Lompat ke konten
Menabung

Tabungan Berjangka: Cara Kerja, Bedanya dari Deposito, dan Penjaminannya

Tabungan berjangka mewajibkan setoran rutin dengan tenor tetap. Pahami autodebet, akibat gagal setor, penalti tutup dini, dan status penjaminan LPS-nya.

Tim Redaksi Uang BijakDiperbarui 13 menit bacaDitinjau Ahmad Thariq Syauqi
Puluhan lembar uang kertas rupiah pecahan lima puluh ribu dijajar melingkar dan saling bertumpuk di atas lantai keramik berwarna krem
Uang kertas rupiah pecahan Rp50.000. Tabungan berjangka mengubah setoran kecil yang berulang jadi saldo yang terkunci sampai jangka waktunya habis. Foto: Jonny-mt / Wikimedia Commons, CC BY 3.0

Tabungan berjangka adalah rekening tabungan yang mengikatmu pada dua angka sejak hari pertama, yaitu nominal setoran per bulan dan lama waktu menabung. Selama tenor itu berjalan, dana di dalamnya umumnya tidak bisa kamu tarik. Jadi yang sebenarnya dijual bank bukan bunganya, melainkan sebuah pagar yang menghalangi tanganmu sendiri. Kalau kamu pernah gagal menabung karena uangnya selalu habis lebih dulu, pagar itulah yang kamu cari.

Artikel ini membahas mekanikanya, bukan membandingkan produk. Kalau kamu baru mulai menata kebiasaannya, dasarnya ada di cara menabung dan pengenalan rekening banknya di cara menabung di bank. Kalau uang yang kamu punya sudah utuh dan hanya ingin dikunci sekali, deposito adalah membahas jalur itu secara terpisah. Status penjaminannya kami bahas ringkas di sini dan lengkap di penjaminan LPS.

Ketentuan produk, perpajakan, dan regulasi di bawah berasal dari pemeriksaan historis 9 September 2026 pada POJK Nomor 22 Tahun 2023, laman edukasi OJK, salinan Peraturan Pemerintah Nomor 131 Tahun 2000 di DJP, serta dokumen resmi bank dan LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS diperiksa ulang secara terpisah pada 14 Oktober 2026 untuk periode 1 Oktober 2026 sampai 31 Januari 2027. Ini bukan pemeriksaan ulang tarif produk bank. Tulisan ini bersifat edukasi, bukan nasihat keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual produk apa pun, dan tidak menjanjikan hasil.

Apa itu tabungan berjangka dan di mana posisinya di antara produk simpanan

Tidak ada satu peraturan yang khusus mendefinisikan istilah "tabungan berjangka". Ia adalah nama dagang untuk satu varian rekening tabungan, dan definisi yang mengikat justru ada di dokumen produk masing-masing bank. Ringkasan informasi produk Tahapan Berjangka di situs resmi BCA yang kami akses pada 9 September 2026 merumuskannya sebagai produk tabungan yang dikhususkan untuk perorangan dengan setoran rutin dalam jumlah dan jangka waktu tertentu. Rumusan itu memuat tiga kata kunci yang menentukan seluruh isi artikel ini: perorangan, setoran rutin, dan jangka waktu tertentu.

Karena secara hukum ia tetap sebuah tabungan, konsekuensinya besar dan menguntungkan kamu. Halaman FAQ di situs resmi Lembaga Penjamin Simpanan menyebut LPS menjamin simpanan nasabah bank yang berbentuk tabungan, deposito, giro, sertifikat deposito, dan bentuk lain yang dipersamakan dengan itu. Tabungan berjangka masuk kategori pertama, bukan kategori "bentuk lain" yang perlu ditafsirkan. Untuk bank yang menjalankan usaha berdasarkan prinsip syariah, halaman yang sama menyebut yang dijamin adalah giro wadiah, giro mudharabah, tabungan wadiah, tabungan mudharabah, dan deposito mudharabah.

Sebagian bank menempelkan fitur proteksi pada produk tabungan berjangkanya, dan fitur itu merupakan produk terpisah yang berada di luar cakupan artikel ini.

Yang membedakan tabungan berjangka dari tabungan biasa hanyalah dua pembatas: kewajiban menyetor dan larangan menarik. Yang membedakannya dari deposito adalah cara saldonya terbentuk. Deposito dimulai dari uang yang sudah kamu miliki, tabungan berjangka dimulai dari niat menyisihkan uang yang belum kamu miliki.

AspekTabungan biasaTabungan berjangkaDeposito
Sumber saldoSetoran bebas kapan sajaSetoran rutin wajib per bulanSatu penempatan di awal
Kewajiban menyetorTidak adaAda, dan jadwalnya mengikatTidak ada setelah penempatan
Penarikan sebelum berakhirBebasUmumnya tidak diperbolehkanDiperbolehkan dengan penalti
Jangka waktuTidak adaDitetapkan di awalDitetapkan di awal
Kategori penjaminan LPSTabunganTabunganDeposito

Perlu ditekankan bahwa tabel di atas membandingkan mekanisme, bukan menilai mana yang lebih baik. Ketiganya menjawab masalah yang berbeda, dan pilihan yang tepat ditentukan oleh keadaan uangmu, bukan oleh peringkat.

Cara kerjanya: setoran rutin, autodebet, dan tenor yang mengikat

Mesin di balik produk ini adalah autodebet. Kamu menunjuk satu rekening sumber dana, bank menarik nominal yang sudah kamu tetapkan pada tanggal yang sudah kamu tetapkan, lalu memindahkannya ke rekening berjangka. Laman edukasi OJK Sikapi Uangmu berjudul "Liburan Menyenangkan, Tabungan Aman" menyebut mekanisme ini secara lugas: kamu dapat dipaksa menabung setiap bulan karena tabungan berjangka memiliki fitur auto debit yang bisa kamu atur nominal dan tanggal menabungnya.

Kata "dipaksa" itu bukan kelemahan, melainkan seluruh nilai produknya. Prinsip yang sama kami pakai di cara membuat anggaran bulanan, yaitu menyisihkan lebih dulu sebelum uangnya terpakai, bukan menabung sisa. Kerangka porsinya bisa kamu ambil dari aturan 50 30 20, dan untuk rumah tangga dengan pengeluaran yang lebih rumit, cara menyusun anggaran rumah tangga sudah membahas urutan pos-posnya.

Rentang angkanya berbeda jauh antarbank, dan itu justru alasan bagus untuk membaca dokumen produk daripada mengandalkan asumsi. Dua contoh bertanggal yang kami buka sendiri pada 9 September 2026, disajikan sebagai contoh dan bukan rekomendasi maupun peringkat:

KetentuanTahapan Berjangka BCAMandiri Tabungan Rencana
Setoran bulanan minimumRp500.000 dengan kelipatan Rp50.000Rp100.000 atau USD10
Jangka waktu12 sampai 240 bulan1 sampai 20 tahun
Mengubah nominal setoranNominal mengikuti yang ditetapkan saat pembukaanDapat ditentukan dan diubah
Tambah dana di luar jadwalTidak disebut sebagai fiturDisebut dapat dilakukan
Rekening sumber danaTahapan, Tahapan Gold, Tahapan Xpresi, atau TapresMandiri Tabungan atau Mandiri Giro
Batas usiaBuka 12 sampai 60 tahun, tenor maksimal sampai usia 65 tahunMinimal 18 tahun, maksimal 70 tahun saat jatuh tempo
Mata uangRupiahRupiah dan dolar Amerika
Biaya administrasi bulananBebas biayaBebas biaya

Perhatikan baris nominal setoran minimum. Selisih lima kali lipat antara dua contoh di atas berarti pertanyaan "apakah aku mampu" hanya bisa dijawab setelah kamu melihat produk yang konkret. Dan karena setoran itu wajib selama bertahun-tahun, angka yang aman adalah angka yang masih terasa ringan pada bulan terburukmu, bukan pada bulan terbaikmu.

Satu detail administratif yang sering mengejutkan: laman Tahapan Berjangka BCA menyatakan rekening jenis ini tidak dapat dibuka untuk rekening gabungan. Kalau rencanamu melibatkan dua orang, misalnya menyiapkan biaya sekolah anak seperti dibahas di cara menabung dana pendidikan anak, periksa dulu apakah produk yang kamu pilih mengizinkannya.

Seutas tali tambat putih digulung rapi melingkar rapat di atas papan dermaga kayu kelabu, ujungnya terikat ke tali biru di tepi
Setoran rutin bekerja karena ia mengikat, dan ikatan yang sama akan terasa ketika arus kasmu sedang seret. Foto: W.carter / Wikimedia Commons, CC0 1.0

Apa yang terjadi kalau kamu gagal setor

Inilah bagian yang paling jarang dibaca dan paling sering menimbulkan kekecewaan. Autodebet menarik uang dari rekening sumber dana, jadi kalau saldo di rekening itu kosong pada tanggal penarikan, yang gagal bukan niatmu melainkan sistemnya. Yang perlu kamu tahu adalah apa akibatnya, dan akibatnya diatur di dokumen produk.

Sebagai contoh bertanggal, laman Tahapan Berjangka BCA yang kami akses pada 9 September 2026 mengatur alurnya bertahap. Jika dana tidak tersedia pada tanggal pendebetan, pendebetan ulang dilakukan pada akhir bulan berjalan. Jika pendebetan gagal selama 3 bulan berturut-turut, rekening otomatis ditutup dan dana dikembalikan ke rekening sumber dana. Laman yang sama juga mencantumkan biaya gagal debet sebagai bebas biaya, jadi kegagalan itu sendiri tidak ditagih.

Bacalah dua ketentuan tadi berpasangan, karena maknanya lebih tajam daripada kelihatannya. Kamu tidak didenda karena gagal setor, tetapi kamu bisa kehilangan rencananya. Rekening ditutup, tenor yang sudah kamu jalani berhenti di tengah jalan, dan uangmu kembali ke rekening asal tempat ia dulu selalu habis. Ketentuan bank lain bisa berbeda, misalnya hanya menunda tanpa menutup, jadi jangan menyamaratakan.

Ada satu efek lanjutan yang jarang disorot. Laman yang sama menyebut salah satu syarat perpanjangan otomatis adalah tidak memiliki gagal debet setoran rutin bulanan pada hari perpanjangan otomatis dilakukan. Artinya riwayat gagal setor bisa memengaruhi hak yang kamu kira otomatis. Detail sekecil ini hanya muncul di dokumen resmi, tidak di brosur.

Yang perlu diingat: tabungan berjangka menghukum ketidakstabilan arus kas, bukan kemiskinan. Sebelum mengikat setoran bulanan selama bertahun-tahun, pastikan dana daruratmu sudah berdiri lebih dulu seperti dibahas di dana darurat, dan periksa kondisi umum keuanganmu lewat financial check up. Uang darurat yang terkunci di produk berjangka bukan lagi uang darurat.

Penalti penutupan sebelum jatuh tempo dan cara membaca angkanya

Kalau gagal setor tidak didenda, penutupan atas permintaanmu sendiri biasanya didenda. Laman edukasi OJK Sikapi Uangmu menjelaskan logikanya dari sisi manfaat: dengan memiliki tabungan seperti ini kamu tidak lagi bisa menarik uang sesuka hati karena terdapat sejumlah denda yang harus dibayarkan untuk penarikan sebelum jatuh tempo. Denda itulah pagar yang tadi kita bicarakan.

Besarannya ditetapkan masing-masing bank. Sebagai contoh bertanggal, tabel biaya pada laman Tahapan Berjangka BCA mencantumkan biaya penutupan rekening sebelum jatuh tempo sebesar 1% dikali saldo akhir, dengan ketentuan minimal Rp50.000 atau maksimal sebesar akumulasi bunga yang sudah dibayarkan kepada nasabah, dipilih yang lebih besar. Laman yang sama menambahkan bahwa apabila rekening ditutup karena nasabah meninggal, rekening otomatis ditutup tanpa dikenakan biaya.

Cara membaca rumusan seperti itu adalah dengan menghitung dua angkanya, bukan satu. Hitung dulu 1% dari saldo akhirmu, lalu bandingkan dengan batas yang disebut, lalu ikuti kalimat penutupnya. Latihan yang sama berguna untuk produk simpanan berjangka lain, dan kebiasaannya kami bangun juga di cara hitung bunga deposito supaya kamu tidak menerima angka final dari siapa pun tanpa memeriksanya.

Supaya konkret, mari kita jalankan aritmetikanya pada dua saldo bayangan. Angka saldo di bawah adalah karangan kami untuk latihan berhitung, sedangkan rumus 1% dan batas Rp50.000 diambil dari tabel biaya laman resmi bank tersebut. Kalau saldo akhirmu Rp3.000.000, maka 1% dari saldo itu Rp30.000, sehingga yang berlaku adalah batas Rp50.000 karena nilainya lebih besar. Kalau saldo akhirmu Rp30.000.000, maka 1% dari saldo itu Rp300.000, dan angka inilah yang lebih besar dibanding batas Rp50.000. Perhatikan pola yang muncul: pada saldo kecil, biaya penutupan terasa berat secara persentase, sedangkan pada saldo besar biayanya tumbuh mengikuti saldo. Itu sebabnya keputusan menutup rekening lebih dini sebaiknya dihitung, bukan diambil karena kesal.

Lalu bacalah kalimat pembatas di tabel biaya itu sekali lagi, karena masih ada satu lapis yang mengunci hasilnya: nilainya paling banyak sebesar akumulasi bunga yang sudah dibayarkan kepadamu. Karena bunga produk ini dikreditkan setiap bulan dan besarnya kecil, pada tenor yang baru berjalan beberapa bulan akumulasi bunganya belum banyak. Kesimpulan praktis yang perlu kamu bawa: yang paling menentukan bukan tebakanmu, melainkan angka pada dokumen produkmu sendiri, dan angka itu wajib kamu baca sebelum tanda tangan, bukan setelah kamu ingin keluar.

Satu perbandingan yang layak kamu ketahui: pada deposito, penalti pencairan dini lazimnya menyasar bunganya atau nominal tertentu sesuai bilyet, seperti dibahas di bilyet deposito. Pada tabungan berjangka, contoh di atas menunjukkan penaltinya bisa dikaitkan ke saldo akhir sekaligus dibatasi oleh akumulasi bunga. Struktur biayanya berbeda, jadi jangan memindahkan intuisi dari satu produk ke produk lain.

Tumpukan batu pipih kelabu disusun satu per satu menjadi menara setinggi lutut di atas pantai berbatu, dengan laut dan langit berawan di belakangnya
Saldo yang menumpuk pelan-pelan punya sifat yang berbeda dari satu tumpukan dana yang ditempatkan sekaligus. Foto: Shadowmeld Photography / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Tabungan berjangka versus deposito, dibandingkan berdampingan

Dua produk ini sering dianggap kembar karena keduanya memakai kata "berjangka" dalam pengertian sehari-hari. Bedanya mendasar, dan letaknya bukan pada bunga melainkan pada arah arus uangnya.

Titik bandingTabungan berjangkaDeposito
Bentuk penempatanSetoran bulanan wajib sepanjang tenorSatu penempatan pokok di awal
Bukti kepemilikanRekening tabungan beserta laporan mutasinyaBilyet atau bukti penempatan
Arah bungaUmumnya lebih rendah daripada depositoUmumnya lebih tinggi daripada tabungan
Perlakuan pajakPPh final 20% atas bungaPPh final 20% atas bunga
Risiko kepatuhan yang khasGagal setor bisa menutup rekeningPerpanjangan otomatis bisa terjadi tanpa disadari
Cocok untukUang yang baru akan disisihkan dari penghasilanUang yang sudah tersedia dan tidak dipakai sementara
Kategori penjaminan LPSTabunganDeposito

Karena bunganya berada di ujung yang berbeda, ada godaan untuk memilih deposito semata karena angkanya lebih besar. Godaan itu hanya masuk akal kalau uangnya sudah ada. Kalau belum ada, deposito tidak menyelesaikan masalahmu, sebab masalahnya bukan penempatan melainkan pengumpulan. Perbandingan bunga antarbank dan cara membacanya sudah kami bedah di suku bunga deposito serta bunga deposito tertinggi, termasuk kenapa angka tertinggi tidak otomatis berarti pilihan terbaik.

Bagi yang ingin melihat rupa konkret produk deposito di beberapa bank sebelum membandingkan, penjelasan per bank tersedia di deposito BCA, deposito Mandiri, deposito BRI, deposito BNI, dan deposito BSI. Semuanya kami tulis sebagai penjelasan mekanisme, bukan sebagai daftar peringkat.

Status penjaminan LPS dan tiga syarat yang menentukannya

Berada di kategori "tabungan" membuat produk ini otomatis masuk cakupan program penjaminan, tetapi masuk cakupan tidak sama dengan pasti dibayar. Halaman Simulasi Kalkulator 3T di aplikasi resmi LPS menyatakan LPS menjamin simpanan nasabah di bank hingga Rp2 miliar per nasabah per bank, lalu memerinci syarat 3T yang wajib dipenuhi: Tercatat dalam pembukuan bank, Tingkat bunga simpanan yang diterima tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, dan Tidak melakukan tindakan yang merugikan bank.

Syarat kedua adalah satu-satunya yang bisa dilanggar tanpa kamu sadari, karena yang menetapkan bunga adalah banknya. Tingkat bunga penjaminan ditetapkan per periode. Untuk periode 1 Oktober 2026 sampai 31 Januari 2027, papan resmi LPS mencantumkan angka berikut.

Kelompok simpananTingkat bunga penjaminan periode 1 Oktober 2026 sampai 31 Januari 2027
Bank umum, rupiah3,75%
Bank umum, valuta asing2%
Bank perkreditan rakyat, rupiah6,25%
Waspada: kalau ada pihak menawarkan produk bernama tabungan berjangka dengan imbal hasil jauh di atas tingkat bunga penjaminan, apalagi lewat aplikasi atau badan usaha yang bukan bank, berhentilah di situ. Bunga di atas plafon membuat simpanan keluar dari payung jaminan, dan simpanan di luar bank tidak dijamin sama sekali.

Angka itu adalah plafon penjaminan, bukan janji bunga. Kabar baiknya untuk produk yang sedang kita bahas, bunga tabungan berjangka pada umumnya berada jauh di bawah plafon tersebut, sehingga syarat kedua jarang menjadi masalah. Sebagai gambaran bertanggal, tabel suku bunga pada laman Tahapan Berjangka BCA yang berlaku efektif 1 Maret 2025 berkisar dari 0,90% sampai 1,60% per tahun, bergantung pada besar setoran bulanan dan panjang tenornya, dan ditandai sebagai suku bunga floating yang dapat berubah.

Halaman Kalkulator 3T menambahkan satu peringatan yang mudah terlewat: cashback yang diberikan bank akan diperhitungkan sebagai komponen perhitungan bunga. Jadi promo yang tampak sebagai hadiah bisa mendorong bunga efektifmu melewati plafon. Halaman yang sama juga menegaskan bahwa simpanan pada lembaga keuangan selain bank tidak termasuk dalam program penjaminan LPS, sebuah kalimat yang cukup untuk menghentikan langkahmu di depan tawaran "tabungan berjangka" dari entitas yang bukan bank.

Kalau bank tempat kamu menabung sampai dicabut izin usahanya, jalur klaimnya sudah ada. Halaman Simpanan Yang Dijamin di situs resmi LPS menyebut penentuan simpanan yang layak dibayar diselesaikan paling lambat 90 hari kerja sejak izin usaha dicabut, jangka waktu pengajuan klaim 5 tahun sejak pencabutan izin, dan pengajuan keberatan atas status simpanan paling lambat 180 hari kalender sejak tanggal pengumuman. Rinciannya kami urai di penjaminan LPS.

Pajak atas bunganya dan ambang Rp7.500.000

Bunga tabungan adalah objek pajak, dan pemotongannya bersifat final. Salinan Peraturan Pemerintah Nomor 131 Tahun 2000 yang kami buka di laman resmi Direktorat Jenderal Pajak menyatakan di Pasal 1 ayat (1) bahwa atas penghasilan berupa bunga deposito dan tabungan serta diskonto Sertifikat Bank Indonesia dipotong Pajak Penghasilan yang bersifat final. Pasal 2 huruf a menetapkan tarifnya 20% dari jumlah bruto terhadap wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap.

Yang paling sering disalahpahami adalah ambang pengecualiannya. Pasal 3 ayat (1) huruf a peraturan tersebut menyatakan pemotongan tidak dilakukan terhadap bunga dari deposito dan tabungan serta diskonto Sertifikat Bank Indonesia sepanjang jumlah deposito dan tabungan serta Sertifikat Bank Indonesia tersebut tidak melebihi Rp7.500.000,00. Perhatikan kalimatnya: yang dibandingkan dengan Rp7.500.000 adalah jumlah simpanannya, bukan jumlah bunganya. Selain itu, Pasal 1 ayat (4) mengecualikan orang pribadi subjek pajak dalam negeri yang seluruh penghasilannya dalam satu tahun pajak, termasuk bunga dan diskonto, tidak melebihi Penghasilan Tidak Kena Pajak.

Untuk tabungan berjangka, ambang itu praktis hanya relevan di bulan-bulan pertama. Begitu saldo hasil setoran rutinmu melewati Rp7.500.000, bunganya dipotong. Laman Tahapan Berjangka BCA mencantumkannya secara terbuka di bagian biaya sebagai biaya pajak penghasilan sebesar 20% dari nominal bunga, dan menyebut bunga dikreditkan ke rekening setiap bulannya.

Konsekuensi hitungannya perlu kamu terima dengan kepala dingin. Bunga nominal 1,60% per tahun, setelah dipotong pajak final 20%, menyisakan sekitar 1,28%. Angka itu masih jauh di bawah laju inflasi tahunan yang lazim di Indonesia, jadi nilai produk ini bukan pertumbuhan daya beli, melainkan kepastian bahwa uangnya benar-benar terkumpul. Kalau tujuanmu adalah mengejar imbal hasil, kerangka pilihannya ada di investasi adalah dan pintu paling ringan untuk pemula dibahas di reksadana pasar uang serta cara investasi reksadana, dengan catatan tegas bahwa produk pasar modal tidak dijamin LPS.

Mangkuk keramik biru bermotif bunga yang pernah pecah lalu direkatkan kembali, garis sambungannya terlihat jelas berwarna emas, tergeletak di atas meja kayu gelap
Rencana yang batal di tengah jalan meninggalkan bekas biaya, dan bekas itu tertulis di bagian biaya dokumen produk. Foto: Ruthann Hurwitz / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0

Membaca ringkasan informasi produk resmi bank sebelum tanda tangan

Semua angka konkret di artikel ini kami ambil dari satu jenis dokumen, dan keberadaan dokumen itu diwajibkan aturan. POJK Nomor 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan, yang ditetapkan 20 Desember 2023 dan diundangkan 22 Desember 2023, mewajibkan pelaku usaha jasa keuangan menyediakan ringkasan informasi produk dan/atau layanan. Pasal 30 ayat (1) memerinci isinya: nama dan jenis produk, nama penerbit, fitur utama, manfaat, risiko, persyaratan dan tata cara, biaya, informasi tambahan, ditambah simulasi atau ilustrasi dan/atau data historis kinerja bagi produk yang memiliki kegiatan penghimpunan, penyaluran, dan/atau pengelolaan dana.

Pasal 30 ayat (2) menyebut ringkasan itu terdiri atas dua versi, yaitu versi umum dan versi personal. Pasal 33 ayat (1) mewajibkan versi umum disampaikan kepada calon konsumen sebelum ia memutuskan menggunakan produknya, dan Pasal 33 ayat (2) mewajibkan versi personal disampaikan sebelum penandatanganan perjanjian. Dua ayat itu memberimu hak yang sangat praktis: kamu boleh membaca semuanya lebih dulu, dan kamu tidak perlu meminta izin untuk itu.

Kalau kamu membuka halaman produk tabungan berjangka di situs bank mana pun, susunannya akan terasa familier setelah membaca daftar di atas, karena memang mengikuti daftar itu. Pakailah sebagai daftar periksa.

Bagian ringkasan informasi produkYang wajib kamu cari di dalamnya
Fitur utamaNominal setoran minimum, kelipatan, rentang tenor, rekening sumber dana
ManfaatApa yang terjadi saat jatuh tempo dan ke mana dananya dikembalikan
RisikoBatas Rp2 miliar dan syarat tingkat bunga penjaminan LPS
Persyaratan dan tata caraBatas usia, dokumen, boleh tidaknya rekening gabungan
BiayaBiaya administrasi, biaya gagal debet, biaya penutupan sebelum jatuh tempo, pajak
Informasi tambahanAkibat gagal autodebet berturut-turut, aturan perpanjangan otomatis, cara pembatalannya
SimulasiIlustrasi saldo akhir beserta catatan bahwa angkanya perkiraan

Perhatikan baris terakhir. Simulasi pada laman produk bank memang berguna, tetapi laman Tahapan Berjangka BCA sendiri menyertakan catatan bahwa simulasinya hanya alat bantu atau contoh perhitungan yang bersifat perkiraan dan tidak dimaksudkan untuk menyediakan rekomendasi apa pun, serta bahwa suku bunganya dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi pasar. Baca simulasi sebagai gambaran cara menghitung, bukan sebagai angka yang dijanjikan.

Yang perlu kamu cek dulu, dan kapan produk ini justru tidak cocok

  1. Hitung setoran bulanan dari bulan terburukmu. Setoran itu wajib selama bertahun-tahun, jadi ukurannya bukan penghasilan rata-rata melainkan penghasilan paling tipis yang pernah kamu alami.
  2. Pastikan dana daruratmu berdiri lebih dulu. Dana yang terkunci di rekening berjangka tidak bisa menolongmu saat mendesak, dan menariknya justru memicu biaya penutupan.
  3. Baca bagian biaya sampai habis. Yang kamu cari bukan hanya biaya administrasi, tetapi biaya penutupan sebelum jatuh tempo beserta rumus batas bawah dan batas atasnya.
  4. Cari ketentuan gagal autodebet. Berapa kali kegagalan yang ditoleransi, apakah ada pendebetan ulang, dan apakah rekening bisa ditutup otomatis.
  5. Cek mekanisme jatuh tempo dan perpanjangan otomatis. Kalau produknya memperpanjang sendiri, pastikan kamu tahu cara dan tenggat membatalkannya.
  6. Cocokkan tenor dengan tanggal kebutuhanmu. Tenor 12 bulan untuk kebutuhan 8 bulan ke depan adalah resep untuk membayar penalti.
  7. Bandingkan bunga bersih dengan inflasi. Kalikan bunga nominal dengan 0,8 untuk memperkirakan hasil setelah pajak final, lalu bandingkan dengan angka inflasi terbaru dari Badan Pusat Statistik.
  8. Pastikan lembaganya bank peserta penjaminan LPS. Nama produk yang mirip tidak membuat sebuah entitas menjadi bank, dan simpanan di luar bank tidak dijamin.

Ada keadaan ketika produk ini memang bukan jawabannya. Kalau penghasilanmu tidak menentu setiap bulan, kewajiban setor justru menambah tekanan dan berisiko menutup rekening di tengah jalan. Kalau targetmu jatuh dalam beberapa bulan, tenor minimum yang tersedia bisa lebih panjang daripada kebutuhanmu. Kalau yang kamu incar adalah pertumbuhan nilai, bunga bersih setelah pajak pada produk simpanan sulit mengalahkan inflasi, dan pilihan lain dengan risiko yang berbeda perlu kamu pelajari lebih dulu, misalnya lewat reksadana adalah atau jalur emas di emas digital dan cara menabung emas di Pegadaian. Sebaliknya, kalau masalahmu adalah uang yang selalu habis sebelum sempat disisihkan, target seperti di cara menabung 10 juta 3 bulan akan jauh lebih mungkin tercapai dengan pagar autodebet daripada dengan tekad saja.

Tulisan ini bersifat edukasi, bukan nasihat keuangan, bukan ajakan membeli atau menjual produk apa pun, dan tidak menjanjikan hasil. Suku bunga, biaya, ketentuan produk, dan tingkat bunga penjaminan LPS dapat berubah sewaktu-waktu, jadi verifikasi selalu pada ringkasan informasi produk di situs resmi banknya dan pada laman resmi LPS sebelum kamu memutuskan. Panduan lain bisa kamu lanjutkan di halaman menabung Uang Bijak, dan kalau arus kas bulananmu belum rapi, mulailah dari halaman mengatur uang.

Pertanyaan yang sering diajukan
Tabungan berjangka itu apa dalam bahasa sederhana?
Tabungan berjangka adalah rekening tabungan yang mengikat kamu pada dua hal sekaligus, yaitu nominal setoran rutin per bulan dan lama waktu menabung yang sudah ditetapkan di awal. Dananya biasanya tidak bisa ditarik sebelum jangka waktunya berakhir. Ringkasan informasi produk Tahapan Berjangka di situs resmi BCA yang kami akses 9 September 2026 menyebutnya sebagai produk tabungan untuk perorangan dengan setoran rutin dalam jumlah dan jangka waktu tertentu. Jadi yang dijual bukan bunganya, melainkan kedisiplinannya.
Apa bedanya tabungan berjangka dengan deposito?
Deposito menempatkan satu jumlah dana sekaligus untuk satu periode, sedangkan tabungan berjangka membangun saldonya sedikit demi sedikit lewat setoran bulanan yang wajib. Deposito cocok untuk uang yang sudah kamu miliki, tabungan berjangka cocok untuk uang yang belum kamu miliki dan baru akan kamu sisihkan dari penghasilan. Keduanya sama-sama termasuk simpanan yang dijamin Lembaga Penjamin Simpanan sepanjang memenuhi syarat penjaminan.
Apakah tabungan berjangka dijamin LPS?
Ya, sepanjang syaratnya terpenuhi. Halaman FAQ di situs resmi Lembaga Penjamin Simpanan menyebut LPS menjamin simpanan nasabah bank yang berbentuk tabungan, deposito, giro, sertifikat deposito, dan bentuk lain yang dipersamakan dengan itu. Tabungan berjangka adalah rekening tabungan, jadi ia masuk kategori pertama. Batasnya Rp2 miliar per nasabah per bank dan simpananmu wajib memenuhi syarat 3T yang ditetapkan LPS.
Apa yang terjadi kalau saya gagal setor satu bulan?
Bergantung pada ketentuan produknya, dan inilah yang wajib kamu baca sebelum tanda tangan. Sebagai contoh bertanggal, ringkasan informasi produk Tahapan Berjangka BCA yang kami akses 9 September 2026 menyatakan bila dana tidak tersedia pada tanggal pendebetan, pendebetan ulang dilakukan pada akhir bulan berjalan, dan bila pendebetan gagal selama 3 bulan berturut-turut, rekening otomatis ditutup dan dana dikembalikan ke rekening sumber dana. Ketentuan bank lain bisa berbeda, jadi cek dokumen produknya sendiri.
Berapa penalti kalau saya tutup rekeningnya sebelum jatuh tempo?
Angkanya ditetapkan masing-masing bank dan wajib tercantum di bagian biaya pada ringkasan informasi produknya. Sebagai contoh bertanggal, laman Tahapan Berjangka BCA mencantumkan biaya penutupan rekening sebelum jatuh tempo sebesar 1% dikali saldo akhir, dengan ketentuan minimal Rp50.000 atau maksimal sebesar akumulasi bunga yang sudah dibayarkan kepada nasabah, dipilih yang lebih besar. Jangan menyalin angka itu untuk bank lain.
Bunga tabungan berjangka kena pajak?
Ya, bunga tabungan adalah objek pajak final. Salinan Peraturan Pemerintah Nomor 131 Tahun 2000 di laman resmi Direktorat Jenderal Pajak menetapkan pemotongan Pajak Penghasilan final sebesar 20% dari jumlah bruto bunga untuk wajib pajak dalam negeri. Pasal 3 ayat 1 huruf a peraturan yang sama menyatakan pemotongan tidak dilakukan sepanjang jumlah deposito dan tabungannya tidak melebihi Rp7.500.000, jadi ambang itu mengacu pada besar simpanan, bukan besar bunganya.
Apakah bunga tabungan berjangka bisa mengalahkan inflasi?
Belum tentu, dan itu wajib kamu hitung sendiri sebelum memutuskan. Bunga tabungan berjangka pada umumnya berada di bawah tingkat bunga penjaminan LPS, lalu masih dipotong pajak final 20%. Yang perlu kamu bandingkan adalah bunga bersih setelah pajak dengan angka inflasi terbaru dari Badan Pusat Statistik. Kalau hasilnya negatif, nilai produk ini terletak pada kepastian dan kedisiplinannya, bukan pada pertumbuhan daya belinya.
Apakah saya bisa menambah setoran di luar jadwal bulanan?
Bergantung produknya. Laman Mandiri Tabungan Rencana di situs resmi Bank Mandiri yang kami akses 9 September 2026 menyebut nasabah dapat menambah dana di luar setoran bulanan dan dapat mengubah nominal setoran bulanannya. Produk lain bisa lebih kaku, misalnya mengunci nominal setoran sejak pembukaan rekening. Karena itu pertanyaan ini harus kamu ajukan ke banknya, bukan ke artikel.
Kalau tenornya berakhir, dananya masuk ke mana?
Umumnya dikembalikan ke rekening sumber dana yang kamu pakai untuk autodebet. Laman Tahapan Berjangka BCA menyebut rekening yang telah jatuh tempo akan ditransfer ke rekening sumber dana dan nasabah mendapat pemberitahuan lewat SMS atau surat elektronik. Laman yang sama juga mengatur perpanjangan otomatis dengan beberapa syarat, dan perpanjangan itu dapat dibatalkan paling lambat 2 hari kerja sebelum tanggal jatuh tempo. Cek mekanisme ini sejak awal supaya dananya tidak terkunci lagi tanpa kamu sadari.
Lebih baik tabungan berjangka atau reksa dana pasar uang?
Kami tidak memberi rekomendasi produk, dan keduanya bukan barang yang sejenis. Tabungan berjangka adalah simpanan bank yang berada dalam cakupan penjaminan LPS dengan bunga yang ditetapkan bank, sedangkan reksa dana pasar uang adalah produk pasar modal yang nilainya mengikuti portofolio dan tidak dijamin LPS. Yang bisa kami sarankan adalah membaca dokumen resmi keduanya, mencocokkan dengan tanggal kamu membutuhkan uangnya, lalu memutuskan sendiri.
Tentang penulis
Tim Redaksi Uang Bijak
Redaksi Editorial · Profil & kredensial

Tim editorial Uang Bijak yang menyusun, menyunting, dan meninjau seluruh konten edukasi keuangan. Setiap angka dirujuk ke sumber resmi (OJK, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, BPS, KSEI, dan LPS) beserta tanggalnya.

Ditinjau oleh Ahmad Thariq Syauqi · Editor & Penanggung Jawab

Sumber

OJK - POJK Nomor 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa KeuanganPasal 30 ayat (1) daftar isi wajib ringkasan informasi produk (nama dan jenis produk, nama penerbit, fitur utama, manfaat, risiko, persyaratan dan tata cara, biaya, informasi tambahan, plus simulasi atau data historis), Pasal 30 ayat (2) dua versi umum dan personal, Pasal 33 ayat (1) dan ayat (2) kewajiban penyampaian sebelum keputusan dan sebelum penandatanganan perjanjian, tanggal penetapan 20 Desember 2023 dan pengundangan 22 Desember 2023, diakses 9 September 2026LPS - Frequently Asked Questions (FAQ)Jenis simpanan yang dijamin yaitu tabungan, deposito, giro, sertifikat deposito, dan bentuk lain yang dipersamakan dengan itu; simpanan bank syariah yang dijamin yaitu giro wadiah, giro mudharabah, tabungan wadiah, tabungan mudharabah, dan deposito mudharabah; premi penjaminan 0,1% per periode semesteran; catatan bahwa maksimum penjaminan adalah 2 miliar, diakses 9 September 2026LPS - Simulasi Kalkulator 3T LPSPernyataan LPS menjamin simpanan nasabah di bank hingga Rp2 miliar per nasabah per bank, rincian syarat 3T (Tercatat dalam pembukuan bank, Tingkat bunga tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, Tidak melakukan tindakan yang merugikan bank), peringatan bahwa cashback diperhitungkan sebagai komponen bunga, dan penegasan bahwa simpanan pada lembaga keuangan selain bank tidak termasuk program penjaminan, diakses 9 September 2026LPS - Simpanan Yang DijaminTiga syarat penjaminan, ketentuan pengumuman maksimum tingkat bunga penjaminan beserta masa berlakunya, penentuan simpanan layak dibayar paling lambat 90 hari kerja sejak izin usaha dicabut, jangka waktu pengajuan klaim 5 tahun, batas pengajuan keberatan 180 hari kalender, dan rujukan UU Nomor 24 Tahun 2004 sebagaimana diubah terakhir dengan UU Nomor 4 Tahun 2023, diakses 9 September 2026LPS - Tingkat Bunga Penjaminan per PeriodeTingkat bunga penjaminan periode 1 Oktober 2026 sampai 31 Januari 2027 yaitu bank umum rupiah 3,75%, bank umum valuta asing 2%, dan BPR 6,25%, diperiksa ulang 14 Oktober 2026OJK Sikapi Uangmu - Liburan Menyenangkan, Tabungan AmanPenjelasan bahwa deposito dan tabungan berjangka menghambat penarikan sesuka hati karena ada denda untuk penarikan sebelum jatuh tempo, bahwa tabungan berjangka memiliki fitur auto debit dengan nominal dan tanggal yang dapat diatur, serta catatan bahwa reksa dana tidak dikenakan pajak 20% seperti bunga deposito, diakses 9 September 2026DJP - Peraturan Pemerintah Nomor 131 Tahun 2000 tentang Pajak Penghasilan atas Bunga Deposito dan Tabungan serta Diskonto Sertifikat Bank IndonesiaPasal 1 ayat (1) sifat final pemotongan, Pasal 1 ayat (4) pengecualian bagi orang pribadi yang seluruh penghasilan setahunnya tidak melebihi Penghasilan Tidak Kena Pajak, Pasal 2 huruf a tarif final 20% dari jumlah bruto untuk wajib pajak dalam negeri, Pasal 3 ayat (1) huruf a batas jumlah deposito dan tabungan Rp7.500.000, tanggal peraturan 15 Desember 2000, diakses 9 September 2026BCA - Tahapan BerjangkaContoh produk satu bank: definisi produk setoran rutin dengan jumlah dan jangka waktu tertentu, setoran awal minimum Rp500.000 kelipatan Rp50.000, jangka waktu 12 sampai 240 bulan, autodebet dari rekening sumber dana, larangan penarikan selama jangka waktu menabung, tabel suku bunga floating 0,90% sampai 1,60% per tahun berlaku efektif 1 Maret 2025, biaya administrasi bulanan dan gagal debet bebas biaya, biaya penutupan sebelum jatuh tempo 1% dikali saldo akhir dengan minimal Rp50.000 atau maksimal akumulasi bunga yang sudah dibayarkan dipilih yang lebih besar, pajak penghasilan 20% dari nominal bunga, penutupan otomatis bila gagal autodebet 3 bulan berturut-turut, pendebetan ulang pada akhir bulan berjalan, aturan perpanjangan otomatis dan pembatalannya paling lambat 2 hari kerja sebelum jatuh tempo, larangan rekening gabungan, batas usia pembukaan 12 sampai 60 tahun dan tenor maksimal sampai usia 65 tahun, diakses 9 September 2026Bank Mandiri - Tabungan RencanaContoh produk satu bank: mekanisme autodebet bulanan dari rekening tabungan, setoran bulanan mulai Rp100.000 atau USD10 dan dapat diubah, kebebasan menambah dana di luar setoran bulanan, jangka waktu 1 sampai 20 tahun, syarat usia minimal 18 tahun dan maksimal 70 tahun saat jatuh tempo, syarat memiliki Mandiri Tabungan atau Mandiri Giro, bebas biaya administrasi, tersedia dalam rupiah dan dolar Amerika, diakses 9 September 2026

Setiap angka dan klaim di artikel ini dirujuk ke sumber resmi di atas beserta tanggalnya.

Masih ada yang ingin ditanyakan soal menabung? Ceritakan kondisimu, kami bantu arahkan langkah yang masuk akal.

Tanya via WhatsApp