Lompat ke konten
Emas

Kalung Emas: Jenis Rantai, Kalung Berongga, Cap Kadar, dan Cara Menghitung Nilai Jual Kembalinya

Jawaban singkat

Kalung emas adalah perhiasan leher yang bahannya sebagian atau seluruhnya emas, biasanya berupa rantai dengan atau tanpa liontin. Nilainya ditentukan oleh berat dalam gram dan kadar emas di cap, misalnya 750 berarti 75% emas murni. Model rantai, buatan mesin atau tangan, dan liontin memengaruhi harga beli, tetapi saat dijual kembali yang dihitung hanya kandungan emasnya. Kalung berongga tampak tebal tetapi ringan, jadi selalu lihat berat di nota, bukan kesan besarnya.

Tim Redaksi Uang Bijak12 menit bacaDitinjau Ahmad Thariq Syauqi
Empat utas kalung rantai emas 18 karat dengan model rantai berbeda dibentangkan sejajar di atas permukaan putih
Empat kalung rantai emas 18 karat dengan model berbeda, dari rantai ular bulat sampai rantai jangkar. Model rantai memengaruhi ongkos pembuatan, tetapi nilai jual kembalinya tetap dihitung dari berat dan kadar. Foto: W.carter / Wikimedia Commons, CC BY 4.0

Kalung emas punya tempat khusus dalam keuangan keluarga Indonesia. Ia dipakai di acara penting, diberikan sebagai seserahan, dan sering dianggap simpanan yang bisa diuangkan kapan saja. Masalahnya, kalung juga perhiasan yang paling sering membuat pemiliknya kaget saat menjual: kalung yang tampak tebal ternyata ringan, liontin dinilai terpisah, dan ongkos pembuatan yang dulu dibayar tidak kembali.

Panduan ini membahas kalung emas dari sisi yang paling berguna bagi pembeli dan pemilik: jenis rantai, bedanya kalung padat dan berongga, letak cap kadar, cara liontin dihitung, pajak, sampai cara memperkirakan nilai jual kembali dengan harga resmi per 1 November 2026. Tulisan ini edukasi, bukan saran investasi.

Kalung emas adalah perhiasan, nilainya ada di berat dan kadar

Komponen utama kalung adalah rantai atau tali yang melingkari leher, yang sering ditambah liontin atau batu. Begitu penjelasan dasar di entri Necklace di Wikipedia. Dari sisi aturan, PMK Nomor 48 Tahun 2023 mendefinisikan emas perhiasan sebagai perhiasan yang bahannya sebagian atau seluruhnya dari emas, termasuk yang dilengkapi batu permata. Kalung rantai polos maupun kalung berliontin berbatu sama-sama masuk kategori ini.

Seperti perhiasan lain, nilai kalung saat dijual kembali ditentukan oleh dua angka:

  • Berat dalam gram, termasuk pengait dan liontin bila bahannya sama.
  • Kadar, yaitu persentase emas murni di dalam paduan, yang dibaca dari cap.

Model rantai, kerapian sambungan, merek toko, dan batu hias menaikkan harga beli, tetapi hampir tidak ikut dihargai saat kamu menjual. Prinsip ini sama dengan yang kami uraikan untuk gelang emas, cincin emas, dan anting emas. Perbedaannya, kalung punya dua jebakan khas: rantai berongga dan liontin.

Standar nasional juga memberi pegangan. SNI 8880:2020 dari Badan Standardisasi Nasional tentang barang-barang emas mencakup persyaratan mutu, metode uji, dan penandaan. Penandaan kadar inilah yang perlu kamu cari di setiap kalung.

Jenis rantai kalung emas dan pengaruhnya ke harga

Entri Jewellery chain di Wikipedia mencatat bahwa gaya rantai perhiasan sangat beragam dan namanya berbeda antar negara. Di toko emas Indonesia pun sebutannya bisa berganti antar daerah. Tabel berikut memakai nama yang umum dipakai, dengan fokus pada hal yang memengaruhi uangmu.

Model rantaiCiri tampilanKelebihanHal yang perlu diperhatikan
Rantai biasa (mata rantai bulat atau lonjong)Mata rantai saling mengait polosSederhana, mudah diperbaikiRantai sangat tipis mudah putus
Rantai pipih (curb)Mata rantai dipipihkan sehingga rebah rataKokoh, berkilau di permukaan datarModel tebal bisa berupa versi berongga
Rantai tambang (rope)Mata rantai berpilin seperti taliTampak tebal dan mewahSering dibuat berongga agar ringan
Rantai ular (snake)Permukaan rapat dan licin seperti tabungHalus di kulitTertekuk tajam bisa meninggalkan bekas permanen
Rantai dengan liontinRantai tipis ditambah bandulFokus pada liontinLiontin bisa berkadar atau berbahan berbeda

Tabel ini merangkum sifat konstruksi, bukan harga toko. Dari sisi uang, model yang lebih rumit dan pengerjaan tangan umumnya membawa ongkos pembuatan lebih tinggi, sedangkan rantai polos produksi mesin cenderung lebih efisien.

Mesin pembuat rantai perhiasan dengan lengan logam dan cahaya hijau menyorot titik penyambungan mata rantai
Mesin otomatis yang menyambung mata rantai perhiasan di sebuah pabrik pengolahan logam mulia. Rantai buatan mesin umumnya berongkos lebih rendah dibanding kalung buatan tangan. Foto: ОАО «Красцветмет» / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Pengait juga bagian dari rantai yang sering diabaikan. Wikipedia mencatat bahwa rantai perhiasan memakai mekanisme pengait kecil supaya bisa dibuka dan dipasang lagi. Pengait yang longgar adalah penyebab paling umum kalung jatuh dan hilang, jadi coba buka tutup pengaitnya beberapa kali sebelum membeli.

Kalung padat dan kalung berongga: jebakan paling umum

Inilah hal terpenting yang perlu diketahui sebelum membeli kalung tebal. Kalung padat dibuat dari kawat atau mata rantai yang pejal. Kalung berongga dibuat dari tabung logam tipis yang bagian dalamnya kosong. Dari depan, keduanya bisa tampak sama tebal dan sama berkilau.

Bedanya baru terasa di timbangan. Karena bagian dalamnya kosong, kalung berongga jauh lebih ringan dibanding kalung padat dengan ukuran yang sama. Harga totalnya pun terasa lebih terjangkau, dan inilah yang membuatnya laris. Tidak ada yang salah dengan kalung berongga, asalkan kamu sadar bahwa yang kamu beli adalah beratnya, bukan kesan tebalnya.

Kalung rantai emas model tambang berongga menjuntai di atas latar putih
Kalung emas model rantai tambang berongga. Rantai berongga tampak tebal tetapi lebih ringan, jadi berat di nota lebih penting daripada kesan besarnya. Foto: Helpka / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Beberapa konsekuensi kalung berongga yang perlu dipertimbangkan:

  1. Lebih mudah penyok. Dinding tabungnya tipis, jadi tekanan atau tertekuk tajam bisa meninggalkan bekas yang sulit dikembalikan.
  2. Lebih sulit diperbaiki. Menyambung rantai berongga yang putus lebih rumit daripada rantai padat, dan tidak semua toko mau mengerjakannya.
  3. Ongkos per gram cenderung terasa lebih besar. Pengerjaannya tetap rumit, sementara berat emasnya kecil, sehingga porsi ongkos pembuatan terhadap nilai emas bisa lebih tinggi.
  4. Nilai jual kembali tetap dari berat. Toko akan menimbang, bukan mengukur ketebalan. Kalung berongga yang tampak besar tetap dihargai sesuai gram emasnya.

Cara paling sederhana menghindari salah paham: selalu tanyakan langsung apakah kalungnya padat atau berongga, lalu lihat angka berat di timbangan dan di nota.

Membaca cap kadar pada kalung emas

Cap kadar pada kalung biasanya sangat kecil. Lokasinya umumnya di dekat pengait, di pelat kecil yang menempel di ujung rantai, atau di bagian belakang liontin. Angka tiga digit menunjukkan berapa bagian per seribu dari berat kalung yang berupa emas murni. Penjelasan lengkap soal karat, emas muda, dan emas tua ada di artikel kadar emas.

Cap pada kalungSetara karatKandungan emas murniEmas murni dalam kalung 5 gram
3759 karat37,5%1,875 gram
58514 karat58,5%2,925 gram
700sekitar 17 karat70%3,5 gram
75018 karat75%3,75 gram
87521 karat87,5%4,375 gram

Angka di kolom terakhir adalah turunan matematis dari arti cap, bukan data toko. Dua kalung 5 gram bisa berbeda kandungan emasnya lebih dari 2 gram hanya karena capnya berbeda.

Rantai emas model tambang berpilin difoto dekat di atas permukaan putih
Rantai emas model tambang berpilin berkadar 14 karat. Cap kadar kalung biasanya tercetak kecil di dekat pengait atau di pelat kecil di ujung rantai. Foto: Lurpino / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Kalau cap tidak ada, aus, atau tidak cocok dengan nota, jangan menilai dari warna. Warna emas bisa diatur lewat logam campurannya, bahkan kalung berwarna putih pun bisa berupa emas, seperti dijelaskan di emas putih. Minta pengujian kadar di toko emas besar atau Pegadaian, dan kenali tanda bahayanya di ciri emas palsu. Kalau penjual masih memakai satuan tradisional, minta beratnya ditulis dalam gram. Penjelasannya ada di satuan emas suku, mayam, dan gram.

Liontin: dihitung bersama atau terpisah

Banyak kalung dijual bersama liontin, dan di sinilah salah paham kedua sering terjadi. Liontin bisa berkadar sama dengan rantainya, berkadar berbeda, atau bahkan bukan emas sama sekali. Liontin juga sering berhias batu yang tidak dihargai seperti emas.

Sikap paling aman adalah meminta nota mencatat rantai dan liontin secara terpisah: berat masing-masing dan kadar masing-masing. Dengan catatan seperti itu, kamu bisa menjual atau menggadaikan keduanya secara terpisah kelak, dan penaksir tidak perlu menyamaratakan kadarnya ke angka terendah.

Rantai jam saku emas dengan mata rantai panjang dan sebuah koin emas bergambar wajah ratu tergantung sebagai liontin
Rantai emas dengan liontin koin emas. Liontin sering dihitung terpisah dari kalungnya, jadi minta toko mencatat berat dan kadar keduanya di nota. Foto: Heritage Auctions. / Wikimedia Commons, Public domain
Kalau kamu membeli liontin dan rantai di toko berbeda, simpan dua nota itu bersama-sama. Saat dijual, toko akan menilai masing-masing sesuai kadarnya, dan nota yang lengkap mencegah tawaran dipukul rata.

Dari mana harga kalung emas di etalase terbentuk

Harga kalung emas tersusun dari tiga lapis: nilai kandungan emas, ongkos pembuatan, serta pajak dan margin toko.

Lapis pertama mengikuti harga emas harian. Sebagai acuan nilai emas murni, pada 1 November 2026 Galeri 24, anak usaha Pegadaian, mencantumkan emas batangan 1 gram seharga Rp2.443.000 untuk dijual ke konsumen. Harga perhiasan tidak sama dengan harga batangan, tetapi angka ini memberi gambaran nilai emas murni hari itu. Pergerakan hariannya ada di halaman harga emas hari ini, dan penyebab naik turunnya ada di kenapa harga emas naik turun.

Lapis kedua adalah ongkos pembuatan. Rantai polos buatan mesin umumnya berongkos lebih ringan per gram dibanding kalung ukir buatan tangan atau kalung dengan liontin rumit.

Ilustrasi dengan angka asumsi, bukan harga toko sebenarnya: kalung 5 gram berkadar 75% mengandung 3,75 gram emas murni. Kalau nilai emas murni diasumsikan Rp2.400.000 per gram, nilai kandungan emasnya Rp9.000.000. Dengan ongkos pembuatan 10% dari nilai itu, harga sebelum pajak menjadi Rp9.900.000. Saat dijual kembali, yang menjadi dasar tawaran hanya nilai kandungan emas pada harga hari itu, dikurangi potongan toko.

Bandingkan harga efektif per gram untuk kadar yang sama, bukan harga total. Bagi harga yang diminta dengan berat kalung. Cara ini langsung membongkar kalung berongga yang tampak murah tetapi mahal per gramnya.

Lapis ketiga adalah pajak dan margin. Pajak emas perhiasan diatur PMK 48/2023 yang diubah dengan PMK Nomor 11 Tahun 2025 dan diubah kedua kalinya dengan PMK Nomor 52 Tahun 2025. Penjual memungut PPN dengan skema besaran tertentu. Dalam contoh resmi lampiran PMK 48/2023, penjualan emas perhiasan oleh pabrikan kepada konsumen akhir dipungut PPN 15% dikali 11%, setara 1,65% dari harga jual. PPh Pasal 22 sebesar 0,25% tidak dipungut bila pembelinya konsumen akhir. Karena aturannya sudah dua kali diubah, minta rincian pajak tertulis di nota. Soal pajak saat menjual, baca pajak jual emas.

Menghitung nilai jual kembali kalung emas

Saat kalung dijual, toko menghitung kandungan emas murninya lalu memotong sesuai kebijakannya. Untuk memperkirakan batas atasnya, pakai harga buyback resmi sebagai patokan. Pada 1 November 2026, Galeri 24 mencantumkan harga buyback emas batangan 1 gram Rp2.299.000.

Kalung (berat dan cap)Emas murniNilai setara memakai buyback Galeri 24, 1 November 2026
3 gram, cap 3751,125 gramSekitar Rp2.586.000
5 gram, cap 5852,925 gramSekitar Rp6.725.000
5 gram, cap 7503,75 gramSekitar Rp8.621.000
10 gram, cap 7507,5 gramSekitar Rp17.243.000
10 gram, cap 8758,75 gramSekitar Rp20.116.000

Tabel ini hitungan ilustrasi redaksi, bukan harga beli toko perhiasan. Harga Galeri 24 berlaku untuk emas batangan murni bermerek dan berubah setiap hari. Toko perhiasan menerapkan potongan sendiri untuk biaya lebur, pengujian, dan margin, sehingga tawaran nyata biasanya di bawah angka ini.

Hal yang biasanya menurunkan tawaran untuk kalung:

  • Tidak ada nota. Toko akan menguji ulang dan cenderung menawar lebih rendah. Panduannya ada di jual emas tanpa surat.
  • Kalung putus atau penyok. Tetap dinilai dari beratnya, tetapi toko asal bisa memberi potongan lebih besar dibanding barang utuh. Kumpulkan semua potongan supaya beratnya tidak berkurang.
  • Liontin berbatu. Batu biasanya dikurangkan dari berat atau tidak dihargai.
  • Kadar campuran. Rantai dan liontin dengan kadar berbeda tanpa nota terpisah bisa dinilai pada kadar yang lebih rendah.

Kalau kebutuhan uangnya sementara, menggadaikan bisa lebih masuk akal daripada menjual, karena kalungnya bisa ditebus kembali. Prosesnya dibahas di gadai emas di Pegadaian. Sebagai pembanding, mekanisme buyback emas batangan yang lebih transparan ada di buyback emas Antam.

Merawat kalung emas supaya nilainya terjaga

Kadar emas tidak berkurang karena pemakaian normal, tetapi kondisi fisik kalung memengaruhi kemudahan menjualnya. Beberapa kebiasaan sederhana:

  1. Lepas saat tidur dan berolahraga. Tarikan mendadak adalah penyebab umum rantai tipis putus.
  2. Jauhkan dari bahan kimia. Parfum, kaporit kolam renang, dan pembersih rumah tangga bisa membuat permukaan kusam.
  3. Simpan terbentang atau digantung. Kalung yang ditumpuk bisa kusut dan simpul rantai halus sulit diurai tanpa merusaknya.
  4. Periksa pengait secara berkala. Pengait yang kendur sebaiknya diperbaiki sebelum kalung jatuh dan hilang.
  5. Foto kalung bersama notanya. Arsip ini membantu bila terjadi kehilangan dan memudahkan ahli waris mengenali barang beserta dokumennya.

Untuk simpanan perhiasan bernilai besar, pertimbangkan tempat penyimpanan yang lebih aman seperti brankas atau safe deposit box.

Kalung emas sebagai perhiasan atau simpanan nilai

Kalung emas paling masuk akal dibeli untuk dipakai, untuk seserahan, atau sebagai hadiah. Sebagai alat menyimpan nilai, ia membawa beban ongkos pembuatan dan margin yang tidak kembali. OJK lewat Sikapi Uangmu membedakan karakteristik perhiasan emas, emas batangan, dan tabungan emas, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya.

Kalau tujuan utamanya menyimpan nilai, pilihan yang umumnya lebih efisien adalah emas batangan bersertifikat atau tabungan emas resmi lewat menabung emas di Pegadaian. Perbandingan keduanya ada di tabungan emas vs emas batangan. Dan untuk kebutuhan mendesak, sumber pertama sebaiknya dana darurat, bukan kalung yang harus dijual terburu-buru.

Kalung emas juga sering masuk daftar seserahan atau mahar. Dalam konteks ini, keputusan yang sehat adalah menetapkan anggarannya lebih dulu, baru memilih model. Tentukan berapa gram dan kadar yang sanggup dibeli tanpa mengganggu pos lain, lalu cari model yang sesuai di dalam batas itu. Urutan sebaliknya, yaitu jatuh hati pada model lalu memaksakan anggaran, adalah cara paling cepat membuat biaya pernikahan membengkak. Cara menyusun pos-pos biaya itu kami bahas di budgeting pernikahan.

Untuk hadiah anak, pertimbangkan kalung berantai pendek dengan pengait yang kuat, atau simpan nilainya dalam bentuk tabungan emas atas nama orang tua sampai anak cukup besar. Kalung tipis yang dipakai anak kecil mudah tersangkut dan putus, dan risiko hilangnya lebih tinggi. Apa pun pilihannya, catat berat, kadar, dan tanggal pembelian di satu tempat, supaya total simpanan emas keluarga selalu terlihat dan mudah dihitung ketika tiba waktunya zakat atau ketika ada kebutuhan dana.

Soal zakat, Baznas menetapkan nisab zakat emas 85 gram dengan kadar zakat 2,5%. Kalung yang berat, digabung dengan simpanan emas lain, bisa ikut terhitung. Ketentuan lengkapnya, termasuk perbedaan pendapat soal perhiasan yang dipakai, ada di zakat emas.

Checklist sebelum membeli kalung emas

  1. Tanyakan padat atau berongga, lalu lihat berat di timbangan.
  2. Cari cap kadar di dekat pengait atau pelat ujung rantai, dan cocokkan dengan nota.
  3. Minta berat dan kadar liontin dicatat terpisah bila ada liontin.
  4. Hitung harga efektif per gram dan bandingkan dengan toko lain untuk kadar yang sama.
  5. Tanyakan ongkos pembuatan terpisah supaya tahu porsi yang tidak akan kembali.
  6. Coba pengaitnya beberapa kali, pastikan menutup rapat.
  7. Tanyakan kebijakan buyback toko, termasuk potongan untuk kalung putus atau penyok.
  8. Simpan nota bersama kalung, dan foto keduanya sebagai arsip.

Ringkasan

Kalung emas adalah emas perhiasan yang nilainya ditentukan oleh berat dan kadar. Model rantai, pengerjaan tangan, dan liontin memengaruhi harga beli, tetapi saat dijual yang dihitung hanya kandungan emasnya. Dua jebakan khas kalung adalah rantai berongga yang tampak tebal tetapi ringan, dan liontin yang kadarnya bisa berbeda dari rantainya.

Dengan harga buyback Galeri 24 per 1 November 2026, kalung 5 gram bercap 750 setara sekitar Rp8,6 juta kandungan emasnya, sebelum potongan toko. Bandingkan harga efektif per gram, minta nota yang lengkap, dan rawat pengaitnya. Artikel ini bersifat edukasi, bukan saran investasi. Harga emas berubah setiap hari, jadi selalu cek ulang ke sumber resmi sebelum bertransaksi.

Pertanyaan yang sering diajukan
Kalung emas biasanya berkadar berapa?
Kadar kalung emas di pasar beragam, dari emas muda berkadar rendah sampai emas tua bercap 750 atau lebih. Patokannya adalah cap angka kecil yang biasanya tercetak di dekat pengait atau di pelat kecil di ujung rantai. Cap 750 berarti 75% emas murni. Cocokkan cap itu dengan kadar yang tertulis di nota pembelian.
Apa bedanya kalung emas padat dan berongga?
Kalung padat dibuat dari kawat atau mata rantai yang pejal, sedangkan kalung berongga dibuat dari tabung logam tipis yang bagian dalamnya kosong. Dengan tampilan yang sama tebal, kalung berongga jauh lebih ringan sehingga harganya terasa lebih murah. Kekurangannya, kalung berongga lebih mudah penyok dan lebih sulit diperbaiki.
Berapa harga kalung emas 5 gram?
Tidak ada satu harga baku, karena harga kalung bergantung pada kadar, model, ongkos pembuatan, dan kebijakan toko. Sebagai patokan nilai emas murni, Galeri 24 pada 1 November 2026 mencantumkan emas batangan 1 gram Rp2.443.000 untuk dijual dan Rp2.299.000 untuk buyback. Kalung 5 gram bercap 750 hanya berisi 3,75 gram emas murni, lalu ditambah ongkos pembuatan dan pajak di harga toko.
Apakah liontin dihitung bersama kalungnya?
Tergantung toko dan bahannya. Kalau liontin juga emas dengan kadar sama, beratnya biasanya digabung. Kalau kadarnya berbeda atau berhias batu, toko bisa menimbang dan menilainya terpisah. Karena itu, minta nota yang mencantumkan berat dan kadar kalung serta liontin secara terpisah.
Kalung emas putus, apakah masih bisa dijual?
Bisa. Kalung putus tetap dinilai dari berat dan kadar emasnya, karena toko pada dasarnya menghargai kandungan emas. Kumpulkan semua potongan dan pengaitnya supaya beratnya utuh. Toko asal mungkin memberi potongan lebih besar dibanding barang utuh, jadi bandingkan juga dengan biaya memperbaikinya.
Apakah membeli kalung emas kena pajak?
Ya. Pajak emas perhiasan diatur PMK Nomor 48 Tahun 2023 yang sudah diubah dengan PMK Nomor 11 Tahun 2025 dan PMK Nomor 52 Tahun 2025. Penjual memungut PPN dengan skema besaran tertentu yang biasanya sudah menyatu dalam harga toko. Minta rincian pajak tertulis di nota.
Kalung emas sebaiknya dibeli di mana?
Beli di toko emas dengan alamat tetap, butik, atau kanal resmi untuk produk bermerek, yang mau menimbang di depanmu dan menulis berat serta kadar di nota. Hindari penjual tanpa identitas jelas yang menawarkan harga jauh di bawah harga emas hari itu.
Apakah kalung emas wajib dizakati?
Menurut Baznas, zakat emas wajib bila emas yang tersimpan mencapai nisab 85 gram dengan kadar zakat 2,5% setelah genap satu tahun. Perlakuan perhiasan yang rutin dipakai berbeda menurut sebagian pendapat ulama, jadi pelajari ketentuannya atau tanyakan ke lembaga zakat resmi.
Apakah kalung emas cocok untuk investasi?
Kurang efisien kalau tujuan utamanya investasi, karena harga belinya menanggung ongkos pembuatan dan margin yang tidak kembali saat dijual. Untuk menyimpan nilai, emas batangan bersertifikat atau tabungan emas resmi umumnya punya selisih harga beli dan jual yang lebih kecil. Ini edukasi, bukan saran investasi.
Tentang penulis
Tim Redaksi Uang Bijak
Redaksi Editorial · Profil & kredensial

Tim editorial Uang Bijak yang menyusun, menyunting, dan meninjau seluruh konten edukasi keuangan. Setiap angka dirujuk ke sumber resmi (OJK, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, BPS, KSEI, dan LPS) beserta tanggalnya.

Ditinjau oleh Ahmad Thariq Syauqi · Editor & Penanggung Jawab

Masih ada yang ingin ditanyakan soal emas? Ceritakan kondisimu, kami bantu arahkan langkah yang masuk akal.

Tanya via WhatsApp