Jam Bursa Saham Indonesia: Sesi Perdagangan dan Aturannya
Jam bursa saham Indonesia dari aturan resmi BEI: sesi I dan II, jadwal Jumat, prapembukaan, prapenutupan, pasar tunai dan negosiasi, plus aturan mainnya.

Jam bursa saham Indonesia adalah salah satu hal pertama yang membuat pemula kebingungan: kenapa ordernya belum jalan padahal sudah dipasang, kenapa hari Jumat jadwalnya bergeser, dan kenapa ada menit-menit ketika pesanan tidak bisa dibatalkan. Artikel ini merangkum jadwal resmi sesi perdagangan Bursa Efek Indonesia beserta aturan main di dalamnya, langsung dari laman resmi BEI.
Seluruh jam dan aturan di artikel ini kami ambil dari laman resmi BEI pada 31 Agustus 2026, yang mengacu ke Surat Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00003/BEI/04-2025 tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas. Aturan bursa bisa diperbarui, jadi kalau kamu membaca artikel ini jauh setelah tanggal itu, cek ulang laman resminya.
Jadwal jam bursa saham Indonesia
Perdagangan saham di pasar reguler BEI berjalan setiap hari bursa, Senin sampai Jumat, dengan acuan waktu JATS, sistem perdagangan elektronik bursa. Berikut jadwal lengkapnya menurut laman resmi BEI.
| Sesi | Senin-Kamis | Jumat |
|---|---|---|
| Prapembukaan (input pesanan) | 08.45.00 - 08.57.59 | 08.45.00 - 08.57.59 |
| Prapembukaan (perjumpaan) | 08.58.00 - 08.59.59 | 08.58.00 - 08.59.59 |
| Sesi I | 09.00.00 - 12.00.00 | 09.00.00 - 11.30.00 |
| Sesi II | 13.30.00 - 15.49.59 | 14.00.00 - 15.49.59 |
| Prapenutupan (input pesanan) | 15.50.00 - 15.59.59 | 15.50.00 - 15.59.59 |
| Prapenutupan (perjumpaan) | 16.00.00 - 16.01.59 | 16.00.00 - 16.01.59 |
| Pascapenutupan | 16.02.00 - 16.15.00 | 16.02.00 - 16.15.00 |
Tiga hal yang paling sering mengejutkan pemula dari tabel ini. Pertama, ada jeda istirahat siang: pukul 12.00 sampai 13.30 di hari biasa, dan lebih panjang di hari Jumat, pukul 11.30 sampai 14.00, menyesuaikan waktu salat Jumat. Kedua, sesi II berakhir 15.49.59, bukan pukul 16.00; sepuluh menit terakhir sebelum pukul 16.00 adalah wilayah prapenutupan dengan mekanisme berbeda. Ketiga, semua waktu mengacu ke jam JATS milik bursa, bukan jam ponselmu, jadi selisih beberapa detik itu normal.
Hari bursa sendiri adalah hari kerja di luar libur bursa. BEI mengumumkan jadwal libur bursa setiap tahun di laman resminya, biasanya mengikuti hari libur nasional plus cuti bersama. Kalau kamu memasang pesanan di akhir pekan atau hari libur lewat aplikasi sekuritas, pesanan itu menginap dulu dan baru diproses ketika bursa kembali buka.
Supaya konkret, mari ikuti perjalanan satu pesanan. Katakanlah Senin pukul 08.30 kamu memasang pesanan beli lewat aplikasi. Pesanan itu belum menyentuh bursa; ia menunggu di sistem sekuritas sampai gerbang prapembukaan terbuka pukul 08.45. Antara 08.45 dan 08.57.59 pesananmu masuk antrean lelang pembukaan bersama ribuan pesanan lain. Pukul 08.58.00 sampai 08.59.59 sistem menjumpakan semuanya dan lahirlah harga pembukaan. Kalau pesananmu kena jodoh, transaksi terjadi; kalau tidak, ia otomatis mengantre di sesi I yang dimulai pukul 09.00. Memahami alur ini menghilangkan kepanikan paling umum pemula: "kenapa order saya belum jalan".
Menit-menit spesial: prapembukaan sampai pascapenutupan
Harga pembukaan dan penutupan tidak terbentuk dari transaksi biasa, melainkan lewat lelang serentak yang disebut call auction. Pada prapembukaan, anggota bursa memasukkan pesanan sejak 08.45, lalu JATS menjumpakan seluruh penawaran jual dan permintaan beli pada 08.58.00 sampai 08.59.59 untuk membentuk harga pembukaan. Pesanan yang tidak teralokasi otomatis diteruskan ke sesi I.
Prapenutupan bekerja serupa di ujung hari. Pesanan masuk pukul 15.50.00 sampai 15.59.59, lalu JATS membentuk harga penutupan dan menjumpakan pesanan pada 16.00.00 sampai 16.01.59. Di dalamnya ada mekanisme random closing pukul 15.58.00 sampai 15.59.59: titik berakhirnya masa input dibuat acak supaya harga penutupan tidak mudah direkayasa pihak yang sengaja menembak di detik terakhir.

Ada juga periode larangan yang wajib kamu tahu supaya tidak panik: non-cancellation period. Menurut laman resmi BEI, pada 08.56.00 sampai 08.57.59 pesanan prapembukaan tidak bisa dibatalkan maupun diubah, dan pengubahan tetap terlarang sampai 08.59.59. Di prapenutupan, pembatalan terlarang pada 15.56.00 sampai 15.59.59 dan pengubahan sampai 16.01.59. Kamu tetap boleh memasukkan pesanan baru di periode ini, hanya yang sudah masuk tidak bisa ditarik.
Terakhir ada pascapenutupan, pukul 16.02.00 sampai 16.15.00. Di sini transaksi masih bisa terjadi, tetapi hanya pada harga penutupan yang baru terbentuk, dijumpakan berdasarkan urutan waktu. Sesi ini berguna bagi yang ingin bertransaksi di harga penutupan resmi, misalnya untuk keperluan administrasi portofolio.
Kenapa mekanisme lelang ini penting kamu pahami? Karena ia menjelaskan fenomena harga loncat di pagi hari. Berita yang keluar semalam, laporan keuangan yang terbit setelah pasar tutup, atau pergerakan bursa dunia, semuanya menumpuk jadi pesanan di prapembukaan. Hasil lelangnya bisa membuat harga pembukaan berjarak jauh dari penutupan kemarin tanpa pernah menyentuh harga di antaranya. Pemegang saham tidak perlu kaget: itu bukan kesalahan aplikasi, melainkan cara pasar mencerna informasi semalaman dalam satu perjumpaan serentak.
Pasar tunai, negosiasi, dan derivatif: jamnya beda
Yang kita bahas di atas adalah pasar reguler, tempat hampir semua transaksi ritel terjadi. BEI masih punya segmen lain dengan jam berbeda, dan mengetahuinya membuat istilah di aplikasi sekuritasmu tidak lagi misterius.
Pasar tunai hanya buka di sesi I: pukul 09.00 sampai 12.00 Senin-Kamis, dan 09.00 sampai 11.30 di hari Jumat. Segmen ini jarang disentuh investor ritel biasa; fungsinya lebih banyak untuk kebutuhan penyelesaian cepat, misalnya anggota bursa yang harus menutup kewajiban serah efek pada hari itu juga. Bedanya dengan pasar reguler ada di penyelesaian: laman resmi BEI mencantumkan pasar tunai selesai di hari yang sama alias T+0, sedangkan pasar reguler diselesaikan pada hari bursa kedua setelah transaksi alias T+2. Praktisnya buat kamu: uang hasil penjualan saham di pasar reguler baru benar-benar tersedia dua hari bursa kemudian.
Pasar negosiasi jamnya lebih panjang di sore hari: sesi II berlangsung 13.30 sampai 16.30 di hari biasa dan 14.00 sampai 16.30 di hari Jumat. Di segmen ini transaksi terjadi lewat tawar-menawar langsung antar pihak, tidak memakai satuan lot, dan penyelesaiannya berdasarkan kesepakatan. Transaksi jumlah besar antar institusi biasanya lewat sini supaya tidak mengguncang harga di pasar reguler.
Untuk derivatif kontrak berjangka, jamnya justru mulai lebih pagi: sesi I pukul 08.45 sampai 12.00 dan sesi II 13.30 sampai 16.15, dengan penyesuaian hari Jumat masing-masing 08.45 sampai 11.30 dan 14.00 sampai 16.15. Sementara efek bersifat utang dan sukuk lewat SPPA diperdagangkan Senin sampai Jumat pukul 09.00 sampai 16.00. Kamu tidak harus menghafal semuanya; cukup tahu bahwa tiap segmen punya jamnya, dan jam yang relevan untuk saham ritel adalah tabel pasar reguler di atas.
Ada satu detail kecil dari laman resmi BEI yang berguna saat musim aksi korporasi: hak memesan efek terlebih dahulu alias HMETD, yang kamu terima saat emiten menerbitkan saham baru, hanya bisa diperdagangkan di pasar tunai dan pasar negosiasi pada sesi I. Kalau kamu memegang HMETD dan berniat menjualnya, jangan menunggu sore hari; jendelanya tutup siang.
Soal penyelesaian T+2 di pasar reguler, konsekuensi praktisnya dua arah. Saat menjual, uangmu tersedia dua hari bursa kemudian, jadi rencanakan kebutuhan dana dengan jeda itu. Saat membeli, kamu wajib memastikan dananya siap pada tanggal penyelesaian. Hitungan harinya memakai hari bursa, bukan hari kalender: menjual Kamis berarti selesai Senin, dan kalau terpotong libur bursa, mundur lagi.
Aturan main selama jam perdagangan
Mengetahui jam buka belum cukup; di dalam jam itu ada aturan main yang menjelaskan kenapa pesananmu kadang ditolak sistem. Semua transaksi di pasar reguler dan tunai memakai satuan perdagangan alias lot, berisi 100 lembar saham, dan dijumpakan memakai dua prioritas: harga lebih baik menang duluan, dan pada harga sama, yang datang lebih awal menang. Dasar-dasar mekanisme ini kami kupas untuk pemula di cara beli saham.
Harga juga tidak bebas bergerak semaunya. Ada fraksi harga, kelipatan resmi perubahan harga yang tergantung rentang harganya: saham di bawah Rp200 bergerak per Rp1, rentang Rp200 sampai di bawah Rp500 per Rp2, Rp500 sampai di bawah Rp2.000 per Rp5, Rp2.000 sampai di bawah Rp5.000 per Rp10, dan Rp5.000 ke atas per Rp25. Fraksi ini berlaku untuk satu hari bursa penuh dan disesuaikan hari berikutnya bila harga penutupan pindah rentang. Praktisnya: kamu tidak bisa memasang harga Rp1.001 untuk saham di rentang Rp500 sampai Rp2.000, karena kelipatannya Rp5.
Lalu ada auto rejection: pesanan dengan harga di luar rentang wajar otomatis ditolak JATS. Menurut laman resmi BEI, batas yang efektif berlaku sejak 8 April 2025 untuk saham papan utama, ekonomi baru, dan pengembangan adalah kenaikan maksimal 35% untuk harga Rp50 sampai Rp200, 25% untuk di atas Rp200 sampai Rp5.000, dan 20% untuk di atas Rp5.000, dengan batas penurunan seragam 15%. Ada juga batasan volume pesanan yang sangat besar. Jadi bila aplikasimu menolak pesanan dengan pesan auto rejection, itu bukan galat; sistem sedang menjalankan pagar resmi bursa.

Jenis pesananmu juga berpengaruh. Selain limit order dengan harga yang kamu tentukan sendiri, BEI memfasilitasi market order yang langsung dijumpakan dengan pesanan yang tersedia di order book; dokumen ilustrasi resmi BEI mencontohkan tipe fill and kill, yang dijumpakan seluruhnya atau sebagian dengan pesanan yang ada. Market order cepat, tetapi kamu menyerahkan kendali harga ke pasar, jadi pemula sebaiknya berteman dulu dengan limit order.
Satu lagi yang sering bikin bingung: tidak semua saham diperdagangkan menerus. Saham yang masuk papan pemantauan khusus dengan mekanisme full call auction dijumpakan lewat lelang berkala alias periodic call auction, dengan harga minimum Rp1 dan batas pergerakan sendiri. Saham di papan ini menyandang notasi khusus di aplikasi; kalau kamu menemukannya, baca dulu artikel kami tentang FCA saham sebelum ikut-ikutan membeli.
Strategi praktis pemula menghadapi jam bursa
Pertama, manfaatkan waktu di luar jam bursa untuk berpikir. Analisis tenang justru paling mudah dilakukan malam hari atau akhir pekan saat harga diam; kamu bisa menyiapkan pesanan beserta alasannya tanpa diburu pergerakan layar. Menit-menit pembukaan dan penutupan adalah wilayah paling bergejolak karena lelang serentak dan aliran pesanan menumpuk, jadi pemula tidak perlu merasa harus bertransaksi persis di momen itu.
Kalau kamu ingin rutinitas sederhana, coba pola ini: lima menit malam hari untuk meninjau rencana dan memasang atau memperbarui limit order, lalu lima menit setelah pukul 16.15 keesokan harinya untuk melihat hasil eksekusi beserta harga penutupan resmi. Dengan begitu kamu berinteraksi dengan pasar dua kali sehari pada saat paling tenang, bukan bereaksi sepanjang sesi. Harga penutupan juga acuan paling adil untuk mengevaluasi portofolio, karena terbentuk lewat lelang resmi, bukan kedipan harga sesaat.
Kedua, pahami perilaku pesananmu sendiri. Pesanan yang dipasang saat bursa tutup akan ikut antre prapembukaan; kalau kamu memakai market order di detik-detik pembukaan, kamu bisa mendapat harga yang jauh dari perkiraan. Batas auto rejection memang melindungi dari harga ekstrem, tetapi rentangnya tetap lebar. Limit order dengan harga yang sudah kamu hitung adalah sabuk pengaman paling sederhana.
Ketiga, hormati jeda dan hari libur. Rencana keuanganmu tidak berubah hanya karena bursa tutup; yang berubah cuma kesempatan bertransaksi. Cek jadwal libur bursa di laman resmi BEI sebelum menyusun rencana jual beli di sekitar tanggal merah, terutama kalau kamu mengandalkan dana hasil penjualan yang baru cair T+2. Menjual hari Kamis menjelang libur panjang berarti uangmu bisa baru tersedia minggu berikutnya.
Keempat, jangan jadikan jam bursa alasan menempel di layar enam jam sehari. Menurut laman edukasi OJK, harga saham dibentuk permintaan dan penawaran yang digerakkan banyak faktor, dari kinerja perusahaan sampai kondisi makro; hal-hal itu tidak berubah tiap menit. Untuk investor jangka panjang, memeriksa portofolio berkala jauh lebih sehat daripada memelototi tiap kedipan harga. Cara memilih aplikasi pemantau yang nyaman ada di aplikasi saham terbaik.
Menempatkan jam bursa dalam rencana investasimu
Kalau kamu baru mulai, urutannya tetap sama seperti yang kami sarankan di seluruh situs ini: pahami dulu instrumennya lewat artikel saham, pastikan dana darurat aman dan tidak ikut masuk ke pasar, lalu mulai dari nominal kecil yang siap berfluktuasi lewat perusahaan sekuritas berizin OJK. Panduan langkah demi langkahnya dari ponsel ada di cara main saham pemula di HP.
Jam bursa akan terasa penting di awal, lalu makin jarang kamu pikirkan seiring gaya investasimu terbentuk. Trader harian hidup di dalam sesi-sesi itu; investor jangka panjang cukup tahu kapan pasar buka untuk mengeksekusi rencana yang sudah matang. Keduanya sah, asal kamu sadar sedang memilih yang mana dan risikonya masing-masing.
Jam yang sama juga berlaku untuk indeks acuan: angka IHSG yang kamu lihat bergerak di berita hanyalah agregat harga saham-saham yang sedang diperdagangkan pada sesi-sesi di atas. Di luar jam bursa, angka indeks diam; yang tetap bergerak adalah bursa luar negeri dan sentimen, yang efeknya baru terlihat di lelang pembukaan hari berikutnya.
Yang tidak boleh ditawar cuma satu: sumber informasimu. Jadwal sesi, libur bursa, dan aturan perdagangan bisa berubah lewat keputusan resmi bursa, seperti jam yang berlaku sekarang lahir dari surat keputusan tahun 2025. Biasakan mengecek langsung laman resmi BEI, bukan tangkapan layar yang beredar di grup. Kumpulan panduan dasar lainnya menantimu di halaman belajar saham kami.
Jam berapa bursa saham Indonesia buka dan tutup?
Apakah jam bursa hari Jumat berbeda?
Apa itu sesi prapembukaan di bursa saham?
Apakah bisa membeli saham di hari Sabtu dan Minggu?
Kapan uang hasil jual saham masuk ke rekening?
Apa itu random closing di penutupan bursa?
Kenapa harga saham saya tidak bergerak padahal jam bursa?
Tim editorial Uang Bijak yang menyusun, menyunting, dan meninjau seluruh konten edukasi keuangan. Setiap angka dirujuk ke sumber resmi (OJK, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, BPS, KSEI, dan LPS) beserta tanggalnya.
Ditinjau oleh Ahmad Thariq Syauqi · Editor & Penanggung Jawab
Sumber
BEI - Jam dan Mekanisme PerdaganganJam seluruh sesi pasar reguler, tunai, negosiasi, derivatif, penyelesaian T+2, fraksi harga, auto rejection, per SK Kep-00003/BEI/04-2025BEI - SahamPapan pemantauan khusus full call auction dengan periodic call auction dan notasi khusus perusahaan tercatatBEI - Jadwal Libur BursaLaman resmi pengumuman hari libur bursa setiap tahunBEI - Ilustrasi Market Order (PDF)Cara kerja market order fill and kill dijumpakan dengan pesanan di order bookOJK Sikapi Uangmu - SahamDefinisi saham, pembentukan harga lewat permintaan dan penawaran, serta faktor penggeraknyaSetiap angka dan klaim di artikel ini dirujuk ke sumber resmi di atas beserta tanggalnya.
Panduan lain yang berkaitan.
Pajak Dividen: Tarif, Syarat Bebas Pajak, dan Cara Melaporkannya
RDN Adalah Rekening Dana Nasabah: Fungsi, Aturan, dan Alur Dananya
Auto Rejection Saham: Arti ARA, ARB, dan Batas Gerak Harga Harian
Masih ada yang ingin ditanyakan soal belajar saham? Ceritakan kondisimu, kami bantu arahkan langkah yang masuk akal.
Tanya via WhatsApp