Lompat ke konten
Emas

Kadar Emas: Tabel Karat, Persen, dan Cara Membaca Cap 375, 700, 750

Kadar emas adalah porsi emas murni dalam logam. Ini tabel karat ke persen menurut SNI, arti cap 375, 700, 750, 916, 999, dan cara memastikan kadarnya.

Tim Redaksi Uang Bijak13 menit bacaDitinjau Ahmad Thariq Syauqi
Pengait kalung rantai berwarna emas dilihat dari dekat di atas alas putih, dengan cap kecil terukir pada plat pengaitnya
Pengait kalung rantai emas 18 karat dengan cap kecil pada platnya. Cap seperti ini adalah pernyataan kadar dari pembuatnya, dan artikel ini membahas cara membacanya serta kapan cap itu perlu diuji ulang. Foto: W.carter / Wikimedia Commons, CC BY 4.0

Kadar emas adalah porsi emas murni di dalam sebuah logam, dan porsi itu bisa ditulis dalam tiga bahasa yang artinya sama: karat (bagian per 24), persen (bagian per 100), dan angka tiga digit yang dicap pada perhiasan (bagian per 1.000). Cap 750 berarti 75% emas murni atau 18 karat. Cap 375 berarti 37,5% atau 9 karat. Cap 700 berarti 70%, dan di sinilah pembacaan mulai rumit, karena sebutan pasarnya sering tidak sama dengan kelas yang tertulis di standar nasional. Artikel ini menyajikan tabel lengkap dari standar resmi, cara membaca setiap cap, beda emas muda dan emas tua, kadar emas batangan, dan cara memastikan kadar lewat pengujian yang sah.

Satu batas perlu jelas sejak awal. Artikel ini membahas kadar, yaitu seberapa murni. Urusan berat dan satuan daerah seperti suku dan mayam sudah kami bedah di satuan emas suku, mayam, dan gram, sedangkan urusan asli atau palsu, termasuk batas tes rumahan dan cara mengenali investasi emas bodong, ada di ciri emas palsu. Kami juga tidak menulis harga per gram di sini, karena angkanya berubah setiap hari. Untuk itu gunakan halaman harga emas hari ini.

Semua angka standar di bawah kami ambil dari keterangan resmi BSN, laman BSN Pesta Online, dua artikel Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB) Kementerian Perindustrian, siaran pers Kemenperin, naskah PP Nomor 49 Tahun 2022 di JDIH BPK, ringkasan POJK Nomor 17 Tahun 2024 di situs OJK, serta laman resmi Logam Mulia dan Pegadaian. Semuanya kami buka pada 24 September 2026. Tulisan ini edukasi, bukan nasihat keuangan.

Arti kadar emas: karat, persen, dan angka per seribu

Emas murni itu lunak. Cincin dari emas murni mudah penyok dan tergores, sehingga pembuat perhiasan mencampurnya dengan logam lain supaya lebih kuat. Begitu dicampur, muncul pertanyaan yang paling menentukan nilainya: dari seluruh berat benda ini, berapa bagian yang benar-benar emas? Jawaban atas pertanyaan itulah yang disebut kadar.

Badan Standardisasi Nasional menjelaskan konsepnya dengan lugas. Dalam keterangan resmi BSN tentang SNI 8880:2020, karat didefinisikan sebagai sistem pengukuran tingkat kemurnian emas yang diukur berdasarkan persentase emas murni dalam suatu logam, dan setiap karat mengandung 1/24 dari keseluruhan. Sisanya, menurut keterangan yang sama, berupa bahan lain seperti tembaga, perak, dan platinum.

Dari definisi itu lahir satu rumus yang bisa kamu hitung sendiri tanpa alat apa pun:

  • Dari karat ke persen: persen emas murni sama dengan angka karat dibagi 24, lalu dikali 100.
  • Dari persen ke karat: angka karat sama dengan persen dibagi 100, lalu dikali 24.
  • Dari persen ke angka cap: angka cap sama dengan persen dikali 10. Jadi 75% ditulis 750, dan 37,5% ditulis 375.

Logam Mulia memakai rumus yang sama dalam artikelnya bertanggal 10 Februari 2023, lengkap dengan contoh: perhiasan 22 karat punya perkiraan kemurnian 91,67% dengan campuran logam 8,33%. Tabel di bawah adalah hasil rumus itu untuk angka karat yang paling sering kamu temui. Ini hitungan matematika, bukan klaim tentang barang di pasar mana pun.

KaratHitunganPersen emas murni (hasil rumus)Angka per seribu
2424/24100% (teoretis)1.000
2222/2491,67%916,7
2121/2487,50%875
2020/2483,33%833,3
1818/2475,00%750
1717/2470,83%708,3
1616/2466,67%666,7
1414/2458,33%583,3
1212/2450,00%500
1010/2441,67%416,7
99/2437,50%375
88/2433,33%333,3
66/2425,00%250

Perhatikan baris 24 karat. Rumus menghasilkan 100%, tetapi logam 100% murni praktis tidak diperdagangkan. Di bagian berikutnya kamu akan melihat bahwa standar nasional justru menaruh 24 karat pada rentang di bawah 100%, dan memberi nama tersendiri untuk kadar tertinggi.

Puluhan butiran emas alam berbagai ukuran tersebar di atas kain beludru merah tua dalam etalase museum
Butiran emas alam dari endapan sungai. Warna kuning tidak memberi tahu berapa persen isinya emas, dan itu berlaku juga untuk perhiasan: kadar selalu angka hasil ukur, bukan hasil tebak mata. Foto: James St. John / Wikimedia Commons, CC BY 2.0

Tabel kadar emas menurut SNI, dari 6 sampai 24 karat

Rumus x/24 menghasilkan satu angka per karat. Standar nasional bekerja dengan cara lain: setiap karat adalah rentang, bukan titik. Ini perbedaan yang jarang dijelaskan, padahal pengaruhnya langsung ke uangmu.

Indonesia punya standar resmi untuk ini, yaitu SNI 8880 Barang-barang emas. Versi 2020 menurut BSN merupakan revisi dan penggabungan dua standar lama, yaitu SNI 13-3487-2005 Barang-barang emas dan SNI 13-3771-1995 Barang-barang emas muda. Standar itu mengatur istilah dan definisi, persyaratan mutu, pengambilan contoh, metode uji, syarat lulus uji, dan penandaan barang emas. Versi terbarunya, SNI 8880:2025, menurut laman BSN Pesta Online ditetapkan pada 14 Maret 2025 lewat SK 80/KEP/BSN/3/2025, berstatus berlaku, dan disusun Komite Teknis 39-01 Perhiasan.

Naskah SNI sendiri dijual BSN, bukan dokumen terbuka. Tabel rentang lengkapnya dipublikasikan BBSPJIKB Kementerian Perindustrian, lembaga sertifikasi produk di bawah Kemenperin, dalam artikel bertanggal 23 Mei 2025. Kami menyalinnya apa adanya.

KaratRentang kadar emas menurut SNI 8880:2025
6 karat25,00% sampai 29,15%
7 karat29,16% sampai 33,32%
8 karat33,33% sampai 37,49%
9 karat37,50% sampai 41,66%
10 karat41,67% sampai 45,82%
11 karat45,83% sampai 49,99%
12 karat50,00% sampai 54,15%
13 karat54,16% sampai 58,32%
14 karat58,33% sampai 62,49%
15 karat62,50% sampai 66,66%
16 karat66,67% sampai 70,82%
17 karat70,83% sampai 74,99%
18 karat75,00% sampai 79,16%
19 karat79,17% sampai 83,32%
20 karat83,33% sampai 87,49%
21 karat87,50% sampai 91,66%
22 karat91,67% sampai 95,82%
23 karat95,83% sampai 99,89%
24 karat99,90% sampai 99,98%
Emas murni99,99%

Ada tiga hal yang bisa kamu baca dari tabel ini.

Pertama, batas bawah setiap karat sama persis dengan hasil rumus x/24. Batas bawah 18 karat adalah 75,00%, sama dengan 18/24. Batas bawah 22 karat adalah 91,67%, sama dengan 22/24. Jadi rumus di bagian sebelumnya memberi kamu kadar paling rendah yang masih boleh menyandang nama karat itu.

Kedua, rentangnya cukup lebar. Dua perhiasan yang sama-sama disebut 22 karat bisa berkadar 91,67% dan 95,82%. Selisih lebih dari empat poin persen itu nyata dalam gram emas murni, dan akan terlihat ketika barangnya diuji dan ditaksir ulang.

Ketiga, 24 karat dan emas murni dipisah. Keterangan BSN menyebut 24 karat berkadar 99,90% sampai 99,98%, sedangkan tabel versi 2025 menaruh emas murni di 99,99%. Siaran pers Kemenperin bertanggal 22 Agustus 2024 merumuskannya dengan jelas: untuk emas murni, kandungan kadarnya harus di angka 99,99% ke atas.

Soal apa yang berubah dari versi 2020, BBSPJIKB mencatat bahwa versi 2020 mengatur kadar mulai 8 karat (33,33%), sedangkan versi 2025 menambahkan 6 karat (25%) dan 7 karat (29,16%). Klasifikasi produknya juga bertambah dari lima jenis menjadi delapan, dengan tambahan ingot, kristal, bubuk emas, dan komponen perhiasan.

Poin kunci: SNI 8880 adalah standar mutu, dan penerapannya sukarela. Siaran pers Kemenperin 22 Agustus 2024 menyatakan SNI 8880:2020, yang berlaku sejak 17 Juli 2020, masih bersifat sukarela. Kami juga tidak menemukan regulasi yang mewajibkan setiap perhiasan di etalase bersertifikat SNI. Jadi tabel di atas adalah acuan untuk membaca dan menguji, bukan jaminan bahwa semua barang di pasar sudah memenuhinya.

Cara membaca cap 375, 700, 750, 916, dan 999

Angka tiga digit yang dicap pada pengait kalung, bagian dalam cincin, atau ujung gelang adalah kadar dalam bagian per seribu. Pegadaian, dalam artikel bertanggal 18 Agustus 2026, mendaftar kode yang umum: 999 atau 24K untuk emas hampir murni, 916 atau 22K, 750 atau 18K, 585 atau 14K, dan 375 atau 9K. Tabel berikut mencocokkan setiap cap dengan hitungan rumus dan dengan rentang SNI di atas.

CapPersen emas murniSetara karat (rumus)Jatuh di rentang SNI 8880:2025
37537,5%99 karat, tepat di batas bawah
42042%sekitar 10,110 karat
58558,5%sekitar 14,014 karat
70070%16,816 karat, dekat batas atas
75075%1818 karat, tepat di batas bawah
91691,6%sekitar 22,0lihat catatan di bawah
99999,9%sekitar 24,024 karat
999,999,99%di atas 24 karatemas murni

Emas 375 berapa karat? Sembilan karat. Hitungannya 9 dibagi 24 sama dengan 0,375. Yang sering terlupa adalah sisi sebaliknya: pada perhiasan bercap 375, sekitar 62,5% beratnya adalah logam campuran. Warnanya bisa tetap kuning dan menarik, tetapi porsi emasnya kurang dari separuh.

Emas 750 berapa karat? Delapan belas karat, karena 18 dibagi 24 sama dengan 0,75. Tabel SNI 8880:2025 dari BBSPJIKB dan tabel acuan SNI 8880:2020 di artikel Logam Mulia sama-sama menaruh 18 karat pada rentang 75,00% sampai 79,16%. Jadi cap 750 menyatakan batas bawah kelas itu.

Emas 700 berapa karat? Di sinilah pembacaan paling sering meleset. Cap 700 berarti 70% emas murni. Dengan rumus, 70% dikali 24 menghasilkan 16,8 karat. Di pasar, angka 70% biasa disamakan dengan 17 karat. Pegadaian, dalam artikel bertanggal 21 September 2026, menulis bahwa emas muda biasanya bernilai standar 17 karat dengan kemurnian 70%. Namun tabel SNI 8880:2025 menaruh 17 karat pada rentang 70,83% sampai 74,99%, dan 16 karat pada 66,67% sampai 70,82%. Logam yang kadarnya tepat 70% secara standar jatuh di rentang 16 karat.

Perbedaan ini bukan sekadar urusan istilah. Kalau kamu membeli barang bercap 700 dengan sebutan 17 karat, lalu menjualnya ke tempat yang menaksir berdasarkan hasil uji dan tabel standar, barang yang sama bisa dicatat sebagai 16 karat. Cara aman menghadapinya sederhana: jangan berpegang pada sebutan karat untuk cap 700. Pegang angka persennya, yaitu 70%, dan minta angka itu yang ditulis di nota.

Cap 916. Angka ini adalah cara singkat menulis 22 karat, karena 22 dibagi 24 sama dengan 91,666 dan seterusnya. Kalau dibaca harfiah sebagai 91,60%, angkanya sedikit di bawah batas bawah 22 karat di tabel SNI, yaitu 91,67%. Dalam praktik, cap 916 dipahami sebagai 22 karat, termasuk oleh Pegadaian. Catatan ini kami tulis bukan untuk meragukan capnya, melainkan untuk menunjukkan bahwa cap adalah pembulatan, sedangkan hasil uji adalah angka yang sesungguhnya.

Cap 999 dan 999,9. Cap 999 berarti 99,9%, yang masuk rentang 24 karat. Cap 999,9 berarti 99,99%, yang pada tabel versi 2025 adalah kelas emas murni. Kamu paling sering menemui angka ini pada emas batangan, bukan perhiasan.

Satu hal lagi yang perlu diingat setiap kali membaca cap: cap adalah pernyataan pembuat barang, bukan hasil uji independen. Pegadaian sendiri menulis bahwa metode membaca cap tidak selalu akurat karena cap dapat memudar atau bahkan dipalsukan. Pembahasan lengkap soal kenapa cap bukan bukti keaslian sudah ada di ciri emas palsu, jadi tidak kami ulang di sini. Kalau yang kamu pegang adalah cincin atau gelang, letak cap dan pengaruh ausnya kami bahas di cincin emas dan gelang emas.

Emas muda dan emas tua: istilah pasar, bukan kelas resmi

Di toko emas Indonesia kamu akan lebih sering mendengar "emas muda" dan "emas tua" daripada angka karat. Istilah ini tidak merujuk pada umur barang. Menurut Pegadaian, emas muda adalah kategori emas dengan kemurnian lebih rendah daripada emas tua, tepatnya di bawah 70%, dan istilah ini hanya dipakai di pasar Indonesia sehingga tidak punya padanan dalam bahasa Inggris. Emas tua, sebaliknya, adalah yang kemurniannya di atas garis itu.

Perhatikan bahwa garis 70% ini sendiri sedikit bergoyang, bahkan di satu artikel yang sama. Pegadaian menulis emas muda di bawah 70%, dan beberapa kalimat kemudian menulis emas muda biasanya 17 karat dengan kemurnian 70%. Kami tidak menyebut ini kesalahan. Ini gambaran jujur bahwa istilah pasar memang tidak punya batas tajam. Artikel yang sama juga menyebut kode 420 sebagai salah satu kode emas muda, yang berarti kadar 42%.

Yang lebih menarik, "emas muda" pernah punya standar nasional sendiri. BSN mencatat bahwa SNI 8880:2020 lahir dari penggabungan SNI 13-3487-2005 Barang-barang emas dengan SNI 13-3771-1995 Barang-barang emas muda. Revisi 2025 kemudian, menurut BBSPJIKB, mengatur secara rinci kadar rendah yang disebutnya emas muda, yang sebelumnya tidak diakomodasi, dengan menambahkan kelas 6 dan 7 karat. Jadi emas muda diakui keberadaannya oleh standar, tetapi dalam sumber resmi yang kami buka, standar itu berbicara dalam karat dan persen, bukan dalam garis pemisah "muda" dan "tua".

Kekaburan itu makin terasa pada sebutan dagang berbentuk angka. Pegadaian, dalam artikel bertanggal 14 Oktober 2025, mengingatkan bahwa istilah seperti "Emas 24", "Emas 23", atau "Emas 22" yang terdengar di toko bukanlah karat sesungguhnya, melainkan istilah dagang. Menurut artikel itu, "Emas 24" di toko bisa jadi hanya berkadar sekitar 80% sampai 96%, "Emas 23" biasanya sekitar 60% sampai 70%, dan "Emas 22" bisa berada di kisaran 30% sampai 42%. Bandingkan dengan tabel SNI: 22 karat yang sebenarnya adalah 91,67% sampai 95,82%. Sebutan dagang "Emas 22" bisa berarti kurang dari separuh itu.

Waspada salah dengar: kalau penjual menyebut "emas 23" atau "emas 22", tanyakan langsung, "berapa persen?" atau "karat berapa menurut hasil uji?". Sebutan dagang berbentuk angka mudah disangka karat, padahal menurut Pegadaian artinya bisa jauh berbeda. Minta angka persen atau karat ditulis di nota, bukan hanya sebutan lisan.

Lalu mana yang lebih baik, emas muda atau emas tua? Pertanyaan ini tidak punya satu jawaban karena bergantung pada tujuan. Pegadaian menyebut emas muda lebih keras dan tahan lama sehingga banyak dipakai untuk perhiasan harian. Kalau tujuanmu memakai, kekerasan itu berguna. Kalau tujuanmu menyimpan nilai, yang menentukan adalah berapa gram emas murni di dalamnya, dan di situ kadar rendah berarti porsi emas yang lebih kecil untuk berat yang sama. Keduanya sah, asalkan kamu tahu sedang membeli yang mana.

Kadar emas batangan dan kenapa angkanya 99,99%

Kalau perhiasan hidup di dunia rentang dan sebutan, emas batangan hidup di dunia angka tunggal. Ada tiga sumber resmi yang bertemu di angka 99,99%.

Standar mutu. Artikel BBSPJIKB tentang SNI 8880:2025 menyatakan bahwa untuk emas batangan, kadar emas wajib mencapai 99,99% sebagai standar karat emas murni, dan artikel perbandingan versi 2020 dan 2025 dari lembaga yang sama mencatat persyaratan khusus emas batangan 99,99% sebagai hal baru yang sebelumnya tidak ada di versi 2020.

Definisi pajak. PP Nomor 49 Tahun 2022, yang ditetapkan dan diundangkan pada 12 Desember 2022 dan berstatus berlaku menurut JDIH BPK, memuat definisi di Penjelasan Pasal 25 ayat (1) huruf h: emas batangan adalah emas yang berbentuk batangan dengan kadar emas paling rendah sebesar 99,99% yang dibuktikan dengan sertifikat, termasuk emas batangan yang catatan kepemilikannya dilakukan secara digital. Definisi ini penting karena menentukan perlakuan PPN atas penyerahannya. Rincian pajaknya kami bahas di pajak jual emas.

Klaim produsen. Artikel Logam Mulia mencantumkan kelas FG (fine gold) 99,99% dalam tabel acuannya dan menyebut emas batangan ANTAM LM sebagai pilihan untuk investasi emas dengan kadar mencapai 99,99%. Laman Beli Emas di situs yang sama menyatakan emas batangan ANTAM LM terjamin keaslian dan kemurniannya dengan sertifikat LBMA (London Bullion Market Association), dan tersedia mulai pecahan 0,5 gram sampai 1.000 gram.

Di sektor jasa keuangan, standar yang sama juga dirujuk. Ringkasan POJK Nomor 17 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion, yang berlaku sejak 18 Oktober 2024, mewajibkan lembaga jasa keuangan penyelenggara usaha bulion memakai standar emas dari SNI dan/atau standar emas yang berlaku sesuai praktik internasional.

Dua batang emas berbentuk balok dengan nomor seri timbul di permukaannya, tertumpuk bersilang di atas latar putih
Dua batang emas bernomor seri. Untuk batangan, kadar dinyatakan sebagai satu angka yang dibuktikan sertifikat, berbeda dari perhiasan yang kadarnya berupa rentang per karat. Foto: Szaaman / Wikimedia Commons, domain publik

Konsekuensi praktisnya: kadar emas batangan bersertifikat nyaris tidak pernah menjadi bahan tawar-menawar, sedangkan kadar perhiasan hampir selalu menjadi bahan tawar-menawar. Pada batangan, yang kamu periksa adalah sertifikat, kemasan, dan kesesuaian beratnya, dan itu kami bedah di emas batangan. Perbandingan dua merek yang umum dibeli ada di emas UBS vs Antam, dan alur pembeliannya di cara beli emas Antam.

Kalau kamu berencana mengumpulkan emas batangan berkadar tinggi sedikit demi sedikit, bukan sekali beli besar, hitung dulu berapa gram yang realistis terkumpul dari setoran rutinmu dengan simulasi tabungan emas. Simulasi itu membantu kamu melihat jumlah gram dan perkiraan nilai jual kembalinya, sehingga keputusan membeli pecahan kecil atau menunggu pecahan besar bisa diambil dengan angka, bukan perasaan. Pilihan jalurnya, termasuk menabung lewat lembaga, kami bahas di cara menabung emas di Pegadaian dan emas digital.

Cara memeriksa kadar emas yang sah

Membaca cap memberi kamu klaim. Memeriksa kadar memberi kamu angka. Ada beberapa metode yang dipakai di Indonesia, dan masing-masing punya tempatnya.

Metode laboratorium sesuai standar. Menurut BBSPJIKB, SNI 8880 memakai metode ICP untuk emas murni dan fire assay untuk kadar lainnya, dan versi 2025 memisahkannya lebih jelas dalam pasal tersendiri. Keduanya adalah metode laboratorium, bukan alat yang ada di meja toko pada umumnya. Metode inilah yang menjadi rujukan ketika produsen ingin produknya lolos sertifikasi.

X-Ray Fluorescence. Pegadaian menyebut XRF sebagai cara cek kadar emas paling akurat tanpa merusak perhiasan. Alatnya memancarkan sinar X ke permukaan emas lalu menganalisis energi yang dipantulkan kembali, sehingga bisa menunjukkan persentase emas dan logam lain secara rinci. Menurut Pegadaian, metode ini banyak dipakai di laboratorium dan toko emas besar. Perhatikan kata "permukaan": alat membaca yang ada di permukaan, dan itu relevan ketika kamu berurusan dengan barang berlapis. Soal itu sudah kami jelaskan di artikel ciri emas palsu.

Gold tester digital. Alat genggam dengan probe yang ditempelkan ke permukaan emas. Pegadaian mencatat alat ini praktis, tetapi hasilnya bisa dipengaruhi oleh ketebalan lapisan emas atau campuran logam yang dipakai.

Timbangan dan kepadatan. Pegadaian juga menjelaskan cara memperkirakan kepadatan dengan menimbang benda di udara dan di dalam air, lalu membandingkan hasilnya dengan kepadatan emas murni. Metode ini memberi perkiraan, bukan angka kadar yang bisa kamu bawa ke transaksi.

Dua wadah keramik tahan api bekas pakai, satu berdiri berisi sisa bahan abu-abu dan satu tergeletak miring, di atas lantai bermotif kayu
Wadah keramik tahan api untuk pengujian dan pemurnian logam mulia. Pengujian kadar yang sesungguhnya adalah pekerjaan laboratorium, bukan trik di meja rumah. Foto: LukaszKatlewa / Wikimedia Commons, CC BY 4.0

Untuk perorangan, jalur yang paling mudah dijangkau adalah layanan resmi. Pegadaian menyediakan Jasa Taksiran, yaitu layanan pengujian dan sertifikasi perhiasan, emas, berlian, dan batu mulia yang dilakukan di Pegadaian G-Lab. Syarat untuk perorangan menurut laman itu adalah membawa kartu identitas, mengisi formulir pengajuan, dan membawa barang yang akan diuji. Besaran biayanya tidak kami kutip di sini, jadi tanyakan langsung ke cabang sebelum datang.

Urutan yang masuk akal kira-kira begini:

  1. Catat apa yang tertulis. Foto capnya, simpan nota pembeliannya, dan catat kadar yang disebut penjual saat itu.
  2. Uji di pihak yang tidak berkepentingan. Idealnya bukan di toko tempat kamu akan menjual, supaya kamu punya pembanding sebelum menerima tawaran.
  3. Minta hasil tertulis dalam persen atau karat. Hasil lisan tidak bisa kamu bawa ke tempat lain.
  4. Bandingkan dengan tabel SNI. Dengan angka persen di tangan, kamu bisa melihat sendiri di rentang karat mana barangmu jatuh.

Kadar emas dan nilai jual kembali

Semua pembahasan di atas bermuara di satu tempat: berapa yang kamu terima ketika emasmu dijual kembali. Logam Mulia menulisnya terang: semakin besar kadar logam campuran, semakin rendah harga buyback yang bisa diperoleh. Alasannya logis. Yang dibeli kembali pada dasarnya adalah emas murni di dalam barangmu, dan jumlahnya ditentukan dua angka sekaligus, yaitu berat dan kadar.

Karena itu biasakan menghitung dalam satu satuan yang jujur, yaitu gram emas murni setara. Rumusnya: berat barang dalam gram dikali kadar dalam persen.

Contoh hitungan (angka contoh, bukan patokan dan bukan proyeksi): kamu punya dua gelang yang sama-sama seberat 10 gram. Gelang pertama bercap 700, gelang kedua bercap 750. Gram emas murni setara gelang pertama adalah 10 dikali 70%, yaitu 7 gram. Gelang kedua 10 dikali 75%, yaitu 7,5 gram. Beratnya sama, tampilannya bisa mirip, tetapi isi emasnya berselisih 0,5 gram. Sekarang bandingkan dengan satu keping emas batangan 5 gram berkadar 99,99%: isi emasnya sekitar 5 gram, lebih sedikit daripada kedua gelang tadi meskipun kadarnya jauh lebih tinggi. Kadar tinggi tidak otomatis berarti isi emas lebih banyak, karena berat tetap ikut menentukan.

Contoh itu sengaja memakai gram, bukan rupiah. Harga emas berubah setiap hari, dan untuk mengubah gram emas murni menjadi perkiraan rupiah, kamu bisa mengalikannya dengan acuan di halaman harga emas hari ini. Ingat bahwa angka itu baru titik awal. Pada perhiasan, tawaran nyata masih dipengaruhi hal lain seperti ongkos pembuatan yang tidak ikut dibeli kembali, kelengkapan surat, dan kebijakan tiap pembeli. Pegadaian sendiri, dalam artikelnya tentang emas 16K, mengingatkan bahwa perkiraan harga berdasarkan kadar bisa berbeda tergantung toko, biaya pembuatan, dan margin penjual.

Beberapa kebiasaan yang membuat kadar bekerja untukmu, bukan melawanmu:

  • Tulis kadar di nota dalam persen atau karat, bukan sebutan dagang. Nota yang hanya menulis "emas muda" atau "emas 23" hampir tidak berguna saat kamu menjual.
  • Simpan surat pembelian. Tanpa surat, pembeli akan menguji ulang dan umumnya memotong lebih dalam. Pembahasannya ada di jual emas tanpa surat.
  • Kalau butuh dana sementara, pahami gadai. Taksiran gadai juga dihitung dari berat dan kadar, dan alurnya kami jelaskan di gadai emas di Pegadaian.
  • Pisahkan tujuan memakai dan menyimpan. Perhiasan kadar rendah wajar dibeli untuk dipakai. Untuk menyimpan nilai, perhatikan gram emas murni setara dan selisih harga beli dan jualnya.
  • Hitung kewajiban zakatnya dengan benar. Perhitungan zakat emas juga memakai berat emas, jadi angka kadar yang tercatat rapi ikut membantu.

Terakhir, emas bukan pengganti bantalan keuangan. Sebelum menambah emas dalam bentuk apa pun, pastikan dana darurat sudah terisi di tempat yang mudah dicairkan, karena menjual emas saat terdesak berarti menerima tawaran apa pun yang ada di hari itu. Panduan emas lainnya bisa kamu telusuri di halaman emas.

Kalau kamu masih bingung membaca cap atau hasil uji perhiasanmu, kamu bisa tanya lewat WhatsApp ke tim Uang Bijak dengan menyebut bahwa kamu datang dari artikel kadar emas. Kami membantu menjelaskan cara membaca angka dan istilahnya, bukan menaksir barangmu, tidak menjanjikan hasil, dan tidak menyarankan membeli atau menjual apa pun.

Tulisan ini bersifat edukasi, bukan nasihat keuangan, dan bukan ajakan membeli atau menjual emas dalam bentuk apa pun. Uang Bijak tidak menjual emas dan tidak berafiliasi dengan produsen, toko, atau lembaga yang disebut di sini. Tabel rentang kadar kami salin dari publikasi resmi Kemenperin atas SNI 8880:2025, dan angka pada tabel rumus adalah hitungan matematika, bukan klaim tentang barang tertentu. Kadar barang yang kamu pegang hanya bisa dipastikan lewat pengujian. Ketentuan selengkapnya ada di halaman disclaimer.

Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu kadar emas?
Kadar emas adalah porsi emas murni di dalam sebuah logam. Porsi itu bisa ditulis dalam tiga cara yang setara: karat (bagian per 24), persen (bagian per 100), dan angka tiga digit (bagian per 1.000) seperti yang dicap pada perhiasan. BSN mendefinisikan karat dalam SNI 8880:2020 sebagai sistem pengukuran tingkat kemurnian emas berdasarkan persentase emas murni dalam logam, dan setiap karat mengandung 1/24 dari keseluruhan.
Emas 700 berapa karat?
Cap 700 berarti 700 bagian emas murni per 1.000, atau 70%. Dengan rumus karat sama dengan persen dikali 24, hasilnya 16,8 karat. Pegadaian menyebut emas muda biasanya bernilai 17 karat dengan kemurnian 70%, tetapi tabel SNI 8880:2025 yang dipublikasikan Kemenperin menaruh 17 karat di rentang 70,83% sampai 74,99%, sehingga logam yang kadarnya tepat 70% secara standar jatuh di rentang 16 karat. Yang menentukan nilainya saat dijual adalah hasil uji, bukan sebutannya.
Emas 375 berapa karat?
Cap 375 berarti 37,5% emas murni, setara 9 karat karena 9 dibagi 24 sama dengan 0,375. Pada tabel SNI 8880:2025 yang dipublikasikan Kemenperin, 9 karat mencakup kadar 37,50% sampai 41,66%, jadi 375 berada tepat di batas bawahnya. Artinya sekitar 62,5% dari berat perhiasan itu adalah logam campuran, bukan emas.
Emas 750 berapa karat?
Cap 750 berarti 75% emas murni, setara 18 karat karena 18 dibagi 24 sama dengan 0,75. Tabel SNI 8880:2025 yang dipublikasikan Kemenperin menaruh 18 karat di rentang 75,00% sampai 79,16%, dan tabel Logam Mulia yang merujuk SNI 8880:2020 mencantumkan rentang yang sama untuk kelas EK-18. Jadi 750 adalah batas bawah kelas 18 karat.
Apa beda emas muda dan emas tua?
Keduanya istilah pasar Indonesia untuk membedakan kadar rendah dan kadar tinggi, bukan kelas resmi dengan batas yang ditetapkan undang-undang. Pegadaian menaruh garisnya di sekitar 70%: emas muda di bawahnya, emas tua di atasnya. Istilah ini pernah punya standar sendiri, yaitu SNI 13-3771-1995 Barang-barang emas muda, yang oleh BSN digabung ke dalam SNI 8880:2020. Karena batasnya tidak baku antar toko, selalu minta kadar ditulis dalam persen atau karat di nota.
Berapa kadar emas batangan Antam?
Situs resmi Logam Mulia menyebut investasi emas dengan kadar mencapai 99,99% dapat dipilih lewat emas batangan ANTAM LM, dan menyatakan kemurniannya terjamin dengan sertifikat LBMA. Angka 99,99% ini juga sejalan dengan definisi emas batangan dalam Penjelasan Pasal 25 ayat (1) huruf h PP Nomor 49 Tahun 2022, yaitu kadar paling rendah 99,99% yang dibuktikan dengan sertifikat.
Bagaimana cara memastikan kadar emas yang saya punya?
Bawa ke pihak yang punya alat uji dan tidak berkepentingan atas transaksimu. Pegadaian menyediakan Jasa Taksiran, layanan pengujian dan sertifikasi emas dan perhiasan yang dilakukan di Pegadaian G-Lab, dengan syarat membawa KTP, mengisi formulir, dan membawa barangnya. Pegadaian juga menyebut X-Ray Fluorescence sebagai cara cek kadar paling akurat tanpa merusak perhiasan. Cap dan trik rumahan tidak cukup, karena cap bisa memudar atau dipalsukan.
Tentang penulis
Tim Redaksi Uang Bijak
Redaksi Editorial · Profil & kredensial

Tim editorial Uang Bijak yang menyusun, menyunting, dan meninjau seluruh konten edukasi keuangan. Setiap angka dirujuk ke sumber resmi (OJK, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, BPS, KSEI, dan LPS) beserta tanggalnya.

Ditinjau oleh Ahmad Thariq Syauqi · Editor & Penanggung Jawab

Sumber

BSN - BSN Tetapkan SNI 8880:2020 Untuk Jamin Kualitas Barang EmasKeterangan Direktur Pengembangan Standar BSN pada 13 April 2021: SNI 8880:2020 merupakan revisi dan penggabungan SNI 13-3487-2005 Barang-barang emas dan SNI 13-3771-1995 Barang-barang emas muda, mengatur istilah dan definisi, persyaratan mutu, pengambilan contoh, metode uji, syarat lulus uji, dan penandaan, tipe mulai 8 karat hingga 24 karat, definisi karat sebagai sistem pengukuran kemurnian dengan setiap karat mengandung 1/24, contoh 24 karat berkadar 99,90% sampai 99,98%, 22 karat 91,67% sampai 95,82%, dan 17 karat 70,83% sampai 74,99%, diakses 24 September 2026BSN Pesta Online - SNI 8880:2025 Barang-barang emasStatus Berlaku, Komite Teknis 39-01 Perhiasan, SK Penetapan 80/KEP/BSN/3/2025, tanggal penetapan 14 Maret 2025, 14 halaman, revisi SNI 8880:2020 dengan mengubah dan menambahkan istilah dan definisi, diakses 24 September 2026Kemenperin BBSPJIKB - Produsen Emas Wajib Tahu! Ini Cara Memenuhi SNI 8880:2025Artikel 23 Mei 2025: delapan klasifikasi barang emas menurut SNI 8880:2025, tabel kadar per karat dari 6 karat (25,00% sampai 29,15%) hingga 24 karat (99,90% sampai 99,98%) serta emas murni 99,99%, dan ketentuan kadar emas batangan wajib 99,99%, diakses 24 September 2026Kemenperin BBSPJIKB - Perbedaan SNI 8880:2025 dengan SNI 8880:2020Artikel 28 Mei 2025: klasifikasi produk bertambah dari 5 menjadi 8 jenis, kadar minimum bertambah 6 karat (25%) dan 7 karat (29,16%) dari sebelumnya mulai 8 karat (33,33%), persyaratan khusus emas batangan 99,99%, metode uji ICP untuk emas murni dan fire assay untuk kadar lainnya, serta pengaturan kadar rendah (emas muda) yang sebelumnya tidak diakomodasi, diakses 24 September 2026Kemenperin BBKB - Kemenperin: Penerapan SNI Emas Jamin Kualitas dan Lindungi KonsumenSiaran pers 22 Agustus 2024 Nomor 262/RILIS/IND/08/2024: SNI 8880:2020 berlaku sejak 17 Juli 2020 dan penerapannya masih bersifat sukarela, serta keterangan bahwa emas murni kadarnya harus di angka 99,99% ke atas, diakses 24 September 2026Logam Mulia - Sudah Tahu Perbedaan Kadar Emas 18 Karat, 22 Karat, 24 Karat, dan Emas 99.99%?Artikel 10 Februari 2023: rumus kadar karat dibagi 24 dikali 100%, contoh 22 karat sekitar 91,67% dengan campuran 8,33%, tabel acuan SNI 8880-2020 (FG 99,99%, EK-24 99,90 sampai 99,98, EK-22 91,67 sampai 95,82, EK-18 75,00 sampai 79,16), keterangan bahwa makin besar kadar logam campuran makin rendah harga buyback, dan emas batangan ANTAM LM sebagai pilihan kadar 99,99%, diakses 24 September 2026Logam Mulia - Beli EmasPernyataan bahwa emas batangan ANTAM LM terjamin keaslian dan kemurniannya dengan sertifikat LBMA (London Bullion Market Association), tersedia mulai pecahan 0,5 gram sampai 1.000 gram, diakses 24 September 2026JDIH BPK - PP Nomor 49 Tahun 2022Tanggal penetapan dan pengundangan 12 Desember 2022, status Berlaku, dan naskah Penjelasan Pasal 25 ayat (1) huruf h yang mendefinisikan emas batangan sebagai emas berbentuk batangan dengan kadar paling rendah 99,99% yang dibuktikan dengan sertifikat, termasuk yang catatan kepemilikannya dilakukan secara digital, diakses 24 September 2026OJK - POJK Nomor 17 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha BulionRingkasan resmi: berlaku sejak diundangkan 18 Oktober 2024, dan kewajiban LJK penyelenggara usaha bulion memakai standar emas SNI dan/atau standar emas yang berlaku sesuai praktik internasional, diakses 24 September 2026Pegadaian - Cara Cek Kadar Emas untuk Mengetahui Nilai dan KeasliannyaArtikel 18 Agustus 2026: daftar kode 999, 916, 750, 585, 375 beserta padanan karat, keterangan cap bisa memudar atau dipalsukan, metode timbangan dan kepadatan, X-Ray Fluorescence sebagai cara paling akurat tanpa merusak perhiasan, dan batasan gold tester digital yang dipengaruhi ketebalan lapisan, diakses 24 September 2026Pegadaian - Harga Emas 16K: Arti, Persentase Kemurnian, dan Nilai JualnyaArtikel 14 Oktober 2025: istilah dagang Emas 24, Emas 23, dan Emas 22 di toko bukan karat sesungguhnya, dengan kisaran kadar yang disebut masing-masing, serta layanan Jasa Taksiran untuk mengecek kadar secara profesional, diakses 24 September 2026Pegadaian - Kadar Emas Muda Berapa Karat? Ini Penjelasan, Kode dan CirinyaArtikel 21 September 2026: emas muda sebagai istilah pasar Indonesia untuk kadar di bawah 70%, keterangan emas muda biasanya 17 karat dengan kemurnian 70%, dan kode 420 sebagai kadar 42%, diakses 24 September 2026Pegadaian - Jasa Taksiran (Sertifikasi Emas dan Batu Permata)Jasa Taksiran sebagai layanan pengujian dan sertifikasi perhiasan, emas, berlian, dan batu mulia di Pegadaian G-Lab, dengan syarat perorangan membawa KTP, mengisi formulir, dan membawa barang, diakses 24 September 2026

Setiap angka dan klaim di artikel ini dirujuk ke sumber resmi di atas beserta tanggalnya.

Masih ada yang ingin ditanyakan soal emas? Ceritakan kondisimu, kami bantu arahkan langkah yang masuk akal.

Tanya via WhatsApp