Lompat ke konten
Menabung

Deposito BCA: Bunga per Tenor, Setoran Minimal, Simulasi, dan Cara Bukanya

Bunga deposito BCA per tenor dari laman resmi berikut tanggal berlakunya, setoran minimal Rp8 juta, simulasi resmi, syarat buka, dan penjaminan LPS.

Tim Redaksi Uang Bijak13 menit bacaDitinjau Ahmad Thariq Syauqi
Kotak logam polos berkait sederhana di atas kain linen abu gelap dengan cahaya jendela lembut dari sisi kiri

Deposito BCA biasanya masuk pertimbangan saat saldo tabungan mulai mengendap dan kamu ingin bunga yang lebih tinggi tanpa ikut naik turunnya harga pasar. Artikel ini merangkum yang perlu kamu ketahui sebelum membukanya: cara kerja produknya, pilihan bilyet dan mata uang, bunga per tenor berikut tanggal berlakunya, setoran minimal, simulasi resmi dari BCA sendiri, syarat pembukaan, sampai cara membaca bunga itu lewat kacamata penjaminan LPS. Ini panduan edukasi, bukan nasihat keuangan.

Seluruh angka di bawah diambil langsung dari laman resmi BCA dan situs LPS pada 3 September 2026. Laman BCA sendiri mencantumkan bahwa suku bunga deposito dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar, jadi perlakukan angka di sini sebagai potret ber-tanggal, bukan janji yang berlaku selamanya.

Apa itu Deposito Berjangka BCA dan cara kerjanya

Laman resmi BCA mendefinisikan Deposito Berjangka BCA sebagai produk simpanan berjangka yang penyetoran maupun penarikannya dapat dilakukan pada waktu tertentu. Kamu menempatkan sejumlah dana untuk jangka waktu yang disepakati, bank memakainya menjalankan fungsi penyaluran dana, dan sebagai imbalannya kamu menerima bunga yang umumnya lebih tinggi daripada tabungan biasa.

Laman edukasi resmi OJK memberi definisi yang sejalan: deposito adalah simpanan yang pencairannya hanya dapat dilakukan pada jangka waktu tertentu dan syarat tertentu. OJK juga menyebut tiga karakteristik pembedanya dari tabungan, yaitu baru bisa dicairkan setelah jangka waktunya berakhir, dapat diperpanjang otomatis lewat mekanisme automatic roll over, dan bisa dalam mata uang rupiah maupun mata uang asing. Ketiganya berlaku pada produk BCA. Konsep dasarnya sudah kami kupas lebih dalam di deposito adalah.

Satu ciri khas produk BCA yang tidak semua bank punya adalah pilihan dengan bilyet atau tanpa bilyet untuk nasabah perorangan. Deposito tanpa bilyet hanya dapat dibuka dalam rupiah, dan nasabah yang memilih opsi itu mendapat Advis Deposito bila mengajukan pencetakan, bukan bilyet fisik. BCA juga mencatat bahwa deposito dengan bilyet dapat menjadi jaminan kredit. Apa itu bilyet dan kenapa dokumen ini penting kami bahas terpisah di bilyet deposito.

Ada dua ketentuan administratif yang sering luput dibaca padahal berpengaruh langsung. Pertama, pencairan deposito tidak dapat dilakukan pada tanggal yang sama dengan tanggal penempatannya. Kedua, sepanjang deposito belum dicairkan, nasabah dapat mengajukan pencetakan ulang Advis Deposito mulai satu hari setelah tanggal penempatan sampai satu tahun sejak tanggal penempatan.

Pilihan di dalam Deposito BCA: mata uang, tenor, dan jenis perpanjangan

Ada tiga pilihan yang kamu tentukan di awal, dan ketiganya sulit diubah di tengah jalan tanpa konsekuensi.

Mata uang. BCA menyediakan sembilan pilihan, yaitu rupiah (IDR), dolar Amerika Serikat (USD), dolar Singapura (SGD), dolar Hong Kong (HKD), dolar Australia (AUD), yen Jepang (JPY), pound sterling Inggris (GBP), euro (EUR), dan yuan Tiongkok (CNH). Perlu diingat, penempatan deposito dengan mata uang yang berbeda dari sumber dananya akan dikenakan kurs jual beli, dan deposito valas membawa lapisan risiko tambahan berupa fluktuasi nilai tukar.

Jangka waktu. Tersedia empat pilihan: 1, 3, 6, dan 12 bulan. Sebagai pembanding, laman edukasi OJK menyebut deposito berjangka umumnya bertenor mulai 1, 3, 6, dan 12 sampai dengan 24 bulan, jadi rentang di BCA berhenti di ujung bawah kebiasaan itu. Bank lain ada yang menyediakan tenor lebih panjang, misalnya yang kami catat pada deposito BRI. Kalau rencanamu menuntut penguncian tarif lebih dari setahun, di BCA hal itu berarti melakukan perpanjangan berkali-kali dengan tarif yang berlaku saat itu, bukan mengunci satu tarif untuk beberapa tahun.

Jenis perpanjangan. Menurut laman resminya, ada tiga pilihan yang berbeda konsekuensinya.

Jenis perpanjanganApa yang terjadi pada pokokApa yang terjadi pada bunga
ARODiperpanjang otomatisDitransfer setiap bulan ke rekening yang sudah didaftarkan
ARO PlusDiperpanjang otomatisMenambah nominal deposito pada setiap kali perpanjangan
Non ARODitransfer saat jatuh tempo ke rekening yang didaftarkanDitransfer setiap bulan ke rekening yang didaftarkan

BCA menambahkan catatan penting untuk ARO dan ARO Plus: kalau nasabah tidak melakukan pencairan pada saat jatuh tempo, dananya akan didepositokan kembali dengan periode yang sama dan dengan suku bunga yang berlaku saat itu, bukan suku bunga lama.

Fasilitas perpanjangan otomatis itu nyaman, tetapi jangan dianggap netral. Kalau uangnya justru kamu butuhkan tepat di tanggal jatuh tempo, perpanjangan otomatis mengunci dananya kembali untuk satu periode penuh. Tentukan jenis perpanjangan sejak pembukaan, dan pasang pengingat sendiri di kalender beberapa hari sebelum jatuh tempo.
Empat toples kaca polos berjajar dengan tinggi isi berbeda di atas rak kayu dengan cahaya jendela lembut

Suku bunga deposito BCA, setoran minimal, dan simulasinya

Ini bagian yang paling dicari, jadi mari langsung ke angkanya. Laman resmi BCA memuat tabel Suku Bunga Deposito Rupiah dengan keterangan berlaku efektif 1 April 2026, dan kami mengaksesnya pada 3 September 2026.

Nominal penempatan1 bulan3 bulan6 bulan12 bulan
Di bawah Rp10 juta2,75%2,75%3,00%3,00%
Rp10 juta sampai di bawah Rp100 juta2,75%2,75%3,00%3,00%
Rp100 juta sampai di bawah Rp500 juta2,75%2,75%3,00%3,00%
Rp500 juta sampai di bawah Rp2 miliar2,75%2,75%3,00%3,00%
Rp2 miliar ke atas3,00%3,00%3,00%3,00%

Ada dua hal yang layak dibaca dari tabel itu. Pertama, untuk mayoritas nasabah ritel yang menempatkan di bawah Rp2 miliar, besar nominal tidak mengubah tarif sama sekali. Yang mengubah tarif hanyalah tenor: 6 dan 12 bulan dibayar 3,00%, sedangkan 1 dan 3 bulan dibayar 2,75%. Kedua, kenaikan tarif karena besarnya nominal baru muncul di kelas Rp2 miliar ke atas, jenjang yang tidak relevan bagi kebanyakan penabung.

BCA juga memiliki Deposito Rupiah Suku Bunga Khusus dengan keterangan berlaku efektif 15 April 2026. Kriterianya tegas dan semuanya harus terpenuhi: jangka waktu 6 atau 12 bulan, nominal penempatan Rp2 miliar ke atas, dan jenis perpanjangan ARO Plus. Tarifnya 3,25% per tahun untuk tenor 6 bulan dan 3,50% per tahun untuk tenor 12 bulan, sama di seluruh jenjang nominal.

Soal setoran, minimal penempatan awal untuk rupiah adalah Rp8.000.000. Untuk mata uang asing, minimalnya USD1.000, SGD2.000, HKD8.000, AUD2.000, GBP1.000, JPY150.000, EUR1.000, dan CNH7.000. Perlu dicatat, angka Rp8 juta ini adalah pintu masuk rupiah di BCA dan bukan patokan industri. Bank lain memasang ambang yang berbeda, dan ambang itu pun bisa berbeda antara pembukaan lewat kantor cabang dan lewat jalur digital. Kalau kamu sedang membandingkan, cek angkanya langsung di laman resmi masing-masing bank pada tanggal kamu memutuskan.

Untuk simulasi, laman resmi BCA sendiri sudah memuat contoh perhitungan dengan keterangan berlaku efektif 1 Oktober 2025:

NominalTenorBunga per tahunBungaPajak 20%Total akumulasi
Rp10.000.0001 bulan2,75%Rp22.603Rp4.521Rp10.018.082
USD100.0001 bulan2,00%USD164USD33USD100.131

BCA mencatat asumsi hitungannya, yaitu satu bulan dihitung 30 hari dan satu tahun dihitung 365 hari, serta menegaskan bahwa simulasi tersebut hanya alat bantu atau contoh perhitungan yang bersifat perkiraan dan tidak dimaksudkan menyediakan rekomendasi apa pun.

Supaya terasa untuk nominal lain, berikut ilustrasi kasar dengan pembulatan sederhana. Penempatan Rp8.000.000 di tenor 6 bulan dengan bunga 3,00% per tahun menghasilkan bunga kotor sekitar Rp120.000 selama enam bulan, dipotong pajak 20% sekitar Rp24.000, sehingga sisanya sekitar Rp96.000. Penempatan Rp50.000.000 di tenor 12 bulan dengan bunga 3,00% per tahun menghasilkan bunga kotor sekitar Rp1.500.000 setahun, dipotong pajak 20% sekitar Rp300.000, sehingga sisanya sekitar Rp1.200.000.

Angka ilustrasi di atas memakai pembulatan sederhana dan bukan hasil sistem BCA. Hitungan sebenarnya memakai konvensi hari yang disebut BCA di catatan simulasinya, sehingga hasilnya bisa berbeda beberapa ribu rupiah. Untuk angka pasti, gunakan kalkulator simulasi di laman resmi BCA atau tanyakan ke petugas cabang. Cara menghitungnya sendiri kami uraikan langkah demi langkah di cara hitung bunga deposito.

Membaca bunga BCA lewat kacamata penjaminan LPS

Bagian ini sering dilewati, padahal justru di sinilah rasa aman itu ditentukan. Laman resmi BCA menyatakan bahwa tingkat bunga penjaminan mengikuti informasi tingkat bunga yang berlaku pada situs Lembaga Penjamin Simpanan. Di bagian risiko, BCA juga menulis terbuka bahwa LPS tidak menjamin rekening dengan saldo di atas Rp2 miliar maupun suku bunga yang melebihi suku bunga yang ditetapkan LPS.

Situs resmi LPS mencantumkan tiga syarat penjaminan: simpanan tercatat pada pembukuan bank, tingkat bunga yang diterima tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, dan nasabah tidak terindikasi serta tidak terbukti melakukan fraud, yang oleh LPS dijelaskan sebagai tindak pidana di bidang perbankan. Untuk periode 1 Juli sampai 30 September 2026 yang kami baca pada 3 September 2026, tingkat bunga penjaminannya 3,75% untuk simpanan rupiah di bank umum, 2% untuk valuta asing di bank umum, dan 6,25% untuk bank perkreditan rakyat.

Sekarang sandingkan dengan tabel BCA tadi. Seluruh tarif Deposito Rupiah, mulai dari 2,75% sampai 3,00%, berada di bawah tingkat penjaminan rupiah 3,75%. Bahkan tarif khusus tertinggi sebesar 3,50% untuk tenor 12 bulan masih berada di bawahnya. Artinya dari sisi syarat bunga, seluruh deposito rupiah BCA berada di dalam batas penjaminan LPS pada periode berjalan.

Ceritanya berbeda di sisi valas. Tabel Deposito Valas USD di laman BCA dengan keterangan berlaku efektif 1 Desember 2023 mencantumkan tarif 2,00% per tahun untuk penempatan di bawah USD150.000 pada tenor 1 dan 3 bulan, sedangkan pada penempatan USD150.000 ke atas tarif tenor 1 dan 3 bulan naik menjadi 2,25%. Tabel mata uang lain dengan keterangan berlaku efektif 21 April 2025 mencantumkan AUD dan GBP masing-masing 2,25% di seluruh tenor. Angka 2,25% itu berada di atas tingkat bunga penjaminan LPS untuk valuta asing di bank umum yang sebesar 2% pada periode berjalan. Berdasarkan syarat penjaminan LPS, bunga yang melebihi tingkat penjaminan membuat simpanan bersangkutan tidak memenuhi syarat dijamin.

Ini bukan berarti produknya bermasalah atau banknya bermasalah, dan sama sekali bukan alasan untuk panik. Ini soal kamu tahu persis apa yang kamu dapat dan apa yang tidak. Kalau kamu mempertimbangkan penempatan valas, tanyakan hal ini secara eksplisit kepada petugas BCA dan cek sendiri periode berjalan di situs LPS sebelum dana berpindah.

Perlu diingat juga bahwa batas Rp2 miliar dihitung dari seluruh simpananmu di bank yang sama. Tabungan, giro, dan semua depositomu di BCA dijumlahkan, bukan dihitung per rekening. Kalau totalmu mendekati angka itu, menyebar ke bank lain adalah pengelolaan risiko yang wajar. Perbandingan tarif antar bank bisa kamu lanjutkan di bunga deposito tertinggi dan peta umumnya di suku bunga deposito.

Kubah kaca bening menutupi tumpukan cakram logam polos di atas meja kayu gelap

Cara buka deposito BCA, syarat, dan biayanya

Menurut laman resminya, pembukaan Deposito Berjangka BCA terbuka untuk nasabah perorangan maupun nasabah badan. Untuk perorangan, urutannya sebagai berikut.

  • Mengisi dan menandatangani formulir aplikasi pembukaan rekening.
  • Menentukan opsi bilyet. Kalau memilih tanpa bilyet, kamu wajib punya rekening BCA dalam rupiah sebagai rekening sumber dana sekaligus rekening tujuan pencairan, dan pemilik rekening sumber dana harus sama dengan pemilik depositonya.
  • Memenuhi penempatan awal minimum, yaitu Rp8.000.000 untuk rupiah.
  • Menyiapkan dokumen identitas, berupa KTP elektronik untuk WNI atau paspor untuk WNA, NPWP untuk WNI, serta kartu izin tinggal KITAS atau KITAP untuk WNA.

Deposito Berjangka BCA juga dapat dibuka sebagai rekening gabungan jenis "Atau" maupun "Dan". Pada jenis "Atau", instruksi atau penarikan dapat dilakukan salah satu pemilik rekening. Pada jenis "Dan", instruksi harus dilakukan bersama-sama oleh semua pemiliknya. Perbedaan ini penting untuk rekening bersama pasangan, dan sebaiknya diputuskan sadar sejak awal.

Soal biaya, laman resmi mencantumkannya terbuka. Ada pajak penghasilan sebesar 20% dari nominal bunga. Ada biaya transfer bunga bulanan yang gratis bila ditujukan ke rekening BCA, sedangkan ke rekening bank lain dikenakan Rp2.900 lewat LLG dan Rp30.000 lewat RTGS. Ada pula biaya Rp100.000 untuk penarikan tunai bernominal besar, yaitu Rp100.000.000 ke atas, yang dilakukan tanpa konfirmasi lebih dulu ke cabang BCA.

Untuk pencairan, BCA membedakan jalurnya menurut opsi bilyet yang kamu pilih. Deposito dengan bilyet diajukan ke cabang BCA tempat rekening deposito dibuka, dengan membawa bilyetnya. Deposito tanpa bilyet dapat diajukan ke cabang BCA terdekat. Kalau pencairan dilakukan sebelum jatuh tempo, penaltinya berupa bunga yang tidak dibayarkan: bunga bulan berjalan untuk jenis ARO, dan bunga jangka waktu berjalan untuk jenis ARO Plus serta Non ARO.

Pertimbangan sebelum menempatkan uang di deposito BCA

Pertama, soal likuiditas. Deposito dirancang untuk dicairkan saat jatuh tempo, dan laman edukasi OJK menyebut pencairan sebelum jatuh tempo umumnya dikenakan denda. Ketentuan penalti BCA di atas menegaskan hal yang sama. Karena itu jangan menempatkan uang yang mungkin kamu butuhkan mendadak. Dana darurat sebaiknya tetap berada di rekening yang bisa ditarik kapan saja, dan deposito diisi uang di lapisan atasnya.

Kedua, soal hasil bersih setelah pajak. Dengan tarif 2,75% sampai 3,00% per tahun sebelum pajak 20%, deposito rupiah berfungsi sebagai pengaman nilai, bukan mesin pertumbuhan. Itu bukan kelemahan yang memalukan, karena setiap rencana keuangan butuh lapisan uang yang aman dan hasilnya bisa diperkirakan. Yang keliru adalah berharap deposito mengejar target pertumbuhan jangka panjang yang seharusnya menjadi tugas instrumen lain.

Ketiga, pilih tenor berdasarkan tanggal kebutuhan, bukan tarif tertinggi. Kebetulan di BCA tenor yang lebih panjang memang dibayar sedikit lebih tinggi, jadi godaan mengambil 12 bulan terasa masuk akal. Tetapi kalau uangnya kamu butuhkan dalam empat bulan, tenor 12 bulan justru menciptakan masalah baru. Cocokkan tenor dengan tanggal kebutuhan lebih dulu, baru lihat tarifnya.

Keempat, sadari batas rentang tenornya. Karena BCA hanya menyediakan sampai 12 bulan, rencana yang butuh penguncian tarif dua atau tiga tahun akan melibatkan beberapa kali perpanjangan dengan tarif yang berlaku pada saat itu. Ini bukan cacat produk, tetapi perlu diperhitungkan kalau kamu sedang memperkirakan arah bunga ke depan.

Kelima, bandingkan antar bank dengan adil. Sebagai pembanding sesama bank besar, kami pernah membedah deposito Mandiri, deposito BNI, dan deposito BSI yang memakai skema bagi hasil, bukan bunga. Saat membandingkan, sandingkan juga rentang tenor, setoran minimal, jalur pembukaan, dan ketentuan penaltinya, jangan hanya angka bunganya.

Keenam, waspadai tawaran di luar bank. Kalau ada pihak menawarkan sesuatu yang disebut deposito dengan imbal hasil jauh di atas tingkat bunga penjaminan LPS, apalagi lewat aplikasi atau perusahaan yang bukan bank, berhenti dulu. Cek daftar bank peserta penjaminan di situs LPS dan cek izin lembaganya lewat Kontak OJK 157 sebelum uang berpindah.

Kalau nominalmu belum menyentuh delapan juta rupiah, tidak perlu memaksakan diri. Menabung rutin sampai setorannya cukup adalah jalur yang wajar, dan kebiasaannya kami bahas runtut di cara menabung. Terakhir, jadikan kebiasaan mengecek tiga hal setiap kali depositomu mendekati jatuh tempo: tarif terbaru di laman resmi BCA, tingkat bunga penjaminan LPS periode berjalan, dan rencana pemakaian uangnya. Artikel ini adalah potret per 3 September 2026 dan bersifat edukasi, bukan nasihat keuangan, jadi selalu buka kembali laman resminya sebelum memutuskan. Panduan menabung lainnya bisa kamu lanjutkan di halaman menabung kami.

Pertanyaan yang sering diajukan
Bunga deposito BCA berapa persen sekarang?
Menurut tabel Suku Bunga Deposito Rupiah di laman resmi Deposito Berjangka BCA dengan keterangan berlaku efektif 1 April 2026 yang kami akses 3 September 2026, tarifnya 2,75% per tahun untuk tenor 1 dan 3 bulan serta 3,00% per tahun untuk tenor 6 dan 12 bulan pada penempatan di bawah Rp2 miliar. Untuk penempatan Rp2 miliar ke atas, tarifnya 3,00% per tahun di seluruh tenor. Suku bunga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar.
Berapa setoran minimal deposito BCA?
Laman resmi Deposito Berjangka BCA mencantumkan minimal penempatan awal Rp8.000.000 untuk mata uang rupiah. Untuk mata uang asing, minimalnya berbeda-beda, misalnya USD1.000, SGD2.000, HKD8.000, AUD2.000, GBP1.000, JPY150.000, EUR1.000, dan CNH7.000.
Berapa pilihan jangka waktu deposito BCA?
Tersedia empat pilihan jangka waktu, yaitu 1, 3, 6, dan 12 bulan. Laman edukasi OJK menyebut deposito berjangka umumnya bertenor mulai 1, 3, 6, dan 12 sampai dengan 24 bulan, sehingga rentang di BCA berhenti di ujung bawah kebiasaan itu. Kalau kamu ingin mengunci tarif lebih lama, hal tersebut perlu diperhitungkan sejak awal.
Bagaimana simulasi bunga deposito BCA?
Laman resmi BCA memuat contoh perhitungan dengan keterangan berlaku efektif 1 Oktober 2025: penempatan Rp10.000.000 tenor 1 bulan dengan bunga 2,75% per tahun menghasilkan bunga Rp22.603, pajak 20% sebesar Rp4.521, dan total akumulasi Rp10.018.082. BCA mencatat asumsinya 1 bulan sama dengan 30 hari dan 1 tahun sama dengan 365 hari, serta menegaskan simulasi itu hanya alat bantu perkiraan.
Apakah deposito BCA dijamin LPS?
Laman resmi BCA menyatakan tingkat bunga penjaminan mengikuti informasi tingkat bunga yang berlaku pada situs Lembaga Penjamin Simpanan, dan menegaskan LPS tidak menjamin saldo di atas Rp2 miliar maupun suku bunga yang melebihi tingkat yang ditetapkan LPS. Menurut situs LPS yang kami akses 3 September 2026, tingkat bunga penjaminan periode 1 Juli sampai 30 September 2026 adalah 3,75% untuk simpanan rupiah di bank umum, 2% untuk valuta asing di bank umum, dan 6,25% untuk BPR.
Apa itu ARO, ARO Plus, dan Non ARO di deposito BCA?
Ketiganya adalah pilihan perpanjangan. Pada ARO, pokok diperpanjang otomatis dan bunga ditransfer setiap bulan ke rekening yang didaftarkan. Pada ARO Plus, pokok diperpanjang otomatis dan bunganya menambah nominal deposito setiap kali perpanjangan. Pada Non ARO, bunga ditransfer setiap bulan dan pokoknya ditransfer saat jatuh tempo ke rekening yang didaftarkan.
Apa konsekuensi mencairkan deposito BCA sebelum jatuh tempo?
Laman resmi BCA mencantumkan penalti berupa bunga yang tidak dibayarkan: bunga pada bulan berjalan untuk jenis ARO, dan bunga pada jangka waktu berjalan untuk jenis ARO Plus dan Non ARO. BCA juga menyebut pencairan deposito tidak dapat dilakukan pada tanggal yang sama dengan tanggal penempatannya.
Tentang penulis
Tim Redaksi Uang Bijak
Redaksi Editorial · Profil & kredensial

Tim editorial Uang Bijak yang menyusun, menyunting, dan meninjau seluruh konten edukasi keuangan. Setiap angka dirujuk ke sumber resmi (OJK, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, BPS, KSEI, dan LPS) beserta tanggalnya.

Ditinjau oleh Ahmad Thariq Syauqi · Editor & Penanggung Jawab

Sumber

BCA - Deposito BerjangkaDefinisi produk, 9 pilihan mata uang, jangka waktu 1, 3, 6, dan 12 bulan, opsi dengan dan tanpa bilyet, jenis perpanjangan ARO, ARO Plus, dan Non ARO, minimal penempatan awal Rp8.000.000 untuk rupiah, tabel suku bunga Deposito Rupiah berlaku efektif 1 April 2026, tabel suku bunga khusus berlaku efektif 15 April 2026, tabel suku bunga valas, biaya pajak penghasilan 20% dari nominal bunga, penalti pencairan sebelum jatuh tempo, simulasi resmi berlaku efektif 1 Oktober 2025, diakses 3 September 2026BCA - Ringkasan Informasi Produk dan Layanan Deposito Berjangka (PDF)Ringkasan resmi berisi minimal penempatan awal per mata uang, biaya transfer bunga bulanan gratis ke rekening BCA dan Rp2.900 sampai Rp30.000 ke bank lain, pajak penghasilan 20% dari nominal bunga, serta penalti pencairan sebelum jatuh tempo, diakses 3 September 2026LPS - Beranda (Tingkat Bunga Penjaminan)Tingkat bunga penjaminan periode 1 Juli sampai 30 September 2026: bank umum rupiah 3,75%, BPR 6,25%, bank umum valas 2%, diakses 3 September 2026LPS - Simpanan yang DijaminTiga syarat penjaminan, yaitu tercatat pada pembukuan bank, tingkat bunga yang diterima tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, dan nasabah tidak terindikasi dan atau terbukti melakukan fraud yang disebut sebagai tindak pidana di bidang perbankan, diakses 3 September 2026OJK Sikapi Uangmu - DepositoDefinisi deposito sebagai simpanan yang pencairannya hanya dapat dilakukan pada jangka waktu dan syarat tertentu, karakteristik automatic roll over, pajak atas bunga, denda pencairan sebelum jatuh tempo, dan deposito dapat dijadikan agunan kredit, diakses 3 September 2026OJK - Perasuransian dan kanal edukasi konsumen (Kontak OJK 157)Kanal resmi pengecekan legalitas lembaga jasa keuangan dan pengaduan konsumen lewat telepon 157, WhatsApp 081157157157, dan surel konsumen@ojk.go.id, diakses 3 September 2026

Setiap angka dan klaim di artikel ini dirujuk ke sumber resmi di atas beserta tanggalnya.

Masih ada yang ingin ditanyakan soal menabung? Ceritakan kondisimu, kami bantu arahkan langkah yang masuk akal.

Tanya via WhatsApp