.

Langkah memilih yang lebih aman:

  1. Tanyakan logam pencampurnya. Minta penjual menyebut apakah paduannya nikel atau paladium. Penjual yang serius biasanya tahu atau bisa menanyakan ke pemasok.
  2. Utamakan kadar lebih tinggi untuk perhiasan yang dipakai terus. Semakin tinggi kadar emas, semakin kecil porsi logam lain yang menyentuh kulit.
  3. Perhatikan anting dan cincin. Dua jenis perhiasan ini bersentuhan paling lama dengan kulit, jadi paling perlu dipilih hati-hati.
  4. Jangan mengandalkan lapisan rhodium sebagai pelindung. Lapisan bisa menipis, dan saat itu logam paduan di bawahnya kembali menyentuh kulit.
Sepasang anting emas putih model kait dengan batu bening bulat yang diikat bingkai bundar, diletakkan di atas permukaan putih
Anting emas putih dengan batu bening. Anting dan cincin bersentuhan lama dengan kulit, jadi logam pencampurnya perlu ditanyakan bila kamu punya riwayat alergi logam. Foto: Mauro Cateb / Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0

Menghitung nilai jual kembali emas putih dengan data harga resmi

Saat perhiasan emas putih dijual kembali, toko atau penaksir pada dasarnya menghitung satu hal: berapa gram emas murni yang ada di dalamnya. Logam pencampur, lapisan rhodium, ongkos pembuatan, dan batu hias biasanya tidak dihargai seperti emas. Itulah sebabnya harga jual kembali perhiasan hampir selalu jauh di bawah harga beli di etalase.

Untuk memperkirakan batas atasnya, kamu bisa memakai harga emas resmi sebagai patokan. Pada 31 Oktober 2026, Galeri 24 mencantumkan harga emas batangan 1 gram Rp2.443.000 untuk dijual ke konsumen dan Rp2.299.000 untuk dibeli kembali (buyback). Dengan harga buyback itu, nilai setara kandungan emas per gram perhiasan menjadi seperti tabel berikut.

Cap kadarEmas murni per 1 gram perhiasanNilai setara memakai buyback Galeri 24, 31 Oktober 2026
3750,375 gramSekitar Rp862.000
5850,585 gramSekitar Rp1.345.000
7000,7 gramSekitar Rp1.609.000
7500,75 gramSekitar Rp1.724.000

Tabel ini adalah hitungan ilustrasi redaksi, bukan harga beli toko perhiasan. Harga Galeri 24 berlaku untuk emas batangan murni bermerek dan berubah setiap hari. Toko perhiasan menerapkan potongan sendiri, misalnya untuk biaya lebur, risiko pengujian, dan margin, sehingga tawaran nyata biasanya di bawah nilai setara ini. Sebagaimana disebut pedoman buyback UBS Lifestyle, buyback di toko konvensional mengikuti peraturan dan kebijakan masing-masing toko.

Contoh pemakaian: cincin emas putih 4 gram bercap 750 mengandung 3 gram emas murni. Dengan patokan di atas, nilai setara kandungan emasnya sekitar Rp6,9 juta. Kalau harga belinya dulu jauh lebih tinggi, selisihnya adalah ongkos pembuatan, logam campuran, lapisan, dan margin toko yang memang tidak kembali.

Untuk pembanding, cara kerja buyback emas batangan dibahas di buyback emas Antam, dan alasan harga emas bergerak naik turun ada di kenapa harga emas naik turun. Harga harian terbaru bisa kamu pantau di halaman harga emas hari ini. Kalau kamu berencana menjual, pahami juga pajak jual emas supaya tidak kaget dengan potongan tambahan.

Tumpukan kecil serbuk logam berwarna abu-abu kecokelatan dengan kilau keemasan di atas permukaan putih
Serbuk sisa kikiran emas putih kadar 750 dari meja perajin. Saat perhiasan dilebur atau ditaksir ulang, yang dihitung adalah kandungan emas di dalam paduan seperti ini. Foto: Mauro Cateb / Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0

Emas putih untuk perhiasan atau untuk investasi?

Emas putih paling masuk akal dibeli sebagai perhiasan: untuk dipakai, untuk cincin kawin, atau sebagai hadiah. Sebagai alat investasi, ia punya kelemahan yang sama dengan perhiasan lain, bahkan sedikit lebih besar karena ada komponen lapisan dan logam campuran yang ikut dibayar. OJK lewat Sikapi Uangmu juga membedakan karakteristik perhiasan emas, emas batangan, dan tabungan emas, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya.

Kalau tujuanmu menyimpan nilai dalam bentuk emas, pilihan yang lebih efisien biasanya:

Membeli emas putih untuk dipakai tetap keputusan yang sah. Yang perlu dihindari adalah membelinya dengan anggapan nilainya akan setara harga beli saat dijual. Kalau kamu punya perhiasan emas yang sudah memenuhi syarat, kewajiban zakatnya juga perlu diperhatikan, dan ketentuannya dibahas di zakat emas.

Checklist sebelum membeli emas putih

Sebelum membayar di kasir, pastikan hal-hal berikut sudah jelas:

  1. Cap kadar terlihat di perhiasan dan sama dengan yang tertulis di nota.
  2. Berat tercatat dalam gram dengan dua angka desimal di nota.
  3. Logam pencampur ditanyakan, terutama bila kamu punya riwayat alergi logam.
  4. Komponen harga dipisahkan, minimal harga emas dan ongkos pembuatan, supaya kamu tahu bagian yang tidak akan kembali.
  5. Kebijakan buyback toko ditanyakan, termasuk potongan dan syarat kondisi barang.
  6. Batu hias diperlakukan terpisah, karena biasanya tidak dihargai saat perhiasan dijual kembali.
  7. Nota disimpan baik-baik, karena menjual tanpa nota hampir selalu menurunkan tawaran.

Dengan tujuh hal ini, kamu membeli emas putih dengan mata terbuka: menikmati tampilannya sambil tahu persis berapa nilai emas yang sebenarnya kamu pegang.

Ringkasan

Emas putih adalah emas murni yang dicampur logam terang seperti paladium, perak, atau nikel, lalu umumnya dilapis rhodium. Kadarnya dibaca dari cap, sama seperti emas kuning: cap 750 berarti 75% emas murni. Warna putih tidak menandakan kadar lebih tinggi maupun lebih rendah, dan lapisan rhodium yang menipis hanyalah perubahan tampilan.

Saat dijual kembali, yang dihitung adalah berat dan kadar emasnya. Dengan harga buyback Galeri 24 per 31 Oktober 2026, emas putih kadar 750 setara sekitar Rp1,72 juta per gram perhiasan sebelum potongan toko. Artikel ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Harga emas berubah setiap hari, jadi selalu cek ulang ke sumber resmi sebelum mengambil keputusan.

Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu emas putih?
Emas putih adalah paduan emas murni dengan logam berwarna terang seperti paladium, perak, atau nikel. Sebagian besar perhiasan emas putih juga dilapis rhodium tipis supaya warnanya lebih putih dan berkilau. Jadi emas putih bukan unsur logam yang berbeda, melainkan emas dengan campuran dan lapisan yang berbeda dari emas kuning.
Apakah emas putih termasuk emas asli?
Ya, selama kadarnya sesuai cap. Cincin emas putih bercap 750 mengandung 75% emas murni, sama dengan cincin emas kuning bercap 750. Standar SNI 8880:2020 dari Badan Standardisasi Nasional bahkan memasukkan paduan emas yang dilapis rhodium ke dalam definisi barang-barang emas.
Apa bedanya emas putih dengan platinum?
Platinum adalah unsur logam tersendiri dengan simbol Pt, sedangkan emas putih adalah emas yang dicampur logam lain. Perhiasan platinum tidak mengandung emas, jadi nilainya mengikuti harga platinum, bukan harga emas. Warna putih platinum juga alami, sedangkan emas putih biasanya mengandalkan lapisan rhodium.
Apakah emas putih lebih mahal dari emas kuning?
Untuk kadar dan berat yang sama, kandungan emasnya sama, jadi nilai emasnya juga sama. Harga di toko bisa berbeda karena logam campuran seperti paladium, lapisan rhodium, dan ongkos pembuatan. Komponen tambahan itu biasanya tidak ikut dihitung saat perhiasan dijual kembali.
Kenapa emas putih saya berubah agak kekuningan?
Lapisan rhodium di permukaan menipis karena gesekan dan pemakaian sehari-hari, sehingga warna asli paduan di bawahnya yang cenderung putih keabu-abuan atau sedikit kekuningan mulai terlihat. Ini bukan tanda emasnya palsu. Toko perhiasan biasanya menawarkan jasa pelapisan ulang rhodium.
Apakah emas putih bisa menyebabkan alergi?
Bisa, kalau paduannya memakai nikel dan kulit pemakainya sensitif terhadap nikel. Paduan berbasis paladium umumnya lebih kecil kemungkinannya memicu alergi. Kalau kamu pernah gatal atau ruam karena perhiasan, tanyakan logam campurannya sebelum membeli.
Berapa harga jual kembali emas putih?
Nilai jual kembali dihitung dari berat dan kadar emasnya, lalu dipotong sesuai kebijakan toko. Sebagai patokan kasar, emas putih 1 gram kadar 750 mengandung 0,75 gram emas murni. Dengan harga buyback Galeri 24 untuk 1 gram pada 31 Oktober 2026 sebesar Rp2.299.000, kandungan emasnya setara sekitar Rp1,72 juta. Tawaran toko perhiasan biasanya di bawah angka setara ini.
Apakah emas putih cocok untuk investasi?
Kurang cocok kalau tujuan utamanya investasi. Harga belinya menanggung ongkos pembuatan, logam campuran, dan lapisan yang tidak kembali saat dijual. Untuk menyimpan nilai dalam bentuk emas, emas batangan bersertifikat atau tabungan emas resmi umumnya punya selisih harga beli dan jual yang lebih kecil. Ini edukasi, bukan saran investasi.
Tentang penulis
Tim Redaksi Uang Bijak
Redaksi Editorial · Profil & kredensial

Tim editorial Uang Bijak yang menyusun, menyunting, dan meninjau seluruh konten edukasi keuangan. Setiap angka dirujuk ke sumber resmi (OJK, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, BPS, KSEI, dan LPS) beserta tanggalnya.

Ditinjau oleh Ahmad Thariq Syauqi · Editor & Penanggung Jawab

Masih ada yang ingin ditanyakan soal emas? Ceritakan kondisimu, kami bantu arahkan langkah yang masuk akal.

Tanya via WhatsApp